Mother&Baby Indonesia
Omega-3 bisa Kurangi Sikap Agresif pada Anak Lho, Moms

Omega-3 bisa Kurangi Sikap Agresif pada Anak Lho, Moms

Perilaku agresif anak biasanya mulai terlihat saat usianya mencapai 2-3 tahun. Dan, jika tidak ditangani dengan tepat, perilaku tersebut dapat membuat Si Kecil cenderung melakukan kekerasan fisik di kemudian hari. Terkait hal ini, sebuah penelitian yang dilakukan oleh Adrian Raine dari Departments of Criminology, Psychiatry, dan Psychology University of Pennsylvania, AS, mengungkapkan bahwa omega-3 dapat mengurangi sikap agresif pada anak.

Penelitian tersebut dilakukan kepada 290 anak yang dibagi menjadi 4 kelompok. Kelompok-kelompok ini terdiri dari anak yang tidak diberikan apa pun, anak yang mendapat terapi perilaku kognitif, anak yang mendapat nutrisi omega-3, serta anak yang diberikan nutrisi omega-3 sekaligus terapi perilaku kognitif.

Para peneliti pun menyatakan bahwa kelompok anak yang diberi nutrisi omega-3 serta mendapatkan terapi perilaku kognitif selama 9 bulan masa penelitian, sikap agresifnya jauh lebih berkurang dibandingkan dengan kelompok anak yang lain.



Terapi perilaku kognitif sendiri dapat menghubungkan pikiran, perasaan, serta perilaku anak dalam menentukan setiap tindakannya ketika menghadapi sesuatu. Anda pun bisa membuat pertemuan setiap minggu dengan terapi selama satu jam.



Lakukan terapi ini antara orang tua dan Si Kecil, sehingga bisa membangun kebersamaan antara keluarga. Ini dapat membantu anak dengan perilaku agresif guna membangun kerangka pemikiran untuk mengenal cara berinteraksi dengan orang lain.

Di samping itu, pemberian omega-3 juga memaksimalkan terapi tersebut dan membuat sikap agresifnya akan menurun. Jadi, Si Kecil bisa tetap sehat secara fisik, psikis, dan juga kognitif. Moms mau mencobanya? (M&B/Vonia Lucky/SW/Dok. Freepik)



Tags: nutrisi,   anak,   balita,   kesehatan,   omega-3,   anak agresif