Mother&Baby Indonesia
Jika Ayah Cemburu Karena Anak Lebih Dekat dengan Ibu

Jika Ayah Cemburu Karena Anak Lebih Dekat dengan Ibu

Anak yang dekat dengan orang tua? Wah, ini pasti menjadi harapan semua keluarga. Namun tahukah Anda, kalau ayah juga bisa cemburu lho melihat kedekatan anak dan ibunya. Dan, ibu mungkin saja cemburu melihat anaknya lebih lengket dengan suami Anda. Hmm… cinta segitiga yang unik itu memang kadang terjadi, Moms.


Kok Bisa Cemburu Sih?

Ternyata, rasa cemburu yang dirasakan para ayah ini terbilang wajar. Menurut teori, hampir semua pasangan yang baru memiliki momongan pernah mengalami rasa cemburu ini. Kalau ditanya penyebabnya, mungkin penjelasan singkatnya adalah karena setiap orang tua baru pasti berharap (dan berusaha) menjadi sosok yang lebih baik. Entah belajar lebih sabar, lebih kreatif, atau lebih mengerti urusan anak dibandingkan pasangannya. Maka, ketika ayah melihat istrinya lebih akrab dengan anak, timbul rasa frustrasi.



Perasaan cemburu ini akan lebih terasa saat Si Kecil masih bayi, karena ia masih menghabiskan sebagian besar waktunya untuk tidur sehingga quality time dengan mereka sangat terbatas.


2 Tipe Cemburu

Ada beberapa macam bentuk kecemburuan pasangan menyangkut anak, seperti:

1. Kecemburuan menyangkut parenting-skill

Sebagian besar orang merasa tidak memiliki keahlian yang dibutuhkan sebagai orang tua. Faktanya, menjadi orang tua tidak membutuhkan pengalaman kerja seperti pada profesi lain. Orang tua akan sukses dengan cara belajar langsung dari pengalaman. Rileks saja saat menjalani ‘profesi’ ini, karena anak pun tidak memiliki referensi tentang orang tua yang sempurna. Selama kebutuhan terpenuhi dan ia bisa merasakan niat baik Anda, maka hal tersebut sudah cukup bagi Si Kecil.

2. Kecemburuan soal perhatian pasangan pada anak



Riset tentang kelekatan ibu dan bayi menyebutkan bahwa hormon oksitosin yang dikeluarkan ketika ibu menyusui membuat hubungan antara ibu dan anak tidak terpisahkan. Hormon ini ternyata adalah mekanisme perlindungan alami untuk mencegah ibu baru berhubungan intim dan mengandung segera setelah melahirkan. Hal ini juga untuk memastikan bahwa semua perhatian dan energi tercurah pada Si Kecil. Banyak ayah yang merasa cemburu karena merasa dirinya ‘terbengkalai' setelah buah hatinya lahir.


Istri Juga Bisa Cemburu

Gejala cemburu yang dialami istri biasanya lebih parah, karena masyarakat berharap para wanita mengurus anak lebih baik ketimbang pria. Jadi, ketika seorang ayah sangat akrab dengan anaknya, ibu bisa merasa tidak berdaya.

Sebenarnya, studi menyatakan bahwa para ayah menunjukkan respons fisiologis yang sama ketika mendengar tangisan bayi seperti halnya para ibu. Riset di University of Maryland juga menemukan bahwa ayah masa kini menghabiskan sekitar 22 jam dalam seminggu untuk mengurus anak dan tugas-tugas lain yang berkaitan, seperti belanja kebutuhan dapur. Itu 9 jam lebih lama dibandingkan dengan para ayah di 30 tahun yang lalu.

Para lelaki masa kini tidak enggan membacakan dongeng sebelum tidur, menggunting kuku anak, dan bahkan menentukan merek popok yang tepat untuk anak. Maka tidak heran jika ayah menjadi dekat dengan anak-anaknya.

Dengan begitu, diketahui kalau ayah dan ibu memiliki peluang yang sama untuk bisa dekat dengan anak-anaknya. (M&B/Tiffany/SW/Dok. Freepik)



Tags: keluarga,   ayah,   anak,   bonding