Mother&Baby Indonesia
Manfaat Pelukan untuk Anak & 5 Gaya Pelukan Seru!

Manfaat Pelukan untuk Anak & 5 Gaya Pelukan Seru!

Tahukah Anda, kalau semua permasalahan antara orang tua dan anak bisa diselesaikan dengan sebuah pelukan hangat? Ya, itu benar terjadi, dan itu baru 1 dari segudang manfaat pelukan. Hal tersebut dipaparkan oleh Melly Puspita Sari, international trainer of NLP, hypnotist, psikolog, dan penulis buku Miracle of Hug.


Manfaat Pelukan untuk Anak

“Pelukan adalah sesuatu yang mudah dilakukan oleh semua orangtua, namun memang tak banyak orang yang mengetahui efeknya,” ujar Melly. Untuk itu, ketahui berbagai manfaat pelukan untuk orang tua dan anak berikut ini yuk, Moms.



1. Menunjang perkembangan emosi dan pertumbuhan anak

Mengutip buku The Hug Therapy Book, karya Kathleen Keating, pelukan adalah obat mujarab bagi semua manusia dari berbagai usia, terutama anak-anak.

Menurutnya, anak membutuhkan 4-12 kali pelukan untuk membantu menunjang perkembangan emosi dan pertumbuhannya. Mudah kan, Moms?

2. Meningkatkan kecerdasan otak

Para peneliti dari University of North Carolina, AS, menemukan bahwa pelukan antara orang tua dan anak dapat meningkatkan kecerdasan otak, juga merangsang keluarnya hormon oksitosin. Hormin ini mampu memberikan perasaan tenang pada anak, serta mengurangi racun dari zat berbahaya, derifat glutamat, di otak.

Zat derifat glutamat itu muncul karena stres dan dapat mengakibatkan penyempitan otak. Akibatnya, banyak yang terganggu: fungsi intelektual, perilaku, serta mental anak.

3. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Pelukan juga diyakini dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh anak, sehingga ia enggak gampang sakit, Moms. Seorang profesor psikologi dari University DePauw, Matthew J. Hertenstein, Ph.D, menjelaskan bahwa ketika orang tua memeluk anaknya, maka jumlah hemoglobin atau sel darah merah dalam darah anak akan meningkat.

Peningkatan hemoglobin ini ternyata dapat mencegah penyakit dan bahkan bisa menyembuhkan penyakit juga lho, Moms.

4. Mengurangi rasa sakit

Ibu mana yang tega melihat anaknya kesakitan? Tentu semua ibu ingin anaknya sehat dan ceria. Berita baiknya, rasa sakit anak bisa berkurang hanya dengan berpelukan dengan orang tuanya lho, Moms.

Ini diketahui melalui penelitian yang dilakukan Dr. Elliot Blass, Ph.D, profesor dari departemen psikolog dan neuroscience di University of Massachusetts, Amherst, AS. Ia mengungkapkan bahwa 82 persen bayi yang dipeluk oleh ibu atau ayahnya saat menjalani prosedur standar pengambilan darah, sedikit sekali menunjukkan tanda-tanda stres, seperti meringis atau jantung berdetak kencang.




Lima Gaya Memeluk Anak

Ada berbagai macam cara untuk memeluk Si Kecil, seperti:

1. Bear Hug

Peluk dan dekap seluruh tubuh Si Kecil. Letakkan satu tangan Anda di pinggang dan satu tangan di bahu Si kecil. Berikan ia pelukan ala beruang besar saat Anda ingin memberikannya rasa nyaman atau ketika ia sedang sakit, sedih, dan takut.

2. Butterfly Kisses

Peluk Si Kecil lalu gesekkan hidung Anda ke hidung mungilnya. Ini adalah cara para orang tua Eskimo memeluk anaknya.

3. Cheek Hug

Letakkan kedua tangan Anda di pipi Si Kecil, kemudian peluk. Tempelkan satu sisi pipi Anda ke pipi Si Kecil. Pelukan seperti ini dapat membangkitkan rasa bahagia dan senang.

4. Sandwich Hug

Lakukan pelukan ini bersama suami Anda. Tempatkan Si Kecil di antara Anda dan suami, kemudian letakkan lengan Anda pada pinggang suami, begitu juga sebaliknya. Pelukan seperti ini akan membuat Si Kecil merasa aman, apalagi jika ia baru saja mengalami kejadian yang membuatnya sedih.

5. Pat and Hug

Sandarkan kepala anak di bahu Anda, lalu letakkan satu tangan Anda di bagian punggungnya. Tepuk-tepuk punggung Si Kecil dengan lembut. Pelukan ini mampu menenangkan Si Kecil yang sedang menangis atau sedih. Selamat berpelukan! (M&B/Tiffany/SW/Dok. Freepik)



Tags: pelukan,   keluarga,   penelitian,   kesehatan,   anak,   balita








Related Article