Home - Kehamilan & Persalinan - Persalinan / 8 Maret 2019 / Redaksi

Mitos dan Fakta Persalinan Normal yang Perlu Anda Tahu

Setiap ibu hamil memang akan merasakan pengalaman berbeda-beda saat bersalin normal. Selain itu, mereka juga akan merasakan sensasi yang sangat beragam. Ada perasaan senang, khawatir, takut, penuh keajaiban, dan berbagai rasa yang tidak bisa digambarkan dengan kata-kata.

Namun ada beberapa informasi yang keliru mengenai persalinan normal dan membuat momen ini tampak menyeramkan. Sebelum Anda merasakannya sendiri, tentu akan sulit membuktikan mana yang merupakan fakta atau sekadar mitos belaka.

Untuk itu, M&B akan memberikan gambaran yang tepat mengenai persalinan normal agar Anda lebih siap menghadapi momen berharga ini.




Mitos: Tidak ada hal yang lebih luar biasa daripada bersalin normal.

Fakta: Benar sekali! Setiap wanita pasti merasakan sensasi luar biasa saat bersalin. Melahirkan merupakan momen yang sangat menakjubkan bagi setiap wanita. Bayangkan! Anda mampu mengantarkan sesosok manusia hadir ke dunia.

Proses persalinan ini juga akan memberikan pengalaman unik bagi Anda dan pasangan, yang tentu belum pernah dirasakan sebelumnya. Anda akan merasa semakin intim, disayang, diperhatikan, dan penuh cinta. Selain itu, level spiritual Anda juga akan meningkat. Anda akan memiliki perasaan mendalam mengenai betapa menakjubkannya kekuatan yang diberikan Sang Pencipta kepada Anda selama mengandung bayi. Persalinan pun akan menambah kedewasaan Anda dalam berbagai hal.


Mitos: Ibu saya bersalin dengan cepat, berarti saya juga akan seperti itu.

Fakta: Benar, faktor genetik memang memengaruhi persalinan seorang wanita. Anda dan ibu Anda mungkin memiliki struktur panggul dan kekuatan otot rahim yang sama, sehingga dapat membuat proses persalinan berlangsung cepat.

Namun, semua itu tidak bisa dijamin keakuratannya. Ingat! Anda juga memiliki gen dari keluarga ayah Anda. Selain itu, bayi Anda merupakan kombinasi dari gen Anda dan pasangan. Semua pengaruh genetik tersebut ditambah dengan posisi kepala bayi, kondisi lingkungan saat bersalin, cara Anda bergerak, beristirahat, dan berjuang saat melahirkan, serta berbagai faktor lainnya pun turut memengaruhi proses persalinan. Itulah sebabnya, Anda harus mempersiapkan diri untuk proses persalinan yang mungkin berlangsung lama. Namun jika beruntung mengalami persalinan yang cepat, berterimakasihlah kepada ibu Anda.


Mitos: Ketika persalinan selesai, saya akan lupa dengan semua sakit yang dirasakan.

Fakta: Semua orang yang pernah bersalin lebih dari 1 kali pasti tahu, mitos itu tidak benar. Secara fisik, Anda mungkin tidak lagi mengingat sensasi sakit yang dirasakan tubuh selama persalinan. Namun, pengalaman menakjubkan tersebut akan terhubung ke dalam pikiran, tubuh, jiwa Anda dan mengubahnya menjadi kekuatan untuk menjalani tugas sebagai ibu.

Di sisi lain, kenangan rasa sakit saat bersalin akan mengingatkan Anda akan banyak hal, namun Anda juga segera menyadari bahwa semua usaha itu telah terbayar lunas. Pada akhirnya, Anda pun akan merasa sangat yakin bahwa anugerah menjadi seorang ibu jauh lebih penting dibandingkan mengingat sakit yang dirasakan.




Mitos: Saya pasti bisa mendapatkan epidural jika sakitnya tidak tertahankan.

Fakta: Anda mungkin bisa mendapatkan epidural, tetapi tidak ada yang dapat menjaminnya. Bagaimana kalau Anda merasakan sakit yang luar biasa di awal proses persalinan sebelum dokter berpikir epidural dapat diberikan? Bagaimana kalau proses persalinan Anda berlangsung sangat cepat, sehingga tidak ada waktu untuk memberikan epidural? Bagaimana kalau ahli anestesi Anda sudah merekomendasikan untuk mendapatkan epidural tetapi obatnya tidak tersedia?

Semua ini bisa terjadi kapan saja. Karenanya, Anda harus tetap mempelajari beberapa teknik bersalin normal untuk berjaga-jaga seandainya tidak bisa mendapatkan epidural.


Mitos: Melahirkan normal tidak terlalu sakit.

Fakta: Sayangnya, hal itu tidak benar. Proses melahirkan normal akan memberikan rasa sakit yang luar biasa pada Anda. Childbirth Connection, sebuah program inti dari National Partnership for Women & Families menggambarkan rasa sakit saat melahirkan sebagai berikut:

“Saat kontraksi terjadi, sebagian besar wanita akan merasakan sakit tak terkira pada bagian bawah perutnya. Kebanyakan dari mereka juga merasakan sakit di punggung bagian bawah, perut, pinggul, bokong, dan paha. Tidak sedikit pula yang merasakan sakit di sekujur tubuh. Rasa sakit akan menjalar dari depan ke belakang, atas ke bawah, dan terjadi secara berulang-ulang. Sakit juga bisa muncul bergantian di masing-masing bagian tubuh atau terjadi secara bersamaan.”

Meskipun begitu, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk menghadapi kondisi tersebut atau setidaknya membuat sakitnya berkurang. Suasana yang hangat, berusaha terus bergerak, melakukan peregangan, pijat, mediasi, menarik napas dalam, dan mandi air hangat ternyata cukup efektif untuk mengatasi rasa sakit saat persalinan. (M&B/SW/Dok. Freepik)

 

 


RELATED ARTICLE

7 Cara Induksi Alami untuk Mempercepat Persalinan

12 Mitos dan Fakta tentang Persalinan Kedua

7 Fakta di Balik Rasa Khawatir Ibu Hadapi Persalinan

OTHER ARTICLES

Awas Nyamuk Ganas! Ini 10 Fakta Japanese Encephalitis

Kenapa Area Puting Menghitam saat Hamil? Ini Jawabannya

Ini yang Diperiksa Dokter pada Bayi di Tahun Pertama

Mengenal Urtikaria, Penyakit Biduran pada Anak

Menu Sehat dan Praktis untuk Sahur