Mother&Baby Indonesia
Cara Mengencangkan Payudara setelah Menyusui

Cara Mengencangkan Payudara setelah Menyusui

Menyusui merupakan momen indah antara ibu dan anak. Namun harus diakui, ada kekhawatiran besar di benak sebagian wanita soal bentuk payudara mereka setelah periode menyusui berakhir.

Seperti telah diketahui, perubahan hormon membuat payudara terlihat lebih besar selama masa kehamilan. Proses tersebut berlanjut saat Moms mulai menyusui. Ketika mulai memproduksi ASI, payudara ibu akan terlihat semakin besar. Efeknya, kulit di sekitar payudara akan tertarik dan berpotensi untuk berubah bentuk.

Setelah menyusui, payudara akan kembali mengecil. Sayangnya, tak semua bentuk payudara wanita bisa kembali seperti semula setelah melalui proses hamil, melahirkan, dan menyusui. Maklum, payudara yang sebelumnya penuh oleh ASI akan kembali diisi oleh jaringan lemak.



Biasanya, payudara Moms akan terlihat kendur dan turun setelah Si Kecil tak menyusu lagi. Bagi sebagian ibu, kondisi ini bisa membuat mereka kurang percaya diri ketika berada di depan publik. Namun jangan khawatir Moms. Dengan mengikuti tips berikut ini, payudara Anda bisa kembali kencang setelah selesai menyusui Si Kecil.

 

1. Olahraga

Pada dasarnya, olahraga tidak akan berpengaruh terhadap volume payudara. Ukuran payudara juga tak akan bertambah hanya karena rutin melakukan latihan fisik. Alasannya adalah karena payudara berisi lemak, bukan otot, sementara itu, olahraga bertujuan melatih otot.

Walaupun demikian, gerakan-gerakan tertentu yang terpusat pada otot dada, jika dilakukan secara rutin juga akan melatih otot di sekitar payudara. Dengan begitu, payudara akan terlihat lebih kencang, Moms.

Jangan lupa, berolahraga akan lebih efektif jika dibarengi dengan diet makanan sehat. Selain Anda menjadi lebih fit, mengonsumsi makanan sehat secukupnya juga meminimalisasi proses pembentukan lemak di dalam tubuh.

 

2. Pilih Bra yang Tepat

Jangan asal pilih bra ya, Moms. Pilih bra yang ukurannya pas dan bisa menopang payudara Anda dengan baik.

 



3. Mengonsumsi Pepaya

Pepaya memiliki kandungan enzim yang dapat membantu dalam pertumbuhan payudara. Selain itu, enzim pepaya juga mengandung vitamin A dan hormon pengencang yang mampu merangsang produksi hormon wanita (estrogen, progesteron, dan prolaktin). Moms bisa membuat jus pepaya mengkal sebanyak satu mangkuk. Anda bisa menambahkan susu kedelai, madu, atau perasan jerus nipis dalam jus pepaya tersebut. Minum secara teratur dua hari sekali. Perlu diketahui, kandungan phyto-estrogen kedelai juga sangat baik untuk payudara.

 

4. Menggunakan Masker

Sekarang ini banyak beredar krim pengencang payudara. Namun Anda juga bisa membuat masker sendiri dengan menggunakan bahan-bahan yang lebih alami seperti:

• Tepung beras yang dipercaya punya khasiat untuk mengencangkan payudara, sekaligus memperindah bentuk dan memperlambat penuaan dini.

• Vitamin E dan telur. Caranya adalah dengan mencampurkan satu butir telur dengan vitamin E. Perlu diketahui, vitamin E merupakan antioksidan yang dapat mencegah penuaan dini, sedangkan telur mengandung protein yang bisa meningkatkan elastisitas kulit.

• Masker telur dan mentimun. Caranya, haluskan mentimun terlebih dahulu. Lalu tambahkan mentega dan telur. Mentimun termasuk sayuran yang mengandung antioksidan dan mampu meredakan iritasi serta mengurangi bengkak pada kulit.

Satu hal yang perlu diingat, Moms sebaiknya tidak melakukan diet terlalu ketat hanya untuk mengembalikan bentuk tubuh dan payudara seperti semula. Penurunan berat badan yang terlalu drastis bisa berakibat buruk pada kesehatan Anda. Sangat disarankan agar Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan ahli gizi jika ingin melakukan diet agar tubuh kembali ramping dan payudara menjadi lebih kencang.

Selamat mencoba, Moms! (Wieta Rachmatia/SW/Dok. Freepik)



Tags: payudara,   ibu menyusui,   asi,   mengencangkan payudara








Cover Januari - Februari 2020