Home - Kehamilan & Persalinan - Persalinan / 6 Juli 2019 / Redaksi

Gentle Birth, Pilihan Persalinan yang Tenang dan Nyaman

Proses persalinan yang baik tidak hanya mengutamakan kenyamanan calon ibu, tapi lebih kepada janin yang akan segera lahir ke dunia. Gentle birth memperkenalkan metode persalinan dengan pendekatan yang berbeda dari metode konvensional, di mana Anda mendapatkan pengalaman bersalin yang tenang, alami, dan jauh dari trauma.

Dalam gentle birth, proses kelahiran alami bayi dianggap sebagai sesuatu yang sakral dan patut dihormati. Dalam persalinan ini pula, dokter atau bidan hanya mendukung selama proses persalinan berlangsung dan membantu jika diperlukan. Ahli medis tidak menginterupsi ritme alami tubuh si ibu saat persalinan.

“Ini karena bersalin adalah seni, bukan ilmu. Dan gentle birth adalah seni persalinan yang sangat alami, di mana kelahiran dipercaya sebagai hasil sebuah cinta yang prosesnya harus dibiarkan berjalan dengan sendirinya. Untuk mengurangi risiko, calon ibu harus mempersiapkan diri dengan nutrisi yang baik dan sesuai selama hamil,” kata Robin Lim, CPM., praktisi kelahiran dan pengurus Yayasan Bumi Sehat Bali.




Menyanyikan Energi Positif

Salah satu cara untuk mengurangi risiko saat persalinan adalah dengan bernyanyi. Para bidan akan menyanyi sebagai bentuk dukungan terhadap proses kelahiran alami bayi, yang biasanya berupa nyanyian puja kepada tuhan.

Saat bidan bernyanyi, calon ibu akan ikut menyanyi dan ini membantu membuat tubuhnya meregang tapi sekaligus menghindari terjadinya robekan pada vagina. Nyanyian pun dipercaya dapat menghalau energi-energi negatif, membebaskan rasa takut, serta menciptakan harmoni berupa pikiran dan perasaan yang positif.


Dilakukan di Mana Saja

Gentle birth memang bisa saja dilakukan di rumah atau dikenal dengan sebutan home birth. Tapi pada dasarnya, proses kelahiran alami bayi dapat dilakukan di rumah, di klinik kebidanan atau bersalin, atau di mana saja si calon ibu merasa nyaman dan terdukung secara fisik dan mental.



Posisi bersalinnya pun sudah jauh berbeda dengan yang menggunakan metode persalinan modern. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa posisi berjongkok, setengah berjongkok, berdiri, atau merangkak dengan tangan bertumpu pada pegangan saat bersalin adalah posisi yang paling sesuai dengan mekanisme alamiah tubuh manusia untuk melahirkan.

Hukum gravitasi sangat berlaku dalam posisi-posisi ini, sehingga bisa membantu mempermudah janin melalui jalan lahirnya, berbeda dengan posisi berbaring, yang sebenarnya justru mempersulit persalinan alami.


Pencipta Kedamaian

Dr. Michael Odent, penulis buku The Scientification of Love, memaparkan sebuah fakta bahwa gentle birth akan membuat bayi yang lahir mempunyai kemampuan penuh untuk mencintai dan memercayai secara alami.

“Orang-orang yang terlahir secara alami akan membentuk suatu komunitas yang lebih damai dan nyaman daripada komunitas lain. Jadi, gentle birth membantu terciptanya kedamaian melalui kelahiran seorang bayi,” kata Dr. Odent. (M&B/Vonia Lucky/SW/Dok. Freepik)

 

 


RELATED ARTICLE

Efek Vakum pada Ibu Melahirkan

Emboli Air Ketuban bisa Ancam Nyawa Ibu Hamil dan Bayi

6 Hal agar Moms Tetap Cantik saat di Ruang Bersalin

OTHER ARTICLES

Cegah Alergi dengan Jaga Kebersihan Udara di Rumah

Tips Memilih dan Mengonsumsi Susu UHT yang Aman

Ini Alasan Bayi Baru Lahir Jangan Langsung Dimandikan

Balita Bersikap Bossy? Ini yang Moms Harus Lakukan

Rekomendasi 4 Area Glamping untuk Keluarga