Home - Kehamilan & Persalinan - Panduan Ibu Baru / 17 Februari 2019 / Redaksi

Tips Membawa ASI di Pesawat

Moms, tentunya menyenangkan ya rasanya jika bisa mengajak buah hati tercinta berlibur dan jalan-jalan ke luar kota. Meskipun demikian, hal tersebut juga menjadi satu tantangan tersendiri bagi ibu yang sedang dalam masa menyusui. Rasa khawatir pun datang karena takut Si Kecil tidak mendapat asupan yang cukup saat di perjalanan.

Sudah menjadi tugas penting sebagai seorang ibu memang untuk memenuhi kebutuhan ASI Si Kecil, tak terkecuali ketika sedang bepergian dengan pesawat. Meskipun demikian, kadang, selama perjalanan bisa jadi sangat merepotkan buat ibu untuk menyusui Si Kecil, termasuk saat harus membawa ASI perah di pesawat.




Peraturan Penerbangan tentang ASI

Bagi ibu menyusui, membawa ASI dalam pesawat adalah sesuatu hal yang dibolehkan. Namun, ada beberapa aturan yang harus Anda cermati, Moms.

Untuk penerbangan nasional, Dirjen Perhubungan Udara nomor SKEP/43/III/2007 memiliki peraturan jika cairan, aerosol, dan gel yang dibawa penumpang ke kabin pesawat harus dimasukkan ke dalam kantung plastik transparan ukuran 30 x 40 cm. Kapasitas cairan maksimum 1 liter dan disegel.

Namun, dalam pasal 3 ayat 2 dikatakan bahwa obat-obatan medis, makanan atau minuman atau susu bayi, tidak perlu diperlakukan seperti itu. Jadi Anda boleh membawa ASI perah tanpa dibatasi di dalam pesawat.

Sedangkan dalam aturan penerbangan internasional, Anda boleh membawa ASI asal melaporkannya terlebih dahulu kepada petugas di bandara. Anda juga harus pisahkan tas ASI dengan cairan yang lain.


Membawa ASI di Pesawat

Berkut ini tips membawa ASI di pesawat yang perlu Anda ketahui, Moms.



• Simpan ASI di cooler box  atau cooler bag untuk menjaga ketahanan ASI. Tuliskan “ASI” atau “Breastmilk” agar petugas tahu bahwa itu adalah ASI.

• Tutup rapat coller box agar ASI tetap awet. Jika Moms tidak membawanya, Anda bisa menitipkan ASI di lemari pendingin di kabin pesawat. Namun, alangkah lebih baik jika Anda membawa cooler box beserta ice pack-nya.

• Simpan ASI dalam botol plastik agar lebih praktis.

• Laporkan juga ice pack di dalam cooler box ke petugas saat Anda melakukan check in. Bila ice pack tidak boleh atau tidak mendapat izin untuk dibawa karena kemungkinan akan mencair setelah lewat batas waktu, sampaikan ke petugas atau kru pesawat bahwa Anda akan menitipkan ASI perah di lemari pendingin pesawat.


Nah, semoga saja dengan info ini, Anda tidak merasa khawatir lagi jika akan membawa ASI perah saat ingin bepergian bersama Si Kecil dengan pesawat ya, Moms. (M&B/SW/Dok. Freepik)

 

 


RELATED ARTICLE

7 Aturan Diet Sehat untuk Ibu Menyusui

4 Posisi Menyusui yang Benar agar Sukses ASI Eksklusif

4 Cara Menyimpan ASI Perah dengan Baik

OTHER ARTICLES

Tips Memilih dan Mengonsumsi Susu UHT yang Aman

Ini Alasan Bayi Baru Lahir Jangan Langsung Dimandikan

Rekomendasi 4 Area Glamping untuk Keluarga

5 Pelajaran Penting untuk Mendidik Anak Usia 3 Tahun

Bulu-Bulu Halus pada Tubuh Bayi Baru Lahir, Apa Itu?