Mother&Baby Indonesia
25 Cara Meningkatkan Vitalitas saat Hamil

25 Cara Meningkatkan Vitalitas saat Hamil

Banyak wanita hamil yang sering mengeluh sakit, cepat lelah, dan mudah tertular penyakit. Tentu Anda tak mau jadi bagian dari mereka ya, Moms. Agar tetap aktif saat hamil, yuk lakukan 25 cara berikut untuk meningkatkan vitalitas, Anda!

 

25 Cara Meningkatkan Vitalitas saat Hamil

1. Air adalah solusi ampuh atasi konstipasi, infeksi saluran kemih, dehidrasi, dan kekeringan kulit yang menyebabkan stretchmark. Jadi, ganti gelas Anda dengan yang lebih besar, agar Anda minum lebih banyak dari biasanya.



2. Saat makan, jangan sering menyeling dengan minum. Tunggu 30 menit setelah selesai makan untuk minum agar mencegah rasa ingin muntah dan perut menjadi kembung.

3. Jika Anda tidak suka makan sayur dan malas makan buah, variasikan cara penyajiannya. Sajikan dalam kondisi segar, beku, kering, kalengan, atau dijus. Ingat, bahwa mengonsumsi serat penting untuk kesehatan Anda.

4. Racik camilan Anda sendiri. Untuk yang manis dan mengenyangkan, potong pisang matang dan panggang di dalam oven sampai garing (sekitar 20 menit). Pisang mengandung potasium untuk mengurangi retensi cairan dan triptofan untuk membantu Anda tidur lebih nyenyak.

5. Konsumsi yoghurt karena mengandung protein, kalsium, zinc, vitamin B dan D yang baik untuk pembentukan tulang dan gigi janin Anda.

6. Sereal dengan susu adalah salah satu menu sarapan terbaik karena dengan satu mangkuk saja, Anda sudah mendapatkan 100 mcg asam folat (seperempat dari anjuran dosis harian), yang baik untuk sistem saraf janin Anda. Tapi, hindari sereal yang penuh gula dan garam.

7. Makanlah sepiring penuh variasi buah dan sayur dengan warna yang berbeda. Setiap buah dan sayur dengan warna tertentu mengandung nutrisi yang berbeda, yang menjadi kunci pertumbuhan bayi. Sayur dan buah yang berwarna gelap seperti bluberi, wortel, dan bayam kaya akan antioksidan.

8. Batasi asupan karbohidrat untuk meminimalisasi kenaikan berat badan dan menghindari konstipasi. Pilih gandum utuh, roti, beras, dan pasta yang bukan putih.

9. Tidak kuat pergi ke pusat kebugaran? Jalan kaki saja. Mudah, murah, dan menyenangkan jika dilakukan di tempat yang bersih dan indah pemandangannya. Jalan kakilah sampai dengan minggu terakhir kehamilan Anda. Ini akan mempermudah persalinan normal Anda.

10. Sambil duduk atau berbaring, tekuk dan regangkan pergelangan kaki Anda. Putar-putar beberapa kali dan ke arah sebaliknya untuk mengurangi pembengkakan. Lakukan juga senam kegel dan latih otot pelvis Anda delapan set tiga kali sehari.

11. Rajin-rajinlah berkumpul dengan teman Anda. Banyak tertawa dan bertukar cerita bagus untuk mental Anda dan janin.

12. Meski perlu dilakukan, jangan olahraga secara berlebihan. Mengukurnya mudah saja, jika Anda masih bisa berbicara tanpa tersengal saat berolahraga, artinya Anda masih kuat. Tapi begitu Anda merasa mual atau pusing, segera berhenti. Kalau terjadi pendarahan atau kram perut, segera kunjungi dokter.

13. Jika Anda bosan dengan senam kehamilan, menarilah. Konon tarian perut adalah tarian yang dikoreografi khusus untuk ibu hamil yang hendak melahirkan sebagai persiapan.



14. Memeriksakan darah, urine, dan tekanan darah secara teratur adalah cara untuk mengetahui apakah Anda memiliki kondisi kesehatan serius seperti anemia, diabetes, dan pre-eklampsia.

15. Hamil memang membuat Anda emosional. Salurkan emosi dengan pergi ke bioskop atau menonton DVD komedi di rumah. Hal ini juga bisa Anda manfaatkan untuk menghabiskan waktu berdua dengan suami. Sebab jika Si Kecil sudah datang, kesempatan ‘pacaran’ akan sangat langka.

16. Ucapkan selamat tinggal (sementara) pada stiletto Anda. Memakai sepatu hak tinggi dapat membuat Anda celaka karena ketidakseimbangan dan menyakiti kaki Anda yang mungkin membengkak. Pilih alas kaki yang disesuaikan dengan kehamilan Anda, seperti sandal datar atau sepatu balet.

17. Sedang ingin yang manis-manis? Makan cokelat hitam yang kaya obromine, zat yang dapat membantu mencegah pre-eklampsia.

18. Belilah bra kehamilan yang bisa dipakai sampai Anda menyusui. Payudara Anda tidak ada ototnya sehingga untuk sokongan yang baik, Anda perlu bra dengan tali bahu yang lebar serta tali punggung agar payudara tidak kendur.

19. Wanita hamil memang pelupa. Tapi Anda bisa mengatasinya dengan mengulang-ulang informasi yang Anda perlu ingat. Dengan demikian, Anda mentransfer informasi itu dari memori jangka pendek ke memori permanen. Anda juga perlu udara segar dan olahraga untuk memberi asupan oksigen yang banyak bagi otak.

20. Ajari pasangan Anda untuk memijat Anda. Pijatan akan membawa Anda berdua lebih intim. Wanita yang dipijat saat menunggu persalinan akan lebih tenang, persalinannya lebih cepat, dan rasa sakit bersalin tidak terlalu terasa.

21. Hormon kehamilan bisa membuat gusi Anda mudah berdarah serta gigi rentan plak dan bakteri. Segeralah menyikat gigi setelah makan, kunyah keju, permen karet tanpa gula, atau kacang, agar gigi Anda tetap sehat.

22. Wanita hamil yang sering stres akan memiliki bayi yang lebih kecil dan berisiko memiliki anak hiperaktif. Karena itu, tuangkan pikiran dan keluhan Anda pada sahabat atau buku diari agar uneg-uneg Anda tersalurkan.

23. Semangka baik untuk Anda karena mengandung banyak air. Gula yang terkandung di dalamnya akan membantu mengurangi maag, morning sickness, pembengkakan, dan banyak manfaat lainnya untuk bumil.

24. Jangan umumkan hari perkiraan melahirkan Anda, karena kalau ternyata lewat, teman-teman Anda akan menanyakan dan Anda dapat stres memikirkannya.

25. Jangan duduk dengan kaki menyilang agar aliran darah Anda tidak terganggu dan Anda akan terhindar dari risiko varises. (M&B/Vonia Lucky/SW/Dok. Freepik)



Tags: kehamilan,   ibu hamil,   hamil aktif








Cover Januari - Februari 2020