Home - Kehamilan & Persalinan - Kehamilan / 12 Februari 2019 / Redaksi

Tips Memilih Dokter kandungan yang Tepat saat Hamil

Di kehamilan pertama, kebanyakan calon Moms merasa bingung saat harus memilih dokter kandungan. Pasalnya, dokter kandungan pilihan Anda akan menjadi saksi riwayat kesehatan kehamilan Anda selama 9 bulan. Ia pula yang akan membantu Anda dalam proses persalinan nantinya.

Umumnya, seorang wanita baru memeriksakan diri ke dokter kandungan saat ia sudah menikah atau menjalani masa kehamilan. Padahal dokter kandungan tidak hanya berperan dalam menangani persalinan, namun juga seluruh kesehatan organ reproduksi wanita.




Memilih Dokter Kandungan

Bukan hal yang mudah memang, untuk memilih seorang dokter kandungan, karena perannya yang sangat penting dalam membantu memeriksa kehamilan Anda, membantu persalinan Anda, dan perawatan setelah persalinan Anda. Karena itu, Moms perlu mengetahui hal-hal yang perlu diperhatikan saat memilih dokter kandungan. Berikut tips yang bisa Moms jadikan panduan:

1. Sesuaikan tujuan memilih tenaga medis. Moms mungkin ingin lebih fokus dengan kehamilan, kondisi rahim, atau hanya sekadar pemeriksaan rutin kesehatan organ intim. Anda bisa memilih layanan dokter kandungan yang disesuaikan dengan tujuan dasar Anda.

2. Teliti latar belakang tenaga medis. Setelah menentukan dokter atau bidan yang dipilih, telitilah dengan teliti latar belakangnya. Anda bisa mencari informasi dari situs rumah sakit langsung, membaca dari forum di internet, atau karyawan di tempat praktiknya. Moms juga bisa meminta rekomendasi dari kerabat tentang tenaga medis yang mereka miliki saat hamil.

3. Memiliki pemahaman serupa dan karakter yang cocok. Memilih tenaga medis kehamilan layaknya memilih jodoh. Anda dan sang dokter harus memiliki pemahaman yang serupa. Karakternya juga sesuai dengan kepribadian Moms, sehingga mampu memuaskan rasa keingintahuan Anda tentang kehamilan yang dijalankan dan membuat Anda merasa nyaman untuk bertukar pikiran mengenai kehamilan.

4. Kemudahan untuk konsultasi. Pastikan tempat praktik tenaga medis dekat dengan rumah atau kantor Anda. Ini akan membuat proses konsultasi menjadi lebih mudah dan juga nyaman. Jangan lupa untuk kroscek biaya dari setiap pertemuan dengan sang dokter yang sesuai dengan perencanaan keuangan Anda sebelumnya.




Menjalin Hubungan Baik

Dr. Anne E. Garret, pendiri The Pre-eclampsia Foundation, Washington, AS, juga mengingatkan bahwa saat hamil, yang dibutuhkan adalah dokter yang profesional dan cermat mengambil tindakan untuk menyelamatkan jiwa Anda serta janin Anda. Tetapi ada kalanya dokter kandungan tidak memenuhi kriteria yang Anda harapkan.

Misal, ketika sang dokter tidak mengacuhkan pertanyaan yang Moms ajukan. Atau tidak menghiraukan keinginan Anda untuk melahirkan secara normal dan memaksa agar Anda melakukan persalinan caesar tanpa alasan kuat. Maka, Moms perlu mempertimbangkan untuk beralih ke dokter kandungan yang lain. Karenanya, Anda dan sang dokter perlu memiliki hubungan yang baik agar proses perawatan selama kehamilan berjalan lancar. Yang bisa dilakukan adalah:

• Saling percaya. Ini menjadi hal penting yang perlu dipenuhi sejak awal. Anda pun perlu berhati-hati dan teliti dalam memilih dokter. Mintalah rekomendasi dari kerabat dekat agar menemukan dokter yang tepat.

• Siapkan pertanyaan yang ingin ditanyakan. Tentunya tak hanya soal kehamilan, tetapi juga perawatan diri Anda dan Si Kecil nantinya.

• Jujurlah saat berkonsultasi dengan dokter. Sikap terbuka ini tentu akan memudahkan dalam proses perawatan di masa kehamilan, persalinan, hingga pasca-melahirkan.

• Kombinasikan pengetahuan Anda dan saran dari dokter kandungan atau bidan. Dengan begitu, Anda akan lebih mudah dalam mengambil keputusan. Dan jangan segan jika ada perubahan, karena pada akhirnya mereka akan mendukung segala keputusan yang Moms buat. (Vonia Lucky/SW/Dok. Freepik)

 

 


RELATED ARTICLE

7 Manfaat Madu untuk Ibu Hamil

5 Penyebab Flek saat Hamil

5 Olahraga Mudah dan Aman untuk Ibu Hamil

OTHER ARTICLES

Ini Alasan Bayi Baru Lahir Jangan Langsung Dimandikan

Rekomendasi 4 Area Glamping untuk Keluarga

5 Pelajaran Penting untuk Mendidik Anak Usia 3 Tahun

Bulu-Bulu Halus pada Tubuh Bayi Baru Lahir, Apa Itu?

Ibu Hamil Mudah Mengantuk? Ini Alasannya!