Mother&Baby Indonesia
Moms, Ini Bukti-Bukti Kehebatan Anak Usia 2 Tahun

Moms, Ini Bukti-Bukti Kehebatan Anak Usia 2 Tahun

Sebentar lagi buah hati Anda menginjak usia 2 tahun. Moms mungkin kerap mendengar cerita tentang bagaimana anak seusia itu susah diatur atau temperamennya sangat cepat berubah.

“Boleh dibilang, usia 2-3 tahun adalah usia transisi awal pada perkembangan anak, di mana anak sedang punya keinginan besar untuk bisa mandiri. Padahal kemampuan bahasa Si Kecil belum mencapai tahap yang cukup untuk bisa berkomunikasi dengan sempurna. Pola tingkah yang cenderung agresif atau mungkin tidak bisa diam adalah gambaran dari Si Kecil untuk mengungkapkan emosinya,” ujar Claire Lerner, penulis buku Bringing Up Baby: Three Steps to Making Good Decision in Your Child’s First Years.

Berikut gambaran anak usia 2 tahun yang perlu Anda ketahui, Moms.




1. Aku pandai bicara

Di usia 2 tahun, Si Kecil memang sudah mulai mengeluarkan segala pikirannya lewat kata-kata. Meskipun ia belum terlalu banyak bicara, gerakan tubuhnya menggambarkan kemauan-kemauannya.

“Pada saat-saat tertentu, Si Kecil dapat mengekspresikan perasaannya ketika sedang suka atau tidak suka dengan sesuatu. Anda pun akhirnya tersadar bahwa ia sudah mulai berkembang,” kata Ann Douglas, penulis buku The Mother of All Toddler Books.

Agar ia semakin berkembang: Sering-seringlah mengajak Si Kecil berbicara. Berikan beberapa pertanyaan yang bisa ia jawab dengan panjang lebar, bukan sekadar jawaban ya atau tidak. Misalnya, jika Si Kecil sudah masuk preschool, Anda bisa menanyakan apa saja yang sudah dikerjakannya di sekolah atau siapa nama teman-temannya. Dijamin ia tidak akan menjawab sekadar kata ya atau tidak, Moms.


2. Aku bisa menjadi orang lain

Di usia ini, saat bermain, Si Kecil terlihat seperti memiliki dunianya sendiri. Ia juga sudah mulai bermain peran, seperti ibu-ibuan dengan memberikan susu pada bonekanya atau mengajaknya bermain, ataupun menjadi princess lengkap dengan mahkotanya.

Agar ia semakin berkembang: Ikutlah bergabung dengan segala permainannya. Namun, Anda tidak perlu mengambil alih, biarkan ia mengekspresikan pikirannya. Tanyakan beberapa pertanyaan, seperti sedang main apa, siapa nama bonekanya, dan apakah Anda boleh ikut bergabung main bersamanya.




3. Aku ingin membantu mama

Di usia ini, Si Kecil mulai ingin menjadi bagian penting dalam keluarga dan ingin memiliki tanggung jawab juga. Ia pun akan senang sekali jika bisa membantu Anda di rumah, Moms. Balita usia 2 tahun memang sedang aktif-aktifnya, sehingga apa pun yang belum pernah ia coba, akan ia lakukan, salah satunya membersihkan rumah.

Agar ia semakin berkembang: Jika Si Kecil ingin membantu Anda, sebaiknya tidak usah dilarang, Moms. Namun untuk permulaan, berikan ia pekerjaan yang ringan dan Anda tetap harus mengawasi jika Si Kecil butuh pertolongan.


4. Inilah aku!

Di usia ini, secara tidak langsung Si Kecil juga sedang memperlihatkan identitas jati dirinya. Balita usia 2 tahun sudah mulai berpikir bahwa ‘saya adalah saya’, dan ia sudah mulai memiliki pemikiran sendiri dengan segala pebuatannya yang terkadang seperti tingkah orang dewasa.

Moms mungkin berpikir bahwa Si Kecil ingin sekali menjadi pusat perhatian. Tentu saja itu benar. Apalagi dengan segala kelakuannya yang di luar dugaan, seperti memberikan pelukan atau kecupan di saat-saat tak terduga dan segala tingkahnya yang tak jarang akan membuat Anda tertawa saat melihatnya.

Agar ia semakin berkembang: Berikan perhatian penuh pada Si Kecil dan tunjukkan rasa antusias Anda, misalnya ketika Si Kecil memeluk Anda, beritahukan perasaan Anda juga ya, Moms. (M&B/SW/Dok. Freepik)



Tags: anak,   balita,   perkembangan balita,   anak 2 tahun










Cover Mei-Juni-Juli 2020