Home - Kehamilan & Persalinan - Kehamilan / 23 Maret 2019 / Redaksi

Bolehkah Ibu Hamil Berendam Air Hangat? Ini Jawabannya

Moms, Anda mungkin pernah mendengar banyak nasihat dari orang di sekitar mengenai perawatan tubuh yang sebaiknya tidak dilakukan selama masa kehamilan, salah satunya adalah berendam di air hangat. Bolehkah seorang ibu hamil berendam di air hangat? Apa saja yang mesti diperhatikan? Ini penjelasannya, Moms.


Boleh Dilakukan, Tapi...

Menurut Megan Baker, seorang bidan ternama dari Inggris, berendam air hangat di saat hamil sebenarnya aman dilakukan, bahkan beberapa dokter merekomendasikannya.



Meskipun begitu, yang perlu Anda waspadai adalah agar suhu air tidak melebihi dari 35 derajat Celsius. Temperatur panas yang menyengat dan konstan juga dapat mengurangi cairan tubuh dan tekanan darah pada ibu hamil. Anda pun bisa jadi mudah pingsan dan sakit kepala, sehingga berisiko mengganggu aliran darah pada janin.

Berendam air hangat saat hamil sebenarnya banyak memberikan manfaat, antara lain menyamankan otot-otot dan sendi, serta mengurangi gejala bengkak pada betis dan kaki. Dengan berendam, Anda pun dapat mengusir kepenatan dan rasa tidak nyaman.


Tips Berendam saat Hamil

Agar aktivitas berendam menjadi lebih nyaman, lakukan tips berikut ini ya, Moms.



1. Waspada dengan lantai kamar mandi serta bathtub yang licin. Perut Anda yang membesar dapat memengaruhi keseimbangan. Letakkan alas karet di kamar mandi dan dalam bathtub jika perlu untuk memperkecil risiko Anda tergelincir.

2. Jika air ketuban Anda pecah, jangan lakukan kegiatan berendam ini tanpa konsultasi dengan bidan atau dokter kandungan.

3. Berendam akan lebih nyaman jika air ditetesi minyak esensial yang akan mampu menggiatkan kembali serta meregulasi kinerja organ-organ tubuh. Namun, sebaiknya konsultasikan hal ini terlebih dahulu dengan ahli aromaterapi, karena tidak semua minyak esensial baik untuk ibu hamil. Matikan lampu, pasang lilin aromaterapi, dan putar musik agar Anda lebih tenang dan nyaman saat berendam.

4. Jangan berendam lebih dari 30 menit karena dapat memicu kontraksi dini.

5. Jangan berendam jika Anda mengalami plasenta previa (letak plasenta di bawah). Hal itu dikhawatirkan menyebabkan kontraksi yang berisiko menimbulkan perdarahan. (M&B/SW/Dok. Freepik)

 

 


RELATED ARTICLE

Masalah Kulit saat Hamil? Ini Jawaban Dokter

Gatal-Gatal saat Hamil Juga Bisa Berisiko Serius, Moms

Tips Memilih Blush-On untuk Ibu Hamil

OTHER ARTICLES

Bulu-Bulu Halus pada Tubuh Bayi Baru Lahir, Apa Itu?

Orang Dewasa Juga Wajib Vaksin! Ini 6 Jenis Utamanya

Yuk, Kenali Tahapan Perkembangan Emosi Anak, Moms!

Gondongan, Benarkah bisa Menyebabkan Kemandulan?

Apa yang Harus Dilakukan saat ASI Tak Keluar?