Mother&Baby Indonesia
Cari Tahu Mana Bagian Tubuh Anak yang Dominan Yuk, Moms

Cari Tahu Mana Bagian Tubuh Anak yang Dominan Yuk, Moms

Otak selalu terkait dengan proses belajar seseorang. Namun, otak bukan satu-satunya organ yang bekerja saat seseorang belajar. Mata, telinga, tangan, dan kaki akan membantu otak saat proses belajar tersebut.

Semua organ itu sebenarnya membawa informasi yang nantinya digunakan oleh otak untuk belajar mengenal dunia ini. Dari semua organ tersebut, ada salah satu di antaranya yang lebih dominan. Misalnya, sebagian besar orang memiliki tangan kanan yang lebih dominan.

Dominansi ini biasanya dibawa sejak lahir dan kondisinya tidak berubah sampai seseorang menjadi dewasa. Namun, tidak ada kondisi dominan yang paling baik. Jadi, orang yang dominan otak kiri tidak berarti ia lebih pandai daripada orang yang dominan otak kanan.




Cek Si Dominan

Untuk menentukan bagian otak yang dominan pada Si Kecil, Moms bisa melakukan tes-tes berikut ini:

1. Menemukan telinga dominan

• Panggilah Si Kecil dari arah belakang. Lihat ke arah mana ia menoleh.

• Tanyakan pada Si Kecil, saat Anda membisikkan sesuatu, ia lebih merasa nyaman mendengar dengan telinga yang mana, kanan atau kiri?

• Minta Si Kecil untuk menguping pembicaraan di depan sebuah pintu. Lihat telinga mana yang akan ia tempelkan.

2. Menemukan mata dominan

• Minta Si Kecil membuat segitiga dengan jari-jari kedua tangannya dan arahkan ke sebuah benda di hadapannya. Tutuplah secara bergantian mata kanan dan kiri Si Kecil. Mata dominan adalah mata yang tidak bisa melihat benda di depannya saat ditutup.

3. Melihat kaki dominan

• Minta Si Kecil menaiki tangga dan lihat, kaki mana yang melangkah terlebih dahulu.

• Minta Si Kecil mencondongkan badan ke depan. Kaki yang otomatis maju untuk menahan jatuh tubuhnya adalah kaki yang dominan.



4. Melihat tangan dominan

• Tangan dominan biasanya adalah tangan yang digunakan pertama kali untuk menulis.


Manfaat Menemukan Si Dominan

Kombinasi tes dominansi mata, telinga, kaki, dan tangan dengan tes bagian otak dominan akan membuat Anda lebih mudah memahami pola belajar dan perkembangan perilaku Si Kecil. Apa arti hasil tes dominansi dan bagaimana menerapkannya di dalam kehidupan sehari-hari?

Dominansi mata dan telinga akan menentukan cara belajar Si Kecil, apakah ia lebih mudah belajar dengan visual atau audio. Bila Si Kecil dominan mata dan telinga kanan dan otak kiri, berarti ia mempunyai cara belajar visual. Sebaliknya, jika Si Kecil dominan mata dan telinga kanan dan otak kanan, biasanya ia akan kurang fokus dalam kegiatan visual.

Bila Si Kecil dominan mata kanan, akan lebih baik bila ia duduk di sebelah kiri guru atau papan tulis saat belajar di kelas. Jadi, jika dalam keadaan stres, mata kanan akan tetap menerima informasi sebab mata kiri Si Kecil ‘tertutup’ terlebih dahulu.

Bila ada perbedaan antara mata dan telinga dominan, maka Anda harus melihat bagian mana yang diperlukan Si Kecil di saat itu. Misalnya, jika Si Kecil dominan mata kanan dan telinga kiri, maka saat ia belajar yang memerlukan banyak melihat, seperti matematika, sebaiknya ia duduk di sebelah kanan saat dijelaskan pelajaran itu. Sementara bila ia belajar hafalan atau mendengar cerita, mintalah ia duduk di sebelah kiri guru atau Anda.

Adapun dominansi tangan dan kaki akan menentukan kemampuan kinestetik Si Kecil. Jika ia dominan kaki kanan dan otak kanan, maka biasanya ia kurang baik secara kinestetik. Anak yang mengalami kesulitan dalam belajar berjalan atau berlari, biasanya mengalami dominansi kanan-kanan ini.


Tips agar Seimbang

Terlalu dominan di bagian tertentu tidaklah terlalu baik. Kondisi yang paling baik adalah jika otak kiri dan kanan dalam kondisi seimbang. Yang perlu Anda lakukan untuk membantu Si Kecil adalah dengan melatih otaknya agar lebih seimbang.

Untuk melatih keseimbangan otak, lakukan kegiatan olahraga, bermain musik yang memerlukan koordinasi dua tangan dan kaki, atau menggambar dengan menggunakan dua tangan sekaligus.

Segala sesuatu yang dilakukan dengan kedua tangan dan kaki sekaligus, dapat menyeimbangkan fungsi dominan Si Kecil. Seimbang itu memang lebih menyenangkan dan memudahkan hidup! (M&B/SW/Dok. Freepik)



Tags: anak,   balita,   otak anak,   tubuh anak,   bagian tubuh anak dominan