Mother&Baby Indonesia
Sulit Tidur Kala Hamil Muda? Ini Penyebabnya, Moms

Sulit Tidur Kala Hamil Muda? Ini Penyebabnya, Moms

Sudah mengantuk, sudah lelah, tapi tidak bisa terlelap? Moms yang tengah hamil, pernahkah mengalami fenomena semacam ini?

Salah satu masalah yang kerap dialami para Moms yang tengah mengandung adalah kesulitan untuk tidur. Masalah semacam ini tidak hanya dihadapi ibu hamil yang telah memasuki trimester akhir. Susah tidur pada malam hari ternyata juga bisa terjadi pada masa awal kehamilan.

Hal ini tentu saja menimbulkan perasaan tidak enak pada tubuh Anda. Selain rasa lelah, kesulitan tidur bisa mengganggu aktivitas sehari-hari sang ibu. Jika kesulitan tidur terjadi untuk jangka waktu yang lama, ibu hamil akan mengalami mata bengkak dan kelelahan yang berlebihan. Hal ini tentu berpotensi untuk memengaruhi kesehatan ibu hamil dan janin.



Ada sejumlah alasan mengapa ibu hamil terkadang mengalami kesulitan untuk mendapatkan tidur yang nyenyak, antara lain:


1. Peningkatan Hormon Progesteron

“Pada awal kehamilan, ibu cenderung merasa sangat lelah dan saya menyebut hal ini sebagai fenomena progesteron,” kata Dr. Jill Power, asisten profesor di Department of Obstetrics Gynecology and Women’s Health, St Louis Universitry School of Medicine.

“Progesteron adalah obat penenang alami, dan seorang ibu mungkin merasa sangat lelah pada siang hari sehingga ia kesulitan membuka matanya. Ibu hamil itu pun memutuskan untuk tidur di sofa pada siang hari. Hal inilah yang membuat pola tidur pada malam hari menjadi tidak normal,” lanjutnya. Dengan kata lain, siklus seperti ini membuat ibu hamil kesulitan untuk tidur nyenyak pada malam hari sehingga mengalami insomnia.


2. Perubahan Fisik yang Mengganggu

Kala hamil, tidak hanya perut yang mengalami perubahan. Payudara pun ikut membesar dan kerap disertai rasa nyeri ketika tersentuh. Posisi tidur yang menekan payudara akan membuat ibu hamil sulit tidur, apalagi jika ia terbiasa tidur tengkurap. Sangat disarankan bagi Moms untuk menyesuaikan posisi tidur.


3. Rasa Mual

Rasa mual pada saat hamil muda dapat dialami sepanjang hari, termasuk pada waktu malam. Rasa mual yang kerap disertai muntah akan menyebabkan susah tidur pada malam hari atau membuat ibu hamil terbangun lebih awal. Biasanya kondisi ini terjadi pada 12 minggu pertama kehamilan.


4. Sering Buang Air Kecil

Hormon progesteron juga akan memengaruhi kelenturan otot dinding organ berkemih sehingga ibu hamil kerap merasa ingin buang air kecil. Pada umumnya, ibu hamil terbangun untuk buang air kecil lebih dari satu kali pada malam hari. Hal ini tentunya akan mengganggu waktu tidur malam.




5. Nyeri Ulu Hati

Nyeri ulu hati dapat mengganggu tidur ibu hamil muda, bahkan bisa saja membuat sang ibu tetap terbangun sepanjang malam. Apalagi ditambah nyeri akibat wasir. Kondisi ini juga bisa menambah kesulitan ibu hamil untuk bisa tidur dengan nyenyak.


Tips Agar bisa Tidur Nyenyak saat Hamil

Kesulitan tidur yang dibiarkan berlangsung terlalu lama bisa membahayakan bagi ibu hamil dan janinnya. Oleh sebab itu, Anda melakukan beberapa cara berikut ini agar bisa lebih nyenyak tidur pada malam hari.

• Hindari screen time setidaknya satu jam sebelum tidur karena bisa memengaruhi kualitas istirahat Anda.

• Berendam sekitar 10 menit di bathtub sebelum tidur ditemani lilin aroma terapi bisa membuat Moms lebih rileks sehingga lebih nyenyak tidur.

• Hindari mengonsumsi makanan dan minuman yang mengandung kafein sebelum tidur.

• Menghindari alkohol dan tembakau.

• Menghindari makanan pedas.

• Rutin melakukan olahraga, tapi jangan dilakukan menjelang waktu tidur.

• Selalu berpikir positif selama kehamilan.

• Jangan melakukan aktivitas fisik yang terlalu berat sehingga membuat Anda cepat lelah.

• Menggunakan lampu yang lebih redup untuk tidur. (Wieta Rachmatia/SW/Dok. Freepik)



Tags: ibu hamil,   hamil muda,   sulit tidur,   ibu hamil sulit tidur,   sulit tidur saat hamil muda