Home - Kehamilan & Persalinan - Persalinan / 11 Juni 2019 / Redaksi

Melahirkan di Usia Tua Bikin Anak Lebih Pintar?

Banyak yang bilang, melahirkan di usia tua bisa memberikan beberapa dampak negatif, baik pada ibu maupun anak yang ada di dalam kandungannya. Namun ternyata, sebuah penelitian telah menguak sebuah fakta menarik tentang melahirkan di usia tua nih, Moms.

Melahirkan anak di usia tua ternyata tidak selamanya memiliki efek buruk, lho. Sebuah riset terbaru dari para ilmuwan Inggris mengindikasikan, anak-anak yang lahir dari ibu berusia rata-rata lebih dari 40 tahun, cenderung lebih sehat dan cerdas. Selain itu, anak-anak tersebut juga akan mengembangkan kosakata yang lebih luas serta memiliki skor IQ lebih tinggi.

Menurut peneliti, temuan tersebut menjadi kabar baik, khususnya bagi para perempuan yang menunda kehamilan. Berbagai riset sebelumnya telah menyoroti kerentanan yang dialami oleh ibu senior dalam kehamilan, seperti mengalami risiko diabetes dan pra-eklampsia.




Ibu Lebih Tua = Orang Tua Lebih Baik

Peneliti mencatat, jumlah ibu yang melahirkan di atas usia 40 tahun meningkat dari 15.000 pada tahun 2000 menjadi 27.000 pada tahun 2010. Para peneliti dari Institute of Child Health, University College London dan Birkbeck College, London, mengatakan, temuan ini menunjukkan bahwa ibu yang lebih tua dapat menjadi orang tua yang lebih baik.



The Wellcome Foundation yang mendanai penelitian ini mengamati 1.100 anak yang lahir dari perempuan berusia 40 tahun atau lebih. Kemudian peneliti membandingkan dengan 38.000 anak yang lahir dari perempuan yang lebih muda di Inggris.

Usia anak-anak berkisar antara sembilan bulan sampai lima tahun. Hasil pengamatan menunjukkan, anak-anak dari ibu yang lebih tua jarang dirawat di rumah sakit dan memiliki risiko lebih kecil mengalami obesitas. Pertanyaan besarnya adalah mengapa? Ibu yang lebih tua tampaknya memiliki keterampilan sebagai orang tua yang lebih baik. Mereka cenderung kurang impulsif, lebih tenang, dan memiliki pengalaman hidup yang lebih banyak, sehingga membuat peran mereka sebagai orang tua lebih baik.

Terlepas dari risiko kehamilan dan persalinan yang membayangi ibu yang tak lagi berusia muda, ada penelitian lain yang membuktikan jika ibu menjaga kesehatan dengan baik selama hamil, tidak memiliki riwayat obesitas, dan selalu memantau kehamilan, ia bisa terhindar dari risiko-risiko komplikasi kehamilan tersebut. (M&B/Tiffany/SW/Dok. Freepik)

 

 


RELATED ARTICLE

Mungkinkah Melahirkan Normal Jika Hamil Kembar?

Masalah Setelah Melahirkan: Prolaps Organ Panggul (POP)

Berbagai Cara Unik untuk Redakan Sakit saat Persalinan

OTHER ARTICLES

Apakah Anda Terlalu Keras pada Anak? Ini Tanda-Tandanya

Waspada! Ini Bahaya Memakaikan Perhiasan pada Bayi

Ingin Mendonorkan Darah? Ini yang perlu Anda Perhatikan

Tren Fashion Terkini untuk Si Kecil

Bagaimana Meyakinkan Orang Tua dengan Pola Asuh Kini?