Home - Kehamilan & Persalinan - Kehamilan / 5 Mei 2019 / Redaksi

Selamatan Kehamilan, Haruskah Dilakukan?

Di Indonesia, sudah menjadi tradisi bagi wanita yang sedang hamil, baik usia kandungannya empat atau tujuh bulan, untuk mengadakan upacara selamatan.

Masyarakat Jawa Tengah menyebut upacara selamatan ini sebagai upacara mitoni atau tingkeban, di Sumatera Utara disebut pitu bulan, sedangkan di Jawa Barat dan Jakarta dikenal dengan nama empat atau nujuh bulan.

Apa pun namanya, acara ini biasanya diadakan sebagai ucapan syukur karena kehamilan telah memasuki usia matang. Adapun tujuan dari pelaksanaan selamatan atas kehamilan ini adalah untuk mengungkapkan rasa syukur kepada Tuhan, merayakan kedatangan anggota keluarga baru, serta mendoakan agar calon ibu dan bayinya selalu dalam keadaan sehat hingga bayi lahir nantinya.



Di acara tersebut, para tamu akan memberikan dukungan moral kepada bumil agar siap melahirkan. Doa dan dukungan tentu akan mengurangi kecemasan dan membuat Anda semakin siap menjadi seorang ibu. 

Masalahnya, untuk mengadakan acara selamatan macam ini diperlukan banyak tenaga dan biaya yang tidak murah ya, Moms.


Sebaiknya Siapkan Dana Lebih

Farah Dini Novita, BA, RFA, konsultan keuangan dari Finally Consultant, menganjurkan agar Moms dan keluarga menyiapkan dana lebih untuk mengadakan acara selamatan kehamilan ini. Dana lebih ini tentunya di luar biaya melahirkan, keperluan bayi setelah lahir, juga biaya kesehatannya.

Jika Moms tidak memiliki dana lebih, di luar biaya persalinan atau kebutuhan Si Kecil kelak, tradisi tersebut boleh saja digantikan dengan acara lain yang tidak membutuhkan banyak biaya.

“Apalagi jika Moms dan keluarga tidak memiliki cukup dana untuk mengadakan selamatan, maka Anda bisa melakukan doa bersama saja untuk keselamatan ibu dan calon bayi,” saran Farah.

Menurut Farah, calon orang tua perlu melakukan persiapan keuangan yang cermat. “Persiapan keuangan bukan hanya pada masa kehamilan, tetapi juga pada pasca kelahiran. Moms juga harus mempersiapkan biaya untuk masa depan Si Kecil,” ujar Farah lagi.




Dukungan bagi Ibu Hamil

Selamatan berkaitan dengan kepercayaan dan budaya hingga sulit untuk ditinggalkan. Sebenarnya, jika ditelaah lebih jauh, selamatan juga memiliki nilai positif. Misalnya, calon ibu merasa mendapat banyak dukungan dari orang-orang di sekitarnya, sehingga rasa percaya dirinya meningkat untuk menghadapi persalinan kelak.


Tips Melakukan Selamatan Kehamilan

Agar Moms bisa melaksanakan acara selamatan kehamilan dengan lancar tanpa gangguan apa pun setelah itu, Anda perlu melakukan beberapa tips berikut ini:

• Pastikan Anda memiliki dana lebih, di luar biaya melahirkan, keperluan bayi setelah lahir, juga biaya kesehatannya.

• Selamatan kehamilan tidak perlu mewah, yang terpenting Anda bisa berkumpul bersama orang-orang terdekat untuk berdoa dan merayakan kedatangan anggota keluarga baru.

• Buatlah daftar keperluan selamatan dan lihat kemungkinan untuk memperketat atau mengurangi biaya yang perlu dilakukan.

• Tidak menguras fisik dan emosi. Jangan sampai kesehatan dan kondisi kehamilan Anda jadi terabaikan hanya karena sibuk mengurus acara ini. (M&B/SW/Dok. Freepik)

 

 


RELATED ARTICLE

Musik Klasik bagi Ibu Hamil. Apa Efeknya?

Waspada Depresi Antenatal yang Menyerang Ibu Hamil

Resep Tetap Cantik Kala Hamil

OTHER ARTICLES

Manfaat Pelukan untuk Anak & 5 Gaya Pelukan Seru!

8 Rahasia Hidup Bahagia yang Perlu Anda Terapkan

Moms, Ini Manfaat Mengajak Anak Bermain di Luar

Hal-Hal Memalukan yang Dialami saat Anda sedang Hamil

Hati-Hati! Orang Dewasa Juga Bisa Kena Cacar Air, Lho