Mother&Baby Indonesia
Cara Tepat Mencapai Tujuan Keuangan Keluarga Anda

Cara Tepat Mencapai Tujuan Keuangan Keluarga Anda

Moms, memang tidak mudah untuk mencapai tujuan keuangan keluarga. Perlu kerja keras untuk bisa mendapatkan rumah atau perhiasan mewah. Namun, Anda bisa mengikuti petunjuk yang dikutip dari buku karangan Tejasari Asad berjudul In What Stage are You? agar dapat menetapkan tujuan keuangan dan mencapainya dengan cara yang tepat.

Nah, berikut ini cara yang perlu Anda lakukan agar bisa mencapai tujuan keuangan keluarga Anda.




1. Tetapkan Tujuan

Menetapkan tujuan adalah langkah awal rencana keuangan Anda. Boleh saja menentukan banyak tujuan, tetapi yang terpenting tetapkan prioritas. Tentunya Anda tidak bisa mengejar semua tujuan dalam waktu bersamaan, Anda harus memilih mana yang harus segera dilakukan dan mana yang bisa dilakukan belakangan.


2. Kumpulkan Data

Langkah untuk mengumpulkan data keuangan dan memasukkannya ke dalam tabel memang membutuhkan usaha lebih. Anda harus membuat laporan keuangan secara akurat berdasarkan dokumen, seperti deposito, polis asuransi, buku tabungan, dan lain-lain. Buat pula data pengeluaran bulanan dan tahunan secara rinci.


3. Analisis Data

Pada tahapan ini, Anda perlu melakukan financial check up dan analisis terhadap cash flow. Hasil dari data ini akan menjadi dasar pembuatan rencana keuangan. Anda perlu tahu, mana dana utama yang digunakan untuk sehari-hari atau dana sekunder yang dipakai, misal untuk liburan.




4. Buat Rencana Keuangan

Anda perlu membuat rencana keuangan yang komprehensif untuk mencapai tujuan, baik jangka pendek maupun panjang. Rencana keuangan Anda harus saling terkait supaya tujuan bisa tercapai dengan lancar.


5. Implementasi

Jangan sampai rencana Anda hanya sebatas perencanaan saja. Anda harus berusaha keras dan konsisten untuk bisa mewujudkannya. Tahan keinginan Anda untuk membeli barang-barang yang bersifat kepuasan saja, agar dana pencapaian tujuan tidak terganggu.


6. Monitoring dan review

Semua data pelaksanaan berupa perubahan cash flow, pelaksanaan investasi, atau pembelian asuransi harus dicatat dan diperiksa kembali. Anda akan mengetahui rencana apa yang belum dijalankan dan seperti apa hasil jerih payah yang sudah dilakukan. Anda bisa melakukan review berkala. Tujuannya, untuk dasar menetapkan rencana keuangan berikutnya. (M&B/Vonia Lucky/SW/Dok. Freepik)



Tags: keluarga,   keuangan keluarga








Related Article