Mother&Baby Indonesia
Bolehkah Ibu Hamil Mengonsumsi Minuman Probiotik?

Bolehkah Ibu Hamil Mengonsumsi Minuman Probiotik?

Sejak pertama mengetahui Anda sedang mengandung bayi mungil di dalam perut, memenuhi kebutuhan nutrisi Anda dan janin tentu menjadi prioritas. Para ibu hamil pasti ingin selalu mengonsumsi makanan dan minuman terbaik, yang bisa membantu mengoptimalkan kesehatan dan tentunya pertumbuhan Si Kecil di dalam kandungan Anda. Namun jangan sampai lupa, semua makanan dan minuman yang dikonsumsi harus yang aman dan matang sempurna, ya.

Nah, bicara soal konsumsi makanan dan minuman saat hamil memang tidak mudah nih, Moms. Pasalnya, tidak semuanya bisa dikonsumsi ibu hamil, walaupun makanan atau minuman itu terkenal kaya nutrisi. Contoh saja salmon sashimi, makanan jepang yang kaya nutrisi ini ternyata pantang dikonsumsi saat hamil, karena masih mentah sehingga bisa mengandung bakteri yang merugikan ibu dan janin. Begitu juga dengan minuman, tidak semuanya aman dinikmati saat hamil.

Salah satu minuman yang sering dipertanyakan keamanannya oleh para ibu hamil adalah minuman probiotik, seperti merek Yakult contohnya.



 

Apa sih yang Dimaksud dengan Probiotik?

Sebelum membahas ini lebih lanjut, Moms harus tahu apa yang dimaksud dengan probiotik. Menurut American Pregnancy Association (APA), probiotik adalah mikroorganisme, yang mirip dengan mikroorganisme dalam saluran cerna semua orang.

Ada 3 jenis probiotik yang paling sering digunakan, yaitu Lactobacillus, Bifidobakterium, dan Saccharomyces. Ketiga bakteri inilah yang sering disebut dengan ‘bakteri baik’ dan sering ada di dalam minuman probiotik seperti Yakult. Probiotik sangat baik dikonsumsi, terutama untuk menyehatkan saluran cerna Anda.

 

Bolehkah Ibu Hamil Mengonsumsi Minuman Probiotik?

Mungkin hampir semua ibu hamil pernah menanyakan hal itu. Menurut APA, ada banyak jenis probiotik, namun penelitiannya masih sangat sedikit. Maka, APA menyatakan kalau tidak semua minuman probiotik bisa dinyatakan aman dikonsumsi saat hamil.

Menurut National Library of Medicine (NLM) dan National Institute of Health (NIH), probiotik sebenarnya aman karena data terbaru mengindikasikan kalau probiotik jarang diserap tubuh. Kemungkinan terkena bakteri karena mengonsumsi Lactobacillus juga sangat rendah, kurang dari 1 kejadian per 1 juta kasus. Begitu juga jika Anda mengonsumsi Saccharomyces boulardii, yang hanya terjadi pada 1 dari 5,6 juta kasus.

 

Probiotik Tidak Menyebabkan Keguguran

AAP mengatakan pernah ada satu penelitian kecil, yang menyatakan kalau konsumsi probiotik saat hamil tidak menyebabkan keguguran atau malformasi. Sebuah penelitian asal Kanada juga menyatakan hal yang sama, penelitian ini bahkan menambahkan kalau tidak ada kaitannya antara konsumsi probiotik dengan persalinan caesar, bayi lahir dengan berat badan rendah, atau usia kehamilan. NLM dan NIH membuat sebuah kesimpulan, bahwa tidak ada risiko dari mengonsumsi minuman probiotik saat hamil maupun menyusui.

 



Manfaat Minum Probiotik saat Hamil

Entah dikonsumsi dari makanan, minuman, atau suplemen, namun mengonsumsi probiotik saat hamil baik untuk melancarkan sistem pencernaan Anda. Seperti yang diketahui, kehamilan memang sering menyebabkan sembelit atau konstipasi ya, Moms. Tak hanya itu, ibu hamil juga banyak yang bermasalah dengan diare. Apakah Anda pernah mengalaminya juga? Jika ya, Moms bisa mencegahnya dengan mengonsumsi probiotik, karena ini efektif membasmi bakteri jahat dalam usus Anda. Sebuah penelitian yang dipublikasikan di Natural Medicine Journal juga mengatakan kalau mengonsumsi probiotik saat hamil bisa mengurangi kemungkinan bumil mengalami gestational diabetes mellitus atau diabetes kehamilan.

Probiotik baik dikonsumsi jika Anda mengalami beberapa masalah kesehatan ini:

• Diare karena infeksi pencernaan,

• Diare karena antibiotik,

• Irritable bowel syndrome,

• Inflammatory bowel disease,

• Bacterial vaginosis,

• Eksim,

• Atopik dermatitis pada anak. (Tiffany Warrantyasri/SW/Dok. Freepik)



Tags: probiotik,   makanan,   minuman,   kehamilan,   kandungan,   kesehatan,   hamil,   ibu hamil








Cover Januari - Februari 2020