Mother&Baby Indonesia
Bagaimana Mengatasi Perbedaan Pandangan soal Anak?

Bagaimana Mengatasi Perbedaan Pandangan soal Anak?

T: Bagaimana cara yang tepat untuk menghadapi situasi saat istri dan suami mengalami perbedaan pandangan untuk masa depan anak?


J: Dalam menjalani rumah tangga, khususnya sebagai orang tua yang mengasuh dan membimbing anak bersama-sama, sangat penting untuk berperan sebagai satu kesatuan. Penting juga untuk memiliki kepercayaan kepada pasangan bahwa dia pun menginginkan yang terbaik untuk anak-anak. Artinya, kalaupun anak-anak mengikuti cara yang diusung oleh pasangan, toh hal itu akan memberikan kebaikan juga bagi anak-anak. 



Hanya memang ada perbedaan cara pandang. Untuk tetap menjaga peran sebagai satu kesatuan, Anda dan suami perlu mahir berkompromi. Jangan mempertahankan ego masing-masing yang merasa pemikiran dan pilihannya yang terbaik.

Berusahalah untuk mencoba melihat dari sudut pandang pasangan. Jabarkan hal apa saja yang menjadi perbedaan, lalu bahas secara obyektif dan kompromi. Maksudnya berkompromi bisa seperti ini, “Oke, untuk hal A kita ikut cara Papa, tetapi untuk hal B, kita bisa ikut cara Mama, ya.”

Selain itu, akan membantu proses kompromi jika bisa membahas lebih detil tentang pilihan pemikiran masing-masing, kemudian cari inti pemikirannya. Sebenarnya 2 pemikiran yang berbeda bisa saja dikolaborasikan menjadi satu pemikiran yang lebih baik.



Anda juga harus ingat, bahwa tidak ada kompetisi antara orang tua. Tidak ada yang lebih baik dari yang satunya dalam hal mengasuh anak dan menjadi orang tua, karena semua harus bekerjasama untuk kebaikan anak.

Dijawab oleh Dessy Ilsanty, M.Psi, Psikolog.

(M&B/TW/SW/Dok. Freepik)



Tags: keluarga,   suami,   istri,   anak