Home - Balita - Tumbuh Kembang Balita / 10 April 2019 / Redaksi

Kapan Moms Perlu Membelikan Sepatu untuk Balita?

Wah, Si Kecil sudah mampu berdiri dan berjalan sendiri, Moms! Itu tandanya kakinya sudah cukup kuat untuk melangkah tanpa harus berpegangan pada Anda atau dinding di dekatnya. Ini menjadi saat yang tepat untuk melatihnya untuk lancar berjalan.

Memberikan stimulasi buat Si Kecil agar mau melangkahkan kakinya ini bisa Anda lakukan dengan cara menaruh mainan yang jauh dari jangkauannya. Nanti, ia akan mencoba untuk meraih mainan tersebut, sambil Moms beri semangat. Namun saat melakukannya, ahli menyarankan agar Si Kecil sedang bertelanjang kaki.




Fungsi Sepatu untuk Balita

Meski awalnya ia hanya jalan sesekali lalu merasa lelah, tahap selanjutnya adalah Si Kecil mulai melangkah, dan kemudian berlari ke sana-kemari. Hal ini mungkin akan menjadi pertimbangan bagi Moms untuk membelikannya sepatu. Sebab, sepatu berguna untuk menghangatkan serta melindungi kakinya ketika berjalan di permukaan yang keras atau kasar.

Jadi, fungsi sepatu ini lebih pas untuk diberikan ketika ia sudah siap untuk berjalan di luar ruangan. Anda tentunya perlu memilih sepatu yang tak hanya stylish atau terlihat trendi, tetapi juga memiliki fitur anti-slip sehingga aman untuk Si Kecil dan nyaman buat kakinya.

“Sebelum memilih sepatu, ukur dahulu kaki balita Anda dengan pengukur kaki yang akurat. Alat ini biasanya sudah tersedia di toko sepatu,” jelas Dr. Donald MacGregor, juru bicara dari Royal College of Paediatrics and Child Health. Pengukuran kaki pun sebaiknya dilakukan setiap dua sampai tiga bulan sekali.

Hal tersebut perlu dilakukan sebab kaki anak Anda akan terus bertumbuh hingga empat setengah ukuran dalam satu tahun. Semakin lama sepatu pun akan menjadi kesempitan. Apabila tidak diubah ukurannya yang sesuai dengan kaki anak Anda, maka ini akan bisa berdampak pada cara berjalan Si Kecil.




Berhati-hati Ketika…

Sekarang, Si Kecil sudah mampu berjalan dengan kedua kakinya. Kemampuannya ini pasti sangat merepotkan karena Anda harus berusaha mengejarnya agar ia tidak terjatuh. Maka, Moms perlu memerhatikan beberapa hal ini untuk menjaga keamanan anak Anda saat berjalan:

• Perhatikan permukaan lantai atau tanah yang tidak rata sebagai tempat berjalan Si Kecil. “balita belum bisa memilih pijakan yang tepat untuk kakinya saat berjalan. Jadi, mereka bisa menjadi tidak seimbang ketika berjalan di permukaan yang tidak rata dibandingkan dengan permukaan yang rata,” kata Dr. MacGregor.

• Penelitian dari New York University menemukan bahwa balita bisa terjatuh hingga 17 kali dalam satu jam. Jadi, biarkan anak Anda berlatih berjalan dan keseimbangan terlebih dahulu di permukaan yang rata, seperti karpet atau rerumputan.

• Anda mungkin sudah memiliki pagar pengaman di beberapa titik di rumah. Meski dirasa sudah aman, Si Kecil mungkin saja bisa mencapai tinggi pagar dan keluar dari area yang dipagari tersebut. Karena itu, Anda disarankan untuk mengganti pagar pengaman dengan yang lebih tinggi atau menyingkirkan pagar untuk mencegah anak terjatuh karena memanjat. (Vonia Lucky/SW/Dok. Freepik)

 

 


RELATED ARTICLE

10 Jurus Mendidik Balita Menjadi Anak yang Optimis

Depresi Juga bisa Menyerang Balita. Ini Ciri-Cirinya!

Kenapa Anak Cadel? Ini Penyebabnya, Moms

OTHER ARTICLES

Yuk, Kenali Tahapan Perkembangan Emosi Anak, Moms!

Apa yang Harus Dilakukan saat ASI Tak Keluar?

Milia, Bintik Putih pada Wajah Bayi, Bahaya atau Tidak?

Mengenal Seluk-Beluk Surrogate Mother

Waspadai 5 Penyakit yang Sering Menyerang Anak Sekolah