Mother&Baby Indonesia
Bayi Sulit Menyusu Karena Pilek? Ini Solusinya, Moms

Bayi Sulit Menyusu Karena Pilek? Ini Solusinya, Moms

T: Si Kecil baru berusia 3 minggu, dan sudah seminggu pilek, sehingga suka rewel saat tidur atau menyusu. Memang keluarga kami tinggal di daerah dingin, sehingga lebih rentan terserang flu. Bagaimana cara mengatasinya?

J: Bayi berusia di bawah 12 bulan memang lebih mudah mengalami gangguan pernapasan dibandingkan anak yang sudah lebih besar. Ini bisa disebabkan karena belum sempurnanya organ-organ pada tubuh bayi.

Lalu apa hubungannya pilek dengan sulit menyusu? Perlu Moms ketahui, bayi selalu menggunakan hidung sebagai jalan napas utama (obligat nasal breather), sehingga tentu ia akan merasa tidak nyaman dan menjadi rewel bila terdapat lendir di hidungnya. Dalam kondisi seperti ini, biasanya mulut bayi juga akan tertutup untuk menyusu. Moms bayangkan saja sulitnya menelan jika saluran napas tertutup lendir. Tentu tidak mudah, bukan?



Ada banyak hal yang bisa menyebabkan bayi pilek, misalnya karena alergi atau infeksi virus. Perlu diingat, pilek merupakan gejala suatu penyakit, bukan nama penyakit. Saat bayi pilek, sebaiknya Moms menjaga suhu ruangan agar tidak terlalu dingin, karena bisa membuat bayi semakin sulit bernapas. Pastikan bayi berada di suhu ruangan yang tidak dingin, agar lendir tidak semakin menyumbat jalan napas.

Selain itu, Moms bisa memperbanyak asupan cairan (ASI) dan berikan menggunakan sendok, cangkir, atau pipet jika ia kesulitan menyusu langsung. Perlukah bayi pilek diperiksakan ke dokter? Jawabannya, tergantung seberapa buruk kondisi Si Kecil. Segera bawa ke dokter bila bayi usia 3 minggu demam atau sesak napas dengan frekuensi napas lebih dari 50 kali per menit, hidung terlihat kembang kempis, atau ada retraksi di antara tulang-tulang iga.



(Dijawab oleh Dr. Yovita Ananta, Sp.A, dari RS Pondok Indah – Pondok Indah)

(M&B/Tiffany Warrantyasri/SW/Dok. Freepik)



Tags: pilek,   bayi,   penyakit