Mother&Baby Indonesia
Cara Unik Menemukan Kebahagian dan Kesehatan Jiwa

Cara Unik Menemukan Kebahagian dan Kesehatan Jiwa

Setiap orang tentunya ingin bahagia. Namun kadang, selalu saja ada hal yang menghambat jalan kita untuk menemukan kebahagiaan itu. Salah satunya adalah ketidakharmonisan yang ada dalam diri tiap individu yang dikenal dengan three divides, yaitu hubungan sosial, ekologikal, dan spiritual. 

Untuk membuat ketiga hubungan ini menjadi selaras, Happiness Festival mengundang masyarakat guna mengatasi three divides tersebut dengan belajar untuk membina hubungan antara sesama manusia, dengan lingkungan hidup sekitar kita, dan dengan diri kita sendiri dengan lebih baik dengan membuka pikiran-hati-niatan dan tindakan atau Open Mind - Open Heart - Open Will.

“Kami berandai-andai jika lebih banyak orang yang tahu dan aware mengenai kesehatan jiwa, tentunya akan lebih banyak orang yang terbantu untuk memperbaiki mental mereka dan lebih nyaman menjalani hidup. Apalagi di era media sosial yang rasanya gerbang tuntutan dan judgement jadi semakin melebar. Manusia sangat bisa menemukan diri sejatinya. Kami mengajak sebanyak mungkin individu, organisasi, maupun institusi baik swasta maupun pemerintah untuk berkolaborasi bersama kami guna mewujudkan hal ini,” ujar Andien, Penyanyi sekaligus Mental Health Advocate & Founder Sanggar Jiwa Bertumbuh yang termasuk dalam salah satu dari sederet Happiness Avengers.




Dinaungi oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan United Nations Sustainable Development Solutions Network (UN SDSN) serta berkolaborasi dengan Project Semesta dan United in Diversity (UID), Happiness Festival kembali digelar untuk yang ketiga kalinya di Lapangan Banteng Jakarta, 27-28 April 2019 lalu. Tahun ini, event tahunan ini mengambil tema "Alignment for Harmony" atau Keselarasan Menuju Harmoni. 

Acara dibuka secara simbolis oleh Mari Elka Pangestu, Presiden United in Diversity, dengan merajut kain warna-warni pada rangka tulisan ‘Hapiness Festival 2019’ yang terletak di depan gerbang masuk. Selain menyimbolkan harmoni dalam segala aspek kehidupan, instalasi unik ini juga sangat eye-catchy untuk menyambut para pengunjung.


Meskipun menempati area yang sangat luas di Lapangan Banteng, sebanyak total 10.000 pengunjung yang hadir di dua hari tersebut tidak akan kesulitan untuk menjangkau area sesuai kebutuhan mereka, karena area dibagi sedemikian rupa. Di area Community Dialogue, pengunjung bisa mampir ke booth-booth komunitas untuk saling belajar, saling menginspirasi, atau menambah teman dan memperluas jaringan. Berbagai kelas yoga dan meditasi, dance performance, hingga penampilan dari para musisi Indonesia seperti Mocca, Endah N Rhesa, dan Glenn Fredly juga diadakan di main stage. 




Ada juga area-area lainnya seperti area Community Dialogue, Movie Screening, Open Heart, Harmony, Happy Body, Sekala Petualang, Open Mind, Jelajahi Nusantara, dan Mari Bicara, dan masih banyak lagi dengan berbagai aktivitas yang pastinya bermanfaat untuk kesehatan jiwa.


Sambil menikmati kegiatan di Happiness Festival, para pengunjung juga bisa melepas lapar dan haus di area Happy Cafetaria dan menikmati berbagai ragam produk makanan dan minuman yang pasti sehat. Area Happy Showcase juga bisa dikunjungi untuk berbelanja produk-produk sustainable dan ramah lingkungan.

Di akhir acara, Happiness Festival 2019 yang memang berkomitmen untuk menjadi festival pertama di Indonesia yang tidak mengirimkan sampah ke TPA ini berhasil mengolah kembali hampir 200 kg sampah residu, compostable, dan non-compostablebravo!


Sampai bertemu di Happiness Festival tahun depan, dan jangan lupa bahagia ya, Moms! (Nanda Djohan/SW/Dok. Happiness Festival & M&B)



Tags: happiness festival,   happiness festival 2019,   lingkungan,   wellness,   kesehatan jiwa








Cover September 2019

Related Article