Home - Kehamilan & Persalinan - Persalinan / 18 Februari 2019 / Redaksi

5 Mitos dan Fakta Mengecilkan Perut Setelah Melahirkan

“Duh, baru beberapa bulan melahirkan, Si A sudah langsing lagi, lho! Lihat saja, perutnya sudah kecil lagi sekarang.”

Mungkin kalimat seperti itu sering menjadi pembahasan hangat di antara para Moms yang baru melahirkan. Bagaimana tidak, kembali langsing dalam sekejap memang sepertinya hal yang mustahil, terutama di bagian perut. Bayangkan saja, berat badan wanita saat hamil bisa naik belasan bahkan hingga puluhan kilogram. Pastinya hal yang sangat sulit untuk dilakukan guna menghilangkan baby weight dalam hitungan hari.

Meskipun begitu, banyak Moms yang berusaha mengembalikan bentuk tubuh mereka dan mengecilkan perutnya setelah melahirkan. Untuk melakukan hal tersebut dalam jangka waktu yang tidak terlalu lama, para Moms pun banyak yang rela mencoba berbagai cara, mulai dari cara yang paling alami hingga cara yang belum tentu terbukti kebenarannya. Padahal, belum tentu semua cara yang sering dicoba itu benar bisa mengecilkan perut setelah melahirkan lho, Moms.



Mau tahu mitos apa saja yang sering beredar tentang mengecilkan perut setelah melahirkan, Moms? Simak beberapa mitos dan faktanya berikut ini, yuk!

 

Mitos 1: Pakai stagen bisa bikin perut kecil lagi.

Fakta: Stagen tidak ada hubungannya dengan mengecilkan perut lagi setelah melahirkan. Perlu Moms ketahui, stagen atau korset mungkin bisa mengencangkan kembali kulit perut yang mengendur setelah melahirkan, namun tidak bisa membantu membuatnya ramping lagi, Moms.

 

Mitos 2: Terlalu sering tidur membuat perut sulit mengecil.

Fakta: Pertama, terlalu sering tidur tampaknya mustahil dilakukan oleh para ibu yang baru punya bayi. Kedua, kurang tidur justru bisa membuat berat badan Anda bertambah lho, Moms. Sebuah penelitian yang dipublikasikan di American Journal of Clinical Nutrition menyebutkan kalau tubuh Moms yang kurang tidur membakar kalori 5 persen lebih sedikit, dibandingkan dengan Moms yang cukup tidur.

Selain itu, begadang juga memicu munculnya hormon ghrelin yang meningkatkan nafsu makan Anda. Ya, itu sebabnya orang yang begadang suka ngemil.

 



Mitos 3: Diet bisa membantu mengecilkan perut setelah melahirkan.

Fakta: Buat apa diet ketat, kalau produksi dan kualitas ASI jadi berkurang? Lebih baik, makanlah sesuai kebutuhan, dan makanlah semua jenis makanan yang kaya akan nutrisi. Dengan begitu, kualitas dan produksi ASI akan meningkat, dan berat badan pasca melahirkan dengan sendirinya akan turun karena menyusui memang cara yang paling alami untuk kembali langsing, Moms.

Dikutip dari laman Baby Centre, memberikan ASI eksklusif bisa membakar 330 kalori per hari selama 6 bulan lho, Moms. Setelah itu, memberikan ASI bisa membakar 400 kalori per hari! Wow, anak sehat, Moms pun tentunya senang karena bisa menghilangkan baby weight dengan mudah.

 

Mitos 4: Jangan mengonsumsi produk susu, karena bikin perut tambah besar.

Fakta: Mitos ini salah banget Moms, karena produk susu seperti yoghurt justru dibutuhkan tubuh untuk melancarkan metabolisme, yang akan membantu Anda mengecilkan perut setelah melahirkan.

 

Mitos 5: Semakin rajin olahraga, semakin gampang mengecilkan perut.

Fakta: Duh, semua yang berlebihan tentunya tidak baik ya, Moms. Sangat dianjurkan untuk berkonsultasi dulu dengan dokter, sebelum Anda kembali berolahraga setelah melahirkan, apalagi jika ternyata Anda melahirkan lewat operasi caesar.

Menurut Baby Centre, biasanya dokter baru mengizinkan olahraga lagi setelah 6-8 minggu setelah melahirkan. Namun sebelum itu, Moms bisa mengecilkan perut dengan olahraga senam Kegel dan jalan santai. (Tiffany Warrantyasri/SW/Dok. Freepik)

 

 


RELATED ARTICLE

Moms, Kenali 7 Ciri-Ciri Ketuban Pecah Dini

Hypnobirthing agar Persalinan Lancar dan Bebas Cemas

6 Trik Mudah untuk Lancarkan Kontraksi saat Persalinan

OTHER ARTICLES

Cegah Alergi dengan Jaga Kebersihan Udara di Rumah

Tips Memilih dan Mengonsumsi Susu UHT yang Aman

Pentingnya Dongeng untuk Tumbuh Kembang Anak

Moms Perlu Tahu, Masalah Sendi pada Anak

Ini Alasan Bayi Baru Lahir Jangan Langsung Dimandikan