Mother&Baby Indonesia
Petualangan Ajaib Melintasi Cina Bersama Yeti

Petualangan Ajaib Melintasi Cina Bersama Yeti

Moms, pernahkah Anda begitu merindukan suatu hal? Kerinduan inilah satu persamaan yang menyatukan Yi dan Everest, seekor Yeti muda. Mengambil lokasi di Shanghai, Yi (disuarakan oleh Chloe Bennet) tinggal bersama ibu dan neneknya. Sejak ayahnya meninggal dunia dalam perjalanan mengelilingi Cina, Yi begitu kehilangan dan memutuskan untuk menarik dirinya dari teman-teman dan keluarganya. Ketimbang duduk bersama ibu dan neneknya untuk makan malam, Yi lebih memilih untuk menghabiskan waktu di rooftop apartemen tempat mereka tinggal. Yi juga bekerja serabutan dari pagi hingga malam untuk menabung agar bisa jalan-jalan melintasi Cina untuk napak tilas perjalanan mendiang ayahnya.

Sedangkan Everest, seekor Yeti muda, melarikan diri dari sebuah lab milik seorang korporat bernama Burnish yang ingin membuktikan bahwa keberadaan makhluk bernama Yeti benar adanya. Sempat tersesat di gedung-gedung perkotaan, Everest yang tak sengaja melihat sebuah billboard bergambar pegunungan Himalaya -tempat tinggalnya- di dekat apartemen tempat Yi tinggal pun memanjat hingga ke atap apartemen, dan secara tidak sengaja bertemu dengan Yi yang kebetulan sedang berada di sana.




Menyadari bahwa Yeti yang ditemukannya terluka dan sendirian, Yi memutuskan untuk melindunginya dari kejaran orang-orang Burnish. Yi pun akhirnya juga ikut menemani Everest pulang karena rute perjalanannya yang ternyata serupa dengan gambar-gambar di postcard yang diberikan mendiang ayahnya.

Yi tidak sendirian dalam menemani Everest. Bersama dua orang temannya yang masih memiliki hubungan saudara, Peng yang konyol dan Jin, playboy yang tampan, mereka bersama-sama melakukan perjalanan menuju pegunungan Everest untuk mengantarkan Everest ke tempat asalnya dan menyatukan kembali ia dan keluarganya.

Perjalanan mereka tidak mudah karena selain medan yang penuh tantangan, Burnish dan Dr. Zara, seorang zoologist, selalu menghalangi mereka dan berusaha mendapatkan kembali Everest. Mereka melalui berbagai tempat dengan penuh kejutan, dan menyadari bahwa Everest sendiri memiliki suatu kekuatan ajaib. Lewat nyanyiannya, ia bisa mengendalikan alam dan hidup berdampingan dengan seluruh elemen yang ada di bumi ini.




Film kartun besutan DreamWorks Animation dan Pearl Studio ini hadir dengan animasi grafis yang sangat memanjakan mata serta ketajaman gambar yang luar biasa. Tak hanya itu, scoring dan soundtrack sepanjang film menambah rasa emosional dari adegan-adegan film. Salah satunya adalah hits Fix You dari Coldplay yang mengiringi adegan di mana Yi memainkan biola pemberian ayahnya di depan patung Buddha Leshan.

Seperti layaknya film-film kartun, Abominable juga sarat akan pesan moral. Semua pesan ini disampaikan oleh para tokoh, termasuk sang Yeti. Yi memberi pesan agar kita tak kenal menyerah dan tetap periang meski kehilangan ayahnya, Jin mengajarkan untuk selalu mencintai teman-temannya layaknya keluarga, Peng mengajarkan bagaimana kita harus mengerjakan apa pun dengan tulus dan bersemangat, lalu Everest, sang Yeti, menggambarkan bagaimana seharusnya manusia memperlakukan alam.


Secara jalan cerita, film ini sangat ringan dan mudah diikuti. Kelucuan para tokohnya juga dijamin akan membuat Si Kecil betah menontonnya hingga selesai. Abominable akan tayang di bioskop pada tanggal 4 Oktober 2019. Yuk, ajak Si Kecil nonton, Moms! (Nanda Djohan/SW/Dok. DreamWorks Animation)



Tags: abominable,   resensi film,   film kartun,   film keluarga








Related Article