Mother&Baby Indonesia
7 Bahan Skin Care yang Harus Dihindari Ibu Hamil

7 Bahan Skin Care yang Harus Dihindari Ibu Hamil

Moms, Anda mungkin pernah mendengar nasihat orang sekitar seputar kecantikan yang sebaiknya tidak dilakukan saat hamil. Salah satunya adalah mengenai penggunaan skin care (produk perawatan kulit) dan kosmetik. Sebenarnya, bolehkah ibu hamil menggunakannya?

Jawabannya, boleh. Namun, tentu saja ada rambu-rambu yang harus Moms perhatikan. Untuk mengetahui apakah kosmetik yang digunakan mengandung bahan berbahaya atau tidak, Moms bisa mencermati keterangan kandungannya yang tertera pada kemasan produk. Berikut ini 7 bahan kosmetik yang bisa membahayakan Anda maupun janin:




1. Merkuri

Bahan yang satu ini harus dihindari bahkan saat tidak hamil sekalipun. Bagi ibu hamil, penggunaan bahan ini bisa menyebabkan kerusakan saraf permanen dan gangguan perkembangan janin. Walaupun peredaran merkuri telah dilarang, Anda tetap perlu waspada. Biasanya bahan ini terdapat pada produk-produk kosmetik yang bertujuan sebagai pemutih.


Hati-hati terhadap produk kosmetik yang tidak terdaftar di BPOM, tidak jelas produsennya, dan kosmetik bermerek palsu.


2. Hydroquinone

Biasanya digunakan sebagai bahan pemutih pada kosmetik. Moms mungkin tergoda menggunakan kosmetik pemutih untuk menghilangkan bercak-bercak cokelat pada kulit wajah akibat kehamilan. Namun, mengingat penggelapan warna kulit pada ibu hamil hanya bersifat sementara dan akan hilang setelah melahirkan, sebaiknya Moms menghindari kosmetik tersebut. Selain itu, hydroquinone dalam konsentrasi tinggi justru bisa membuat kulit kemerahan dan menimbulkan bercak hitam sebagai efek sampingnya.


3. Benzoil Peroxyde

Zat ini dapat diserap melalui kulit sekitar 5% pada pemakaian oles, dan biasa terdapat pada obat jerawat. Meski belum ada penelitian tentang cacat janin akibat penggunaan bahan ini pada manusia, sehingga risikonya belum diketahui secara pasti, akan lebih bijak jika ibu hamil tidak menggunakan skin care yang mengandung bahan ini.




4. Soy

Soy atau kedelai merupakan fitoestrogen yang bisa memperberat efek bercak hitam pada ibu hamil. Biasanya terdapat pada produk pelembap dan sabun.


5. PABA 

Para Amino Benzoic Acid (PABA) biasa terdapat pada tabir surya atau sunblock. Bahan ini justru membuat kulit menyerap lebih banyak sinar ultraviolet sehingga menyebabkan kulit lebih gelap. PABA sangat disukai oleh mereka yang ingin mendapatkan efek tanning/kecokelatan dengan mandi sinar matahari.


6. Benzophenone

Dikenal juga dengan nama lain oxybenzone, senyawa kimia ini juga terdapat pada beberapa tabir surya dan dapat menyebabkan ketidakseimbangan hormon.


7. Rhodamin

Biasa terdapat pada pada make up dengan warna mencolok dan terang. Pewarna ini sebetulnya hanya boleh dipakai sebagai pewarna tekstil dan dilarang digunakan dalam kosmetik. Tetapi ada saja produsen yang ‘nakal’ menggunakannya. Pemakaian rhodamin pada kosmetik dapat mengakibatkan menyebabkan kanker kulit pada ibu dan kecacatan pada janin. (M&B/Nanda Djohan/SW/Dok. Freepik)



Tags: skin care ibu hamil,   bahan kosmetik berbahaya untuk ibu hamil,   bahan kosmetik berbahaya,   ibu hamil








Cover Maret 2020