Mother&Baby Indonesia
7 Alasan untuk Tidak Memakai Celana Ketat saat Hamil

7 Alasan untuk Tidak Memakai Celana Ketat saat Hamil

Menjaga penampilan tetap stylish dan nyaman saat hamil memang agak rumit ya, Moms. Berbagai keluhan kehamilan (terutama di trimester satu) tentu menuntut Anda berpenampilan serba nyaman. Namun di lain sisi, bumil pasti ingin tetap tampil stylish dengan mengenakan pakaian dan bawahan kekinian, seperti skinny jeans yang ketat dari atas hingga bawah.

Mengenakan skinny jeans atau celana ketat memang terlihat keren dan memberikan efek lebih ramping juga kaki lebih jenjang. Namun, apakah bumil aman mengenakan celana ketat? Duh, sebaiknya bumil tidak pakai celana ketat ya, karena…




1. Menghambat Aliran Darah

Area perut yang tertekan oleh celana ketat juga turut menekan peredaran darah di tubuh ibu hamil. Akibatnya, tentu saja aliran darah jadi tidak lancar, sehingga darah tidak bisa mengaliri seluruh bagian tubuh Anda dan Si Kecil.


2. Meningkatkan Back Pain

Semakin besar kehamilan Anda, maka celana ketat turut meningkatkan kemungkinan Anda mengalami back pain atau sakit punggung. Sebuah studi dari British Chiropractic Association (BCA) menemukan hubungan erat antara beberapa jenis pakaian dengan beberapa keluhan tubuh. Dengan membatasi gerak pada pinggul dan lutut, maka kemampuan tulang untuk menyangga tubuh juga ikut berkurang.

BCA menguak fakta bahwa skinny jeans adalah fashion-item nomor satu yang menyebabkan back pain! Mirisnya, hanya 28 persen orang yang tahu kalau pilihan pakaian mereka memberi dampak pada kesehatan fisik mereka.


3. Meningkatkan Konstipasi

Menurut acara televisi Dr. Oz, skinny jeans atau celana ketat ternyata sangat memengaruhi pencernaan Anda. Celana yang terlalu ketat akan menekan perut Anda ke dalam, hingga mempersulit makanan untuk ‘meluncur’ ke usus. Akhirnya, celana ketat pun sukses membuat perut (wanita hamil maupun yang tidak) kram dan sulit buang air besar.




4. Lebih Sulit Bernapas

Tampil keren memang penting, namun bisa bernapas lega lebih penting lagi, Moms. Ya, memaksakan celana ketat masuk ke tubuh Anda saat hamil, tentu saja bisa membuat Anda sulit bernapas, karena perut juga berkaitan dengan diafragma.


5. Meningkatkan Vertigo

Ibu hamil sangat rentan mengalami pusing, maka sangat penting untuk menghindari semua hal yang bisa memperparah keluhan tersebut. Nah, memakai celana ketat bisa menghambat peredaran darah, yang kemudian berakhir dengan rasa pusing hebat.


6. Berisiko Varises

Celana ketat juga bisa meningkatkan risiko varises pada bumil, Moms. Ternyata, celana ketat yang menghambat peredaran darah bisa melemahkan pembuluh darah vena, yang kemudian membuatnya berwarna keunguan. Kalau sudah begini, pembuluh darah jadi lebih mudah terlihat alias varises!


7. Memperparah Selulit

Menutupi selulit dengan memakai skinny jeans yang keren? Itu justru akan memperparah selulit, Moms. Selulit sangat bandel dan susah hilang, maka cara terbaik untuk hidup bebas selulit adalah dengan menghindarinya sejak awal. Caranya? Tentu saja dengan menghindari pemakaian celana terlalu ketat seperti skinny jeans ya, Moms. (Tiffany Warrantyasri/SW/Dok. Freepik)



Tags: ibu hamil,   skinny jeans,   celana ketat,   legging,   hamil,   kandungan