Home - Kehamilan & Persalinan - Kehamilan / 15 Mei 2019 / Redaksi

6 Posisi Tubuh yang Tepat untuk Kurangi Nyeri Kontraksi

Kontraksi adalah salah satu bentuk ketidaknyamanan yang dirasakan ibu hamil seiring dengan membesarnya rahim. Kontraksi sendiri merupakan kondisi rongga perut atau abdomen Anda yang menjadi keras. Otot rahim juga akan menguat. Karena tekanan tersebut, Anda akan merasa berat di bagian perut, kemudian sakit dan pegal di bagian punggung.

Saat kontraksi, perut bagian bawah akan terasa kencang mulai dari bagian tengah ke bawah yang kadang disertai dengan rasa nyeri. Dan ketika nyeri kontraksi menyerang, memang tak ada posisi yang dapat menghilangkannya 100 persen.

Meskipun begitu, untuk membantu Moms menghalau rasa nyeri akibat kontraksi yang dirasakan, ada beberapa gerakan yang dapat membantu Anda untuk rileks. Dengan begitu, Anda bisa lebih nyaman karena nyeri yang berkurang ketika usia kehamilan memasuki trimester akhir.



Namun, perlu diingat, bahwa tak semua posisi ini nyaman untuk ibu hamil. Selama pembukaan berlangsung, cobalah semua posisi yang dianjurkan berikut ini sampai Moms menemukan posisi yang bisa membuat Anda merasa lebih nyaman. Berikut ini posisi yang tepat untuk mengurangi nyeri kontraksi.


1. Step Up

Pijakkan kaki kiri Anda di atas kursi dengan kaki kanan tetap menginjak lantai. Sandarkan perut Anda pada paha kiri. Ganti posisi dengan kaki kanan jika memang terasa lebih nyaman. Jika kursi terasa terlalu tinggi, gunakan bangku pendek.


2. Hold Squat

Berjongkok dapat membantu Anda meregangkan panggul, sehingga bayi memiliki ruang lebih untuk mendekati jalan lahir. Berpeganganlah pada bangku atau tepian tempat tidur untuk menjaga keseimbangan. Gerakan ini juga memudahkan Anda untuk mengejan.




3. Bidalasana

Gerakan yoga ini dapat mengurangi nyeri punggung dan membantu bayi bergerak ke jalan lahir. Sangga tubuh Anda dengan kedua telapak tangan dan lutut, lalu regangkan punggung. Posisi ini juga akan menambah suplai oksigen untuk bayi.


4. Stretch Down

Duduklah di kursi dan sandarkan tubuh Anda. Posisikan salah satu kaki Anda dengan bertumpu di atas kursi lain atau tumpukan bantal yang tingginya hampir sama. Saat nyeri mulai terasa, dekatkan perut Anda pada kaki yang terangkat.


5. Pillow Leaning

Duduklah bersandar dengan kedua kaki ditekuk. Ganjal punggung Anda dengan bantal, agar terasa lebih nyaman. Saat kontraksi, gerakkan tubuh Anda ke depan.


6. Slow Dance with You

Untuk menyamankan punggung Anda, sandarkan kepala pada bahu suami. Lingkarkan tangan Anda pada leher dan bahunya. Bergeraklah perlahan ke kiri dan kanan seperti berdansa pelan. (M&B/Vonia Lucky/SW/Dok. Freepik)

 

 


RELATED ARTICLE

Mengatasi Kehamilan yang Datang Tiba-Tiba

Pantangan Makanan untuk Ibu Hamil, Mitos atau Fakta?

Ibu Hamil Rentan Alergi, Kok Bisa?

OTHER ARTICLES

Yuk, Kenali Tahapan Perkembangan Emosi Anak, Moms!

Apa yang Harus Dilakukan saat ASI Tak Keluar?

Milia, Bintik Putih pada Wajah Bayi, Bahaya atau Tidak?

Mengenal Seluk-Beluk Surrogate Mother

Waspadai 5 Penyakit yang Sering Menyerang Anak Sekolah