Home - Bayi - Tumbuh Kembang Bayi / 4 Mei 2019 / Redaksi

Tahapan Kemampuan Bayi dalam Mendengar

Pendengaran Si Kecil berfungsi untuk memberi informasi mengenai dunia di sekitarnya. Hal itu pun akan mengasah kemampuan berbahasa dan menstimulasi otaknya. Sesaar setelah Si Kecil dilahirkan, ia harus melakukan tes pendengaran untuk mengetahui apakah ada masalah atau tidak dengan indra pendengaran tersebut.

Setelahnya, dokter harus tetap memeriksa kondisi pendengaran setiap kali ia melakukan kunjungan. Jika Si Kecil mengalami masalah pendengaran, ia biasanya tidak merespons suara atau mengalami keterlambatan bicara. Anda pun harus segera konsultasi ke dokter, jika merasa ada yang tidak beres dengan pendengarannya, Moms.

Berikut tahapan anak dalam mendengar, menurut National Institutes of Deafness and Other Communication Disorders (NIDCD).




0-3 Bulan

• Terkejut jika mendengar suara kencang.

• Tampak tenang dan diam saat mendengar suara lembut.

• Menolehkan kepala dan tersenyum saat Anda berbicara kepadanya.

• Terbangun ketika mendengar suara atau musik kencang.

• Saat sedang menangis, ia langsung terlihat tenang begitu mendengar suara Anda.


3-6 Bulan 

• Menoleh jika ada suara yang baru didengarnya.

• Merespons kata “tidak” dan perubahan intonasi suara.

• Meniru suaranya sendiri.

• Mulai mengulangi suara, seperti ohh, ahh, dan ba.. ba..

• Tampak takut saat mendengar suara kencang atau berisik.


6-10 Bulan

• Merespons jika namanya dipanggil, mendengar dering telepon dan orang berbicara, meski suaranya tidak terlalu kencang.

• Mengerti beberapa kata benda, seperti gelas atau sepatu, dan bisa mengucapkan “bye-bye.”

• Bergumam walaupun sedang sendiri.



• Dapat merespons ucapan, seperti saat Anda memintanya untuk datang.

• Melihat benda atau gambar saat seseorang membicarakannya.


10-15 Bulan

• Bermain dengan suaranya sendiri, menikmati bunyi-bunyian dan merasakannya.

• Mampu menunjukkan atau melihat benda dan seseorang saat Anda membicarakannya.

• Menirukan kata-kata sederhana dan bunyi-bunyian di sekitarnya.

• Senang bermain ciluk ba.

• Dapat melakukan perintah sederhana yang Anda tunjukkan melalui gerak tubuh.


15-18 Bulan

• Dapat mengikuti petunjuk sederhana, seperti memberi bola kepada Anda tanpa perlu ditunjukkan di mana bolanya.

• Dapat menggunakan kata-kata yang sering didengar dan dipelajarinya.

• Menggunakan 2-3 kata untuk membicarakan atau meminta sesuatu.

• Memahami 10-20 kata.


18-24 Bulan

• Mengerti pertanyaan sederhana, seperti, “Apakah kamu lapar?”

• Memahami frase sederhana, seperti di dalam gelas atau di atas meja.

• Mulai senang ‘membaca.’

• Dapat menunjukkan gambar benda atau seseorang jika ditanya. (M&B/Tiffany/SW/Dok. Freepik)

 

 


RELATED ARTICLE

Moms, Ini Risiko Bayi Lahir dengan Berat Badan Besar

5 Langkah Mudah untuk Meningkatkan Imunitas Bayi

8 Cara untuk Menenangkan Bayi saat Menangis

OTHER ARTICLES

Kenapa Balita Tidak Bisa Diam? Ini Penjelasannya, Moms

Manfaat dan Fakta Memandikan Bayi yang Perlu Moms Tahu

Moms, Intip Potret Liburan Seru 7 Keluarga Seleb Ini!

Ini 10 Manfaat Jika Ayah Ikut Andil Mengasuh Anak

Menggendong Kala Hamil. Apa Risikonya?