Home - Balita - Perawatan Balita / 18 Mei 2019 / Redaksi

Tips agar Anak Berperilaku Baik dan Tidak Nakal

Tak ada satu pun pola asuh dalam mendisiplinkan anak yang pasti sesuai jika diterapkan pada semua anak. Kuncinya adalah: Mengenalkan perilaku baik pada Si Kecil sejak dini.

Seiring dengan perkembangan mental dan kemandiriannya, akan ada saatnya Si Kecil mengacuhkan apa yang Anda katakan. Untuk menghadapinya, Anda perlu memikirkan cara mudah untuk mengenalkannya pada perbedaan perilaku baik dan buruk.

Sebuah studi yang dilakukan oleh situs myvouchercodes.co.uk menemukan fakta bahwa 68 persen orang tua menggunakan ‘langkah keras’ sebagai wujud disiplin, seperti berteriak atau menghukum. Benarkah langkah ini?



“Tak ada pendekatan disiplin yang benar-benar sesuai dengan semua anak. Jadi, orang tua perlu mengetahui variasi teknik untuk mengajarkan Si Kecil perilaku yang baik,” ujar Joanne Mallon, penulis buku Toddlers: An Instructor Manual. Berikut ini beberapa variasi tekniknya yang perlu Anda ketahui, Moms.


Hitung Sampai 3

Jika Si Kecil terlalu mudah untuk mengetahui konsep baik dan buruk, atau nakal dan tidak nakal, perkataan dan peringatan dari Anda akan lebih mempan.

“Balita memiliki kemampuan untuk memahami bahasa lebih dari yang Anda sadari. Jadi, peringati ia untuk berhenti melakukan apa pun yang sedang ia lakukan, ketika Anda sudah mulai menghitung sampai tiga, karena itu berarti ia sedang berperilaku buruk,” ujar Joanne.

Anda juga perlu menerapkan konsekuensi dari tindakan Si Kecil, baik ia mematuhi peringatan Anda atau tidak. Pastikan juga Anda konsisten dengan konsekuensi yang diberikan jika ia melanggar peringatan Anda.




Sadari Pencetusnya

Menghindari terjadinya tantrum dan kerewelan adalah taktik utamanya. “Pada banyak kasus, tantrum terjadi karena suatu pencetus, misalnya terlalu lelah atau lapar. Jadi, akan sangat baik jika Anda menyadari tanda-tanda anak mulai lelah atau lapar, sebelum ia menjadi rewel,” saran Joanne.

Jika ia mulai rewel, segera alihkan perhatiannya pada hal lain atau nyanyikan lagu favoritnya.


Perhatikan saat Ia Berbuat Baik

Saat anak bersikap buruk, akan sangat mudah bagi orang tua untuk bilang, “Jangan!” atau “Stop!” Namun, Joanne juga menyarankan Anda untuk memuji Si Kecil ketika ia berperilaku baik.

Saat ia bermain dengan tenang dan menuruti kata-kata Anda, puji ia, maka ia akan belajar bahwa berperilaku baik memunculkan pujian dan penghargaan. (M&B/Tiffany/SW/Dok. Freepik)

 

 


RELATED ARTICLE

Kenali Mata Malas, Kondisi Mata Anak Melemah Sebelah

Batuk Rejan pada Anak, Penyebab dan Cara Mengatasinya

Ketahui 10 Fakta Penting Mengenai Anak ADHD

OTHER ARTICLES

Optimalkan Perkembangan Anak dengan Mainan Musik

Apakah Tendangan dan Gerakan Janin Pertanda Ia Sehat?

Efek Pola Asuh Moms terhadap Jagoan Ciliknya

6 Ketakutan yang Ibu Rasakan Menjelang Persalinan

Bayi Pertama di Amerika Lahir dari Transplantasi Rahim