Home - Balita - Tumbuh Kembang Balita / 8 Mei 2019 / Redaksi

5 Cara Mudah agar Anak Tumbuh Tinggi

Pertumbuhan anak yang optimal sesuai dengan usianya pasti akan selalu diusahakan oleh setiap orang tua, dari mulai pemenuhan nutrisi dengan memberikan sayur, buah, dan susu, hingga mengajak Si Kecil untuk berolahraga secara rutin sebagai stimulasi.

Namun, rasa khawatir tentang tinggi badan Si Kecil tetap bisa timbul ya, Moms. Tak jarang Anda pun menanyakan pertumbuhan tinggi badannya kepada dokter. Pasalnya, tinggi badan ini juga dijadikan tolok ukur perkembangan anak yang sesuai dengan usianya.

Dan selain dari nutrisi yang terpenuhi serta stimulasi yang tepat, tinggi badan anak juga dipengaruhi oleh genetik orang tua. Tetapi, bukan berarti apabila orang tua pendek, Si Kecil juga mengalami hal serupa. Mereka tetap bisa tumbuh tinggi jika Anda tahu triknya.



Untuk itu, Moms perlu memerhatikan cara yang tepat dan mudah untuk menstimulasi tinggi badan balita Anda. Terdapat beberapa hal yang bisa Anda pakai dan lakukan kepada Si Kecil, seperti panduan yang didapat dari beberapa sumber berikut ini, Moms.


1. Bergerak Aktif

Si Kecil mungkin belum mengerti makna dan cara melakukan olahraga yang benar. Namun, saat ia sudah bergerak cukup aktif hingga berkeringat, hal tersebut sudah cukup untuk menstimulasinya. Anda pun bisa membuat kegiatan berolahraga rutin dengan berenang atau bermain di taman pada sore hari. Si Kecil bisa berlarian sambil menemani Anda melakukan olahraga, Moms.


2. Terpapar Matahari

Jika bisa melakukan olahraga di pagi hari, maka hal tersebut akan dapat menjadi keuntungan Si Kecil untuk bisa terpapar matahari. Sebab, sinar matahari dapat memenuhi kebutuhan vitamin D yang membantu pertumbuhan tulang dan memperkuat sistem imunitasnya.

Penyerapan vitamin C dalam tubuhnya pun bisa lebih cepat, sehingga mencegah pertumbuhan sel kanker serta menjaga kesehatan jantung. Untuk mendapatkan paparan matahari, sebaiknya lakukan aktivitas di luar ruangan pada pukul 6-10 pagi atau sejak pukul 3 sore hingga matahari terbenam.




3. Nutrisi Cukup

Asupan makanan tentu tidak boleh ketinggalan untuk diberikan kepada Si Kecil. Sumber gizi dan nutrisi seperti karbohidrat, protein, vitamin, dan kalsium sangat penting untuk memaksimalkan proses pertumbuhan anak.

Beberapa makanan tersebut di antaranya adalah kentang, telur, susu, bayam, yoghurt, wortel, gandum, dan buah-buahan lainnya. Jadi, kebutuhan vitamin K, C, juga kalium dan kalsium di dalamnya dapat bermanfaat untuk pertumbuhan tinggi badan Si Kecil.


4. Tidur yang Cukup

Si Kecil juga perlu memiliki tidur yang cukup agar pertumbuhannya optimal, Moms. Kecukupan tidurnya pun dibutuhkan selama 10-12 jam dalam sehari. Anda bisa membagi jam tidurnya antara tidur siang dan tidur malam.

Saat tidur tersebut, tubuhnya akan melepaskan hormon yang dapat menstimulasi pertumbuhannya. Semakin lelap anak tidur dan dengan durasi yang cukup, semakin optimal pula kerja hormon ini. Jadi, kesehatan tubuhnya akan tetap terjaga sekaligus mengajarkan pola hidup sehat yang rutin saat ia dewasa nanti.


5. Cegah Obesitas

Memberikan makanan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dan gizinya bukan berarti bisa Anda lakukan tanpa batas, Moms. Anda tetap perlu membatasi pemberian makanan agar Si Kecil tidak menjadi penderita obesitas. Jika ini terjadi, maka bisa meningkatkan risiko penyakit berbahaya, seperti diabetes atau penyakit jantung.

Dengan memerhatikan kelima hal di atas, maka Si Kecil dapat memiliki pertumbuhan dan perkembangan yang optimal sesuai usianya. Lakukanlah secara rutin agar pola hidup sehat tersebut bisa diterapkan oleh anak Anda hingga dewasa. (M&B/Vonia Lucky/SW/Dok. Freepik)

 

 


RELATED ARTICLE

Trik Jitu Mengajarkan Balita Berpuasa

Pendidikan Seks untuk Anak, Semakin Dini Semakin Baik

Trik agar Balita Tetap Tenang saat Diajak Bertamu

OTHER ARTICLES

Apakah Anda Terlalu Keras pada Anak? Ini Tanda-Tandanya

Waspada! Ini Bahaya Memakaikan Perhiasan pada Bayi

Ingin Mendonorkan Darah? Ini yang perlu Anda Perhatikan

Tren Fashion Terkini untuk Si Kecil

Bagaimana Meyakinkan Orang Tua dengan Pola Asuh Kini?