Mother&Baby Indonesia
Suami Overprotective, Tanda Sayang atau...?

Suami Overprotective, Tanda Sayang atau...?

Mau ke mal seorang diri, tidak boleh! Berkumpul bersama teman-teman, dilarang! Duh kenapa sih suami overprotective?

Pasangan banyak melarang dan terlalu sering bertanya. Pernahkah Moms mengalami hal semacam itu? Bisa jadi, pasangan Anda adalah lelaki yang overprotective.

Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia, protektif (protective) artinya melindungi. Akan tetapi saat pasangan 'terlalu melindungi' atau overprotective, Anda tentu akan merasa tidak nyaman. Berikut adalah tanda-tanda pasangan Anda overprotective.


1. Mengintimidasi

Ia akan menanyakan secara detail apa saja kegiatan Anda sepanjang hari, termasuk bersama siapa, di mana, dan melakukan apa. Bahkan bukan tak mungkin, ia akan mengecek langsung dan membuktikan apakah Anda berkata jujur atau berbohong.


2. Kepo alias terlalu ingin tahu

Saat Moms lengah dan tidak memerhatikan, pasangan akan berusaha memeriksa panggilan telepon serta pesan untuk mengetahui dengan siapa saja Anda berkomunikasi. Terkadang, ia juga akan berusaha mencuri dengar pembicaraan Anda di telepon.


3. Komentar soal penampilan

Saat Anda akan bepergian, pasangan akan mulai mengomentari pakaian yang dikenakan. Ada saja komentarnya, warna yang terlalu terang, model kurang pantas, aksesoris tidak cocok, dan banyak lagi penilaiannya. Bahkan, pasangan bisa saja menyuruh Anda berganti dan mengenakan sesuatu yang sesuai dengan kehendaknya.


4. Agresif

Ketika Anda dan pasangan sedang berkumpul bersama teman, ia tak akan membiarkan siapa pun bercanda atau membuat lelucon tentang Anda. Jika ada yang berani melakukannya, ia tak segan membalasnya dengan lebih kasar.


5. Merasa paling benar

Inilah tanda yang sangat umum pada pria yang overprotective. Ia merasa paling benar dalam segala hal dan membuat Anda merasa inferior atau rendah diri.


6. Cemburu buta

Ia akan sangat cemburu dan mempertanyakan cinta Anda kepadanya. Menagih cinta adalah salah satu caranya untuk memastikan Anda mencintainya atau tidak. Jangan harap Anda bisa punya teman dekat, selain ia. Pasalnya, semua orang yang dekat dengan Anda akan membuatnya cemburu.


7. Aku yang pertama dan utama

Ia akan selalu mendapat perhatian dari Anda. Jika sambungan telepon atau pesan yang ia kirim tidak segera direspons, ia akan marah-marah tanpa peduli betapa sibuknya Anda. Pokoknya, Anda harus menjadikan pasangan yang pertama dan utama atas segala hal.


8. Ia selalu ada di samping Anda

Ia tak akan membiarkan Anda seorang diri. Baginya, sikap tersebut adalah bentuk perhatian. Di sisi lain, Anda akan merasa sikapnya berlebihan. Memang asyik jika ditemani orang terkasih ke manapun Anda pergi, tapi tidak secara terus-menerus.


Mengapa Protektif?

Banyak alasan yang membuat pria terlalu protektif terhadap pasangannya. Rasa takut kehilangan wanita yang dicintainya (oleh pria lain) dianggap sebagai salah satu yang utama.

Berdasarkan studi yang dirilis dalam Journal Physiology and Behavior, sikap terlalu protektif tersebut ada hubungannya dengan jumlah testosteron dalam tubuh pria. Semakin tinggi jumlahnya, maka semakin besar kemungkinan pria untuk bersikap overprotective.

“Hasilnya menunjukkan ada hubungan antara testosteron dengan retensi dalam berpasangan. Akan tetapi perlu diketahui, efeknya tidak bersifat langsung. Hanya saja, semakin banyak jumlah testosteron diperkirakan akan meningkatkan sikap kompetitif terhadap pria lain. Efeknya akan lebih memicu adanya konflik, ketimbang menguntungkan untuk hubungan berpasangan,” jelas Steven Arnocky, salah satu peneliti sekaligus Direktur Human Evolution Laboratory dari Nipissing University, Kanada.

Di sisi lain, pria yang kurang percaya diri juga cenderung bersikap terlalu protektif karena ia merasa khawatir sang pasangan 'bosan' terhadap dirinya dan berpaling kepada pria lain yang lebih sempurna. Ada pula yang berpendapat bahwa pria overprotective tapi tak mau Anda bersikap sama terhadap dirinya, pertanda ia tengah terlibat hubungan asmara dengan wanita lain dan berusaha menutupinya. 

Namun ada pula pria yang overprotective terhadap pasangannya karena ia sungguh menyayangi dan benar-benar ingin melindungi Anda. So, Moms jika suami Anda overprotective, jangan terburu-buru mengambil kesimpulan. Berbicaralah dari hati ke hati, dan cari tahu penyebabnya. (Wieta Rachmatia/SW/Dok. Freepik)



Tags: keluarga,   pernikahan,   suami istri,   overprotective,   testosteron,   hubungan asmara,   cinta,   suami,   istri