Mother&Baby Indonesia
Ini Dia Bahaya Bedak Tabur untuk Si Kecil

Ini Dia Bahaya Bedak Tabur untuk Si Kecil

Sehabis mandi, kebanyakan Moms tidak lupa memakaikan bedak tabur ke tubuh Si Kecil, pun setelah mengganti popoknya. Hal ini seolah sudah menjadi ritual wajib yang tak boleh terlewatkan. Dengan memakaikan bedak tabur, kulit Si Kecil akan tetap kering, halus, dan juga wangi.

Sama halnya yang dilakukan pesinetron Ririn Dwi Ariyanti yang juga selalu menaburkan bedak tabur pada Si Kecil. Tak hanya itu, ibu empat anak ini mengaku mengikuti kebiasaan ibunya dulu yang juga memakaikan segala macam perawatan lainnya untuk anak.



“Hampir semua perawatan saya pakai untuk anak, karena saya ingin ia terlihat segar, wangi. Sama seperti saya dulu, ibu saya juga pakaikan segala macam sehabis saya mandi, misalnya penghangat badan, pewangi dan juga bedak tabur, dan memang sudah tradisi ya sepertinya,” ujar Ririn saat ditemui di kawasan Kemang, (20/03/2019).

Selain itu, istri Aldy Bragi tersebut mengaku tak lupa memakaikan bedak tabur setelah Si Kecil main. Menurutnya bedak tabur juga bisa memberikan manfaat dan mencegah iritasi pada kulit Si Kecil. “Sama halnya ketika anak abis main, keringatan kan, lalu saya lap dan beri bedak. Supaya mencegah kulitnya lembap, iritasi, gatal-gatal lah kalau kata orang tua kan atau biar gak biang keringat” terangnya.


Bahaya Bedak Tabur

Terlepas dari sebuah tradisi, namun sebenarnya pemakaian bedak tabur ini sudah tidak dianjurkan lho, Moms. Hal ini dikarenakan adanya risiko gangguan pernapasan. Studi yang dilakukan American Pediatric Association (APA) pada 2017 juga merekomendasikan agar tidak menggunakan bedak tabur karena partikel bahan mineralnya (talc) dapat membahayakan sistem pernapasan bayi. 

Hal ini juga dikonfirmasi oleh dr. Attila Dewanti Sp.A(K), dokter anak dari Rumah Sakit Brawijaya Antasari yang ditemui dalam talk show yang diselenggarakan oleh Mitu Baby mengenai “Cara Rawat Si Kecil ala Moms Jaman Now”.

"Penggunaan bedak tabur memiliki risiko terhadap sistem pernapasan bayi. Partikel bedak tabur yang terbawa di udara dapat dengan mudah dihirup oleh bayi sehingga bisa mempengaruhi akses pernapasan dan kesehatan,” ungkap dr.Attila.

Selain itu, bila intensitas pemakaian bedak tabur sering dilakukan pada Si Kecil, otomatis partikel dari bedak tabur yang dihirup Si Kecil dapat mengganggu saluran napasnya.



“Di hidung kan ada saluran kelenjar lendir yang fungsinya untuk menyaring debu, dan sebagainya. Kalau partikel tersebut terhirup sampai ke saluran tersebut maka anak akan mudah bersin. Apalagi bagi anak yang memiliki alergi, akan lebih mudah lagi. Selain itu, menghirup partikel bedak tabur secara berulang juga dapat menyebabkan luka pada paru-paru yang berakibat sesak napas dan batuk kronis,” jelasnya.

Untuk mengatasi masalah ini, dr.Attila menyarankan memilih produk bedak dengan jenis lain yang lebih aman untuk Si Kecil sehingga ia terhindar dari gangguan pernapasan.

“Kita harus mencari alternatif lain. Coba cari yang tidak ada partikelnya, karena partikel itu yang berbahaya, kalau bedaknya sendiri masih ada manfaatnya. Bedak bayi dalam bentuk losion bisa menjadi solusi yang lebih aman bagi pernapasan bayi serta dapat merawat kulit bayi tetap sehat." tegasnya


Solusi Pengganti Bedak Tabur

Mengerti akan kekhawatiran para Moms, Godrej Indonesia menghadirkan inovasi terbaru dari Mitu Baby, Mitu Baby Liquid Powder, bedak cair dalam bentuk losion yang lebih aman untuk bayi karena teksturnya yang tidak mengandung partikel-partikel seperti terdapat pada bedak tabur.

Bahkan, berdasarkan hasil uji di rumah oleh Home Tester Club (Lembaga Survei Independen) terhadap 519 anggota pada Maret 2019, 9 dari 10 ibu setuju bahwa Mitu Baby Liquid Powder lebih aman untuk pernapasan bayi dibandingkan dengan menggunakan bedak tabur.

Selain itu, produk ini mengandung ACTI NATURA untuk menjaga kulit bayi tetap sehat, telah teruji hipoalergenik sehingga aman untuk kulit bayi yang sensitif, dan bersertifikat Halal.

Yuk, mulai sekarang berikan perawatan terbaik untuk Si Kecil agar kesehatannya juga tetap terjaga (Vonda Nabilla/SW/Dok.Mitu Baby, Freepik)



Tags: bayi,   bedak tabur,   bedak bayi,   bedak,   bahaya bedak,   bahaya bedak bayi










Cover April 2020