Home - Balita - Tumbuh Kembang Balita / 8 Februari 2019 / Redaksi

Moms, Ini Kebiasaan Baik agar Anak Tidak Mudah Sakit

Tubuh balita sesungguhnya rentan terserang berbagai kuman penyakit. Karenanya Anda perlu melindungi tubuhnya sejak dini agar mampu melawan berbagai sumber penyakit. Para ahli mengatakan bahwa hal tersebut tidak bisa diwujudkan hanya dengan memberikan Si Kecil vitamin atau obat-obatan. Namun Moms bisa melakukan 6 kebiasaan baik berikut ini agar tubuhnya tumbuh kuat dan sehat.


1. Aktif Setiap Hari

Berbagai penelitian mengindikasikan bahwa tubuh yang aktif dapat mengurangi risiko terserang flu dan demam sebanyak 25-50 persen per tahun. Hal itu terjadi karena aktivitas yang dilakukan mampu meningkatkan sirkulasi sel-sel di dalam tubuh untuk melawan infeksi. “Orang tua disarankan mengajak Si Kecil melakukan aktivitas ringan setiap hari. Kegiatan tersebut jauh lebih baik untuk menjaga ketahanan tubuh dibandingkan pemberian vitamin dan obat-obatan,” jelas Dr. Harley A. Rotbart, MD, penulis buku Germ Proof Your Kids: The Complete Guide to Protecting (Without Overprotecting) Your Family from Infections.



Beberapa aktivitas fisik ringan yang biasanya disukai Si Kecil di antaranya adalah bersepeda, berenang, bermain bola, dan memanjat. Agar suasana lebih menyenangkan, Moms bisa mengajaknya melakukan aktivitas fisik di luar rumah sambil bermain. Ingat juga untuk membatasi pemberian gadget pada Si Kecil, karena hal tersebut akan membuat tubuhnya tidak bergerak aktif.


2. Mencuci Tangan dengan Benar

Ada 7 langkah mencuci tangan yang benar, yakni menggosok telapak tangan, punggung tangan, sela-sela jari, buku-buku jari, kuku, ibu jari, dan pergelangan tangan dengan sabun, lalu bilas sampai bersih dengan air mengalir. Mencuci tangan telah terbukti dapat menurunkan risiko penyakit yang berhubungan dengan saluran pencernaan dan saluran pernapasan.


3. Tidur yang Cukup

Pastikan Si Kecil memiliki rutinitas tidur yang baik setiap harinya dan jangan biarkan ia tidur terlalu larut di malam hari. “Kurang tidur dapat meningkatkan risiko terkena flu dan demam sebanyak 2 kali lipat,” ujar Dr. Rotbart. Anak usia prasekolah membutuhkan 11-13 jam waktu tidur. Ciptakan suasana nyaman agar Si Kecil memiliki tidur yang berkualitas. Pastikan pula agar ia tidak beraktivitas berlebihan di siang hari karena akan membuatnya sangat kelelahan dan sulit tidur nyenyak di malam hari.




4. Berhenti Menyentuh Wajah

Kebanyakan virus masuk ke dalam tubuh melalui hidung, mata, dan mulut. Karenanya, ingatkan Si Kecil untuk tidak menyentuh wajahnya dengan tangan, apalagi setelah beraktivitas di luar. Biasakan ia untuk selalu mencuci tangan dengan benar usai beraktivitas. Ajarkan juga ia untuk tidak berbagi sedotan, gelas, maupun sikat gigi dengan orang lain.


5. Makan Sehat dan Seimbang

Mengonsumsi menu sehat lengkap dengan buah-buahan dan sayuran dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh balita. Kombinasikan makanan kaya akan vitamin C, seperti brokoli, stroberi, dan jeruk dengan ikan tuna, sereal, serta susu yang mengandung vitamin D. Memberikan yoghurt yang kaya probiotik secara rutin juga sangat dianjurkan untuk menciptakan perlindungan tubuh Si Kecil.

Jika Si Kecil termasuk anak yang susah makan, libatkan ia dalam semua proses pembuatan makanan, mulai dari berbelanja bahan makanan, memasaknya, hingga menyajikannya di meja makan. Kegiatan tersebut akan menggugah seleranya dan membuatnya makan lebih lahap.


6. Pemberian Vaksin

Centers for Disease Control and Prevention, AS, menegaskan bahwa pemberian imunisasi sangat penting untuk mencegah berbagai penyakit yang dapat menyerang Si Kecil. Selain itu, meskipun tidak termasuk dalam 5 jenis imunisasi dasar, pemberian vaksin flu juga disarankan, karena penyakit tersebut sangat rentan menyerang anak-anak. (M&B/SW/Dok. Freepik)

share to BBM

 

 


RELATED ARTICLE

Menyiasati Anak yang Mudah Ngambek

Mengenal Stunting dan Bahayanya pada Anak

Moms, Ini 5 Makanan saat Imlek yang Aman untuk Anak

OTHER ARTICLES

Miniapolis Easter 2019

Mana yang Perlu Diutamakan buat Anak, Bakat atau Minat?

Panduan Persiapan Melahirkan dari Bulan ke Bulan

5 Langkah Mengurangi Perilaku Agresif pada Anak

Bolehkan Ibu Hamil Melakukan Rontgen?