Mother&Baby Indonesia
Perkembangan Motorik Kasar Bayi 0-12 Bulan

Perkembangan Motorik Kasar Bayi 0-12 Bulan

Sejak bayi Anda dilahirkan, Anda tentunya tak henti dibuat kagum oleh perkembangan yang dialami Si Kecil. Ya, dalam setahun pertama, bayi akan mengalami perkembangan kemampuan yang pesat dan menakjubkan, termasuk perkembangan motoriknya seiring pertumbuhan fisik dan kekuatannya, Moms.


Keterampilan Motorik Kasar

Salah satu perkembangan motorik yang dialami bayi adalah keterampilan motorik kasarnya. Keterampilan motorik kasar adalah semua aktivitas yang dilakukan bayi dengan menggunakan otot lengan, kaki, dan anggota tubuh lain untuk menggerakkan tubuh atau berpindah posisi.



Motorik kasar pada bayi meliputi kemampuan untuk merangkak, melambaikan tangan, mengayunkan kaki, memegang mainan, duduk tegak, berdiri, berjalan, melempar bola, dan masih banyak lagi yang bisa ia lakukan. Umumnya keterampilan motorik tersebut sudah bisa dikuasai oleh bayi Anda saat ia berusia 1 tahun.

Perkembangannya sendiri diawali dengan peningkatan kemampuan otot-otot yang ada di tubuh, lengan, dan kaki Si Kecil, kemudian berlanjut ke otot-otot yang lebih kecil, seperti di tangan dan jari-jemari, sehingga bayi bisa menggenggam dan memegang benda.

Perkembangan motorik kasar bayi merupakan salah satu hal yang perlu mendapat perhatian khusus dari Anda, orang tuanya. Hal ini penting karena motorik kasar berkaitan dengan kemampuan anak dalam mengendalikan gerak tubuhnya.


Perkembangan Motorik Kasar pada Bayi

Berikut ini tahapan perkembangan motorik kasar pada Si Kecil yang perlu Anda ketahui, Moms. Perlu diperhatikan, tidak ada waktu yang benar-benar akurat mengenai kapan bayi dapat melakukan suatu tahapan perkembangan tertentu. Meskipun begitu, Anda perlu memerhatikannya agar bisa memberikan stimulasi sehingga keterampilannya berkembang dengan optimal.

0-3 bulan

Di usia ini, Si Kecil akan mampu memindahkan kepala dari satu sisi ke sisi lain saat Anda meletakkannya dalam posisi tengkurap. Ia juga bisa mengangkat kepala dan lehernya sejenak saat berada dalam posisi tummy time. Selain itu, bayi Anda pun mulai bisa menggerakkan tangan dan kakinya secara aktif. Ia juga mampu meraih sebuah benda dengan tangannya.

Untuk menstimulasinya, Moms bisa lakukan:

• Sering meletakkan bayi dalam posisi tummy time untuk melatihnya.

• Ajak bayi mengangkat kepalanya dengan cara membelai kepala atau memanggil namanya.

4-6 bulan

Di usia ini, bayi sudah bisa memiringkan tubuh ke kiri dan kanan. Ia juga mampu mendorong lengannya seperti akan melakukan push-up saat Anda menaruhnya dalam posisi telungkup. Perlu diingat ia juga sudah bisa berguling ke satu sisi dan sebaliknya, dan kemudian akan bisa berguling ke segala arah. Karena itu selalu awasi Si Kecil ya, Moms.



Untuk menstimulasinya, Moms bisa lakukan:

• Bunyikan mainan di atas kepala bayi dan pindahkan perlahan ke salah satu sisi untuk melatih Si Kecil memiringkan atau menggulingkan tubuhnya.

• Di usia 6 bulan, seringlah memosisikan Si Kecil duduk saat digendong atau ditaruh dalam stroller.

7-9 bulan

Di usia ini, Si Kecil sudah semakin aktif. Ia akan mulai merangkak kemana-mana. Pastikan ruangan di rumah Anda aman, jika perlu pasang pagar pelindung di rumah. Anda juga tidak perlu terlalu sering lagi menggendong bayi. Ia sudah bisa duduk tegak tanpa bantuan.

Untuk menstimulasinya, Moms bisa lakukan:

• Merangkaklah bersama Si Kecil sambil ia berlatih menyeimbangkan badan.

• Berdirikan Si Kecil untuk melatih otot-otot kakinya.

10-12 bulan

Di usia ini, bayi Anda akan bisa mengangkat tubuhnya untuk berdiri dan mencoba melangkah. Amankan setiap sudut rumah Anda, karena Si Kecil akan mulai memegang benda apa pun di dekatnya untuk membantunya berdiri. Pada akhirnya nanti ia akan sudah mampu berdiri tanpa bantuan dan melakukan langkah pertamanya sendiri.

Untuk menstimulasinya, Moms bisa lakukan:

• Ajak bayi latihan berjalan dengan cara memegang kedua tangannya sambil memberi semangat agar ia mengayunkan kakinya selangkah demi selangkah. (M&B/SW/Dok. Freepik)



Tags: anak,   bayi,   keterampilan motorik,   motorik kasar,   perkembangan bayi,   tumbuh kembang bayi










Cover Mei-Juni-Juli 2020