Mother&Baby Indonesia
7 Trik Berhubungan Intim saat Hamil

7 Trik Berhubungan Intim saat Hamil

Siapa bilang wanita hamil tidak boleh berhubungan intim? Banyak yang beranggapan bahwa berhubungan intim selama hamil akan berbahaya bagi ibu hamil dan bayi dalam kandungan. Padahal, anggapan tersebut salah. Faktanya, selama kehamilan Moms sehat, maka Anda boleh saja berhubungan intim saat hamil. Kehamilan bukan penghalang untuk tetap berhubungan intim dengan suami lho, Moms

Namun perlu diingat, sebelum Anda melakukan hubungan intim dengan pasangan ketika tengah hamil, pastikan Anda berkonsultasi terlebih dahulu mengenai hal ini dengan dokter kandungan ya, Moms. Jika Anda sudah mendapat ‘lampu hijau’ dari dokter, maka berhubungan intim bukan masalah, Moms. Nah, agar berhubungan intim saat hamil bebas dari rasa was-was, perhatikan beberapa trik berikut ini yuk, Moms!




1. Semua Posisi bisa Dicoba di Trimester 1

Berita baiknya, semua posisi berhubungan intim masih aman untuk Anda lakukan di trimester 1. “Semua posisi boleh dicoba di trimester pertama,” kata Dr. Lauren Streicher, M.D., dokter kandungan asal Chicago, sekaligus penulis buku Love Sex Again.


2. Lakukanlah di Trimester 2

Walaupun Moms dan Dads boleh berhubungan intim di semua trimester, namun trimester 2 merupakan waktu yang paling pas. Di trimester ini, Moms sudah terbebas dari mual dan muntah, sedangkan hormon-hormon kehamilan membuat berhubungan intim juga semakin menyenangkan.


3. Waspadai Posisi Telentang Lurus

Saat kandungan Anda sudah berusia lebih dari 20 minggu, hindari posisi berbaring telentang lurus. “Ketika Anda telentang, uterus yang melebar akan menekan aorta, yang bisa memengaruhi aliran darah ke plasenta,” jelas Dr. Streicher.




4. Ketahui Posisi Terbaik untuk Trimester 3

Beberapa posisi favorit Anda sebelum hamil mungkin tidak lagi bisa membuat Moms nyaman sekarang. Semakin besar perut Moms, tentunya posisi berhubungan juga menjadi semakin terbatas. Untuk itu, cari posisi yang paling aman dan membuat nyaman untuk Moms dan perut Anda. Contoh posisi berhubungan intim yang dianjurkan adalah spooning dan woman on top.


5. Waspada Embolism!

Perlu Moms ketahui, jika Dads meniupkan angin ke organ intim Anda, maka hal tersebut bisa memicu terjadinya embolism atau tertutupnya pembuluh darah karena angin. Oral seks sih tidak dilarang, namun waspadai embolism ya, Moms.


6. Ekstra Waspada Jika Ada Riwayat Keguguran

Menurut organisasi March of Dimes, ibu hamil harus ekstra hati-hati untuk berhubungan intim jika pernah memiliki riwayat keguguran, tepatnya janin meninggal di bawah usia 20 minggu.


7. Orgasme bisa Menyebabkan Kram Perut

Masih menurut March of Dimes, jangan kaget jika ibu hamil mengalami kram perut setelah orgasme. Namun jika kram ini terjadi terus menerus, segera konsultasikan dengan dokter kandungan Anda ya, Moms. (Tiffany Warrantyasri/SW/Dok. Freepik)



Tags: kehamilan,   ibu hamil,   berhubungan intim,   pasangan,   seks