Home - Bayi - Perawatan Bayi / 11 Juli 2019 / Redaksi

Granuloma Umbilical, Masalah Kesehatan pada Pusar Bayi

Granuloma Umbilical, Masalah Kesehatan pada Pusar Bayi

Setiap bayi yang baru lahir pasti memiliki tali pusat yang nantinya akan mengering dan terlepas sendiri dalam jangka waktu beberapa hari.

Tali pusat atau umbilical cord adalah saluran kehidupan bagi janin selama dalam kandungan. Tetapi, begitu bayi lahir, saluran ini tidak diperlukan lagi sehingga harus dipotong dan dijepit atau diikat.

Sisa tali pusat yang menempel di perut bayi itu disebut umbilical stump. Bagian inilah yang nanti akan mengering dan akan terlepas dengan sendirinya dalam waktu seminggu. Namun ada juga yang baru terlepas setelah empat minggu.



Namun jika tali pusat tidak terlepas secara sempurna bahkan menimbulkan infeksi, maka Si Kecil mengalami granuloma umbilical. Kondisi ini sebenarnya tidak berbahaya dan dokter akan memberikan obat-obatan yang mengandung silver nitrate untuk mempercepat lepasnya tali pusat. Namun, kondisi ini dapat menjadi lebih buruk meski sudah diobati terlebih dahulu.

Gejala yang timbul jika granuloma umbilical semakin parah di antaranya muncul nanah di area pusar, pusar membengkak dan menjadi kemerahan, berair, hingga timbul rasa nyeri. Hal ini dapat membuat Si Kecil demam dan memungkinkan dokter untuk memutuskan melakukan tindakan operasi untuk melepaskannya.


Tindakan Pengobatan

Gejala granuloma umbilical sendiri mirip dengan beberapa masalah kesehatan bayi lainnya, yaitu munculnya daging basah di tengah pusar. Beberapa penyakit yang memiliki gejala tersebut di antaranya adalah omphalitis (infeksi pusar), hernia umbilikalis (usus yang mencuat melalui celah dinding perut bagian depan), dan juga infeksi kulit di sekitar pusar.

Maka, jika Si Kecil mengalami kondisi tersebut, segera periksakan ke dokter spesialis anak agar mendapatkan penanganan yang tepat. Namun untuk langkah awal, Moms bisa melakukan beberapa hal berikut ini untuk mengatasinya terlebih dahulu:



• Bersihkan tali pusat bayi dengan air yang berkualitas baik. Saat akan membersihkan tali pusat, pastikan dulu tangan Anda dalam keadaan bersih. Anda juga tidak perlu ragu-ragu atau merasa takut memegang tali pusat tersebut, karena bayi Anda tidak merasa sakit atau terganggu.

• Saat membersihkan, tidak perlu ditambahkan alkohol atau larutan antiseptik, kecuali jika dokter menyarankan hal tersebut. Alkohol yang dipakai untuk membersihkan tali pusat justru bisa menghalangi proses pengeringan luka.

• Jangan kenakan popok, celana, atau pakaian pada bayi Anda. Hal tersebut bisa menimbulkan gesekan berlebih pada area pusarnya dan dapat membuat kondisi pusar semakin parah.

• Mandikan Si Kecil pada pagi dan sore hari. Usahakan untuk menjaga area pusarnya agar tidak lembab atau tetap kering dan tidak terkena sabun secara berlebihan.

• Tidak dianjurkan untuk memberikan obat apa pun pada area tali pusat tanpa anjuran dari dokter. (M&B/Vonia Lucky/SW/Dok. Freepik)

 

 


RELATED ARTICLE

Moms, Kenali Gejala Otitis Media pada Anak

Waspada, Infeksi Saluran Kemih pada Bayi Anda, Moms!

Mata Bayi Anda Selalu Berair? Ini Penyebabnya, Moms

OTHER ARTICLES

Cegah Alergi dengan Jaga Kebersihan Udara di Rumah

Tips Memilih dan Mengonsumsi Susu UHT yang Aman

Ini Alasan Bayi Baru Lahir Jangan Langsung Dimandikan

Balita Bersikap Bossy? Ini yang Moms Harus Lakukan

Rekomendasi 4 Area Glamping untuk Keluarga