Mother&Baby Indonesia
Kapan Memperkenalkan Hewan Peliharaan pada Anak?

Kapan Memperkenalkan Hewan Peliharaan pada Anak?

Moms, mungkin sebelum punya Si Kecil, Anda dan suami telah memiliki hewan peliharaan. Lalu, setelah bayi Anda lahir ke dunia, kapan saat yang tepat untuk memperkenalkan dunia hewan kepadanya? Jawabannya, tidak ada saat yang terlalu cepat atau terlambat.

Doronglah keingintahuan Si Kecil terhadap hewan-hewan, mulai dari kucing dan anjing, sampai burung dan serangga. Anda pun perlu mengenalkan hewan peliharaan dengan bayi Anda secara bertahap dan perlahan.

Dan selama proses perkenalan ini, sebaiknya Anda tidak meninggalkan keduanya tanpa pengawasan Anda. Namun, untuk memudahkan Moms, M&B memberikan panduan dalam mengenalkan hewan peliharaan kepada bayi Anda sesuai usianya berikut ini:




0-6 Bulan

Suara kicau burung dan kibasan lincah sayap mereka akan sangat bermanfaat untuk menstimulasi perkembangan bayi baru lahir. Setiap pagi, ajaklah Si Kecil berjemur sambil menikmati tingkah laku burung-burung itu. Jika rumah Anda jauh dari suasana pagi seperti ini, Anda bisa mencoba meletakkan beberapa makanan burung di halaman Anda untuk menarik kehadiran burung-burung.

Suara kicau yang nyaring dan jernih akan membantu indra pendengaran Si Kecil berkembang lebih pesat. Sedangkan dengan mengamati gerakan lincah burung-burung, otot visual Si Kecil akan terbantu perkembangannya. Otot visual itu membuat Si Kecil akan mampu fokus melihat dan lincah menggerakkan bola matanya.


6-12 Bulan

Kabar baik untuk Anda: menurut penelitian, anak yang dibesarkan bersama hewan peliharaan akan memiliki imunitas yang lebih kuat. Alasannya, karena Si Kecil terekspos lebih banyak kuman dan infeksi. Paparan kuman itu membuat sistem pertahanan tubuh bekerja lebih baik, sehingga Si Kecil lebih tahan terhadap penyakit dan alergi.



Memasuki usia sembilan bulan, Si Kecil akan dapat membedakan berbagai suara hewan. Bantulah Si Kecil untuk lebih mengenal beraneka suara hewan itu lewat permainan suara hewan atau nyanyia. Lagu Old MacDonald Had a Farm, adalah salah satu lagu yang cocok.

Saat Si Kecil sudah mulai merangkak dan menjelajah rumah, simpan tempat makan dan minum hewan kesayangan Anda di tempat yang aman. Ini untuk menghindari Si Kecil ikut mencicipi makanan hewan. Si Kecil juga akan menjadi peniru ulung. Ia akan melihat apa yang Anda lakukan dengan hewan peliharaan dan menirunya. Misalnya, jika Anda sering mengelus-elus si kucing, maka bayi Anda juga akan berani melakukannya.


12-18 Bulan

Saat Si Kecil sudah berumur setahun, tentu ia sudah mulai belajar berjalan. Hati-hati, mungkin ia akan senang mengejar hewan-hewan peliharaan Anda, menarik ekornya, atau menunggangi mereka. Anda harus mengawasi Si Kecil. Sebab bahkan hewan paling jinak sekali pun pasti akan terganggu dan mungkin marah jika dianiaya.

Studi terbaru juga menunjukkan bahwa hewan peliharaan akan membantu perkembangan otak Si Kecil dan meningkatkan kepercayaan dirinya saat ia bertambah dewasa. Terutama, ketika ia menginjak usia 18 bulan atau saat Si Kecil sudah mulai mengoceh.

Saat itu, ia bahkan mungkin sudah dapat mengucapkan 20 kata. Si Kecil mungkin akan dapat menyebutkan nama hewan meski kadangkala ia memakai bahasanya sendiri. Contohnya, ia akan menyebut anjing dengan guguk. Anda boleh menghitung kata guguk itu sebagai kata yang dikuasai Si Kecil jika ia rutin menggunakannya dan mengerti maknanya. (M&B/Vonia Lucky/SW/Dok. Freepik)



Tags: anak,   balita,   hewan peliharaan,   memelihara hewan








Cover Januari - Februari 2020