Mother&Baby Indonesia



Bekas Operasi Caesar Masih Terasa Ngilu, Ini Sebabnya!

Bekas Operasi Caesar Masih Terasa Ngilu, Ini Sebabnya!

Menghadapi proses persalinan menjadi hal yang membahagiakan sekaligus menegangkan bagi para wanita. Pada kondisi tertentu, perlu dilakukan tindakan operasi caesar demi kesehatan ibu dan janin. Wanita yang mengalami persalinan secara caesar pastinya memiliki bekas luka jahitan di perutnya yang tak jarang menimbulkan rasa ngilu dan perih saat dipegang. Meskipun sudah lama, luka ini masih saja terasa sakit, apa penyebabnya? Simak info berikut, Moms!

1. Terkena Benda Tumpul

Hal pertama yang dapat menjadi penyebab jahitan caesar terasa sakit adalah karena trauma fisik yang terjadi akibat hantaman benda di sekitar saat Anda beraktivitas. Hantaman benda tumpul ini menyebabkan perut Anda akan terasa ngilu karena kondisi jahitan belum sepenuhnya pulih. Kondisi jahitan yang masih dalam masa penyembuhan ini, pasti akan menimbulkan rasa sakit ketika terkena trauma fisik tersebut.

2. Aktivitas Fisik Berlebihan

Setelah operasi caesar pikirkan kembali untuk lebih hati-hati bergerak ya, Moms! Ada baiknya Anda menghindari mengangkat beban terlalu berat, naik-turun tangga, serta menggendong bayi terlalu lama, karena hal ini akan menambah rasa ngilu pada perut Anda. Hindari juga menggunakan pakaian yang terlalu ketat untuk mencegah iritasi atau melukai jaringan kulit dan tetap selalu menjaga kebersihan di area bekas jahitan agar menghindari terjadinya infeksi pada luka.



3. Infeksi

Adanya rasa ngilu dan perih pada bekas jahitan caesar juga merupakan pertanda timbulnya infeksi yang terjadi di daerah sekitar luka maupun pada dinding rahim. Infeksi merupakan hal yang dapat menjadi serius apabila tidak segera ditangani. Terutama jika ada mikroba berbahaya yang bersentuhan dengan luka. Salah satunya adalah bakteri Staphylococcus aureus yang merupakan mikroba paling umum penyebab infeksi pada bekas operasi caesar. Infeksi dapat memengaruhi area luka itu sendiri, baik di kulit atau jaringan yang lebih dalam di sekitar luka. Selain infeksi, adanya pendarahan pada daerah sekitar jahitan maupun perut bagian dalam juga dapat menyebabkan rasa sakit tersebut.

4. Jahitan yang Terbuka

Keadaan lain yang juga dapat menyebabkan munculnya rasa sakit pada jahitan pasca proses persalinan caesar adalah risiko adanya jahitan yang terbuka. Jahitan yang terbuka ini menandakan luka Anda belum kering sehingga jahitan dapat terbuka dengan mudah dan menimbulkan rasa ngilu saat bergerak.

5. Abses pada Perut

Abses luka pada perut disebabkan akibat infeksi bakteri. Luka tersebut berisi nanah dan kotoran yang menumpuk di bawah kulit dan kemudian menimbulkan benjolan yang menimbulkan rasa nyeri pada perut. Beberapa bakteri yang menyebabkan abses luka juga dapat menyebabkan endometritis. Pada kondisi ini, Anda perlu mewaspadai tanda dan gejala seperti nyeri perut, pendarahan, bengkak pada bekas luka, demam, dan lelah. 

6. Selulitis

Berbeda dengan abses, selulit merupakan hasil dari infeksi bakteri Staphylococcal atau Streptococcal. Jenis bakteri-bakteri ini adalah bagian dari bakteri normal pada kulit. Pada kondisi ini, jaringan yang terinfeksi di bawah kulit tersebut meradang. Namun tidak sampai mengeluarkan nanah seperti pada abses. Tapi hal ini juga menyebabkan timbulnya kembali rasa sakit pada bekas jahitan saat disentuh.


Perawatan Luka Pasca Operasi Caesar

Untuk menghindari hal-hal tersebut terjadi, tentunya Moms harus merawat luka bekas jahitan caesar tersebut sesegera mungkin agar luka cepat mengering dan bekas lukanya juga dapat memudar sehingga Anda tidak lagi merasakan ngilu dan perih di sekitar jahitan. Namun, perlu diketahui bahwa merawat luka dan bekas luka pasca operasi caesar merupakan dua hal yang berbeda. Sebelum menyembuhkan bekas luka pasca operasi, Anda harus merawat luka agar cepat mengering. Untuk merawat luka agar cepat kering, Moms harus banyak beristirahat setelah melahirkan. Beristirahat di rumah sakit bisa dilakukan hingga 3-4 hari sebelum pulang ke rumah. Setelahnya, Anda juga harus berhati-hati dalam beraktivitas, ya! Serta jangan lupa untuk selalu mengonsumsi makanan yang tepat.



Foto: Flo Health

Setelah luka kering, tentunya bekas luka yang ditinggalkan membuat Moms menjadi kurang percaya diri, bukan? Tenang, jangan salah pilih produk, Moms! Dermatix Ultra jawabannya. Dengan penggunaan yang teratur, Dermatix Ultra dapat menghilangkan rasa tidak percaya diri Anda karena produk ini dengan efektif mampu memudarkan bekas luka pada kulit. Formula terkini yang digunakan pada Dermatix juga memberikan sensasi rasa lembut dan halus pada kulit. Selain itu, produk ini juga cocok untuk semua jenis kulit dan cocok digunakan untuk anak-anak.

Foto: Dermatix.co.id

Untuk menghilangkan luka bekas jahitan caesar, Anda dapat memilih varian Dermatix Ultra 15gr yang cukup untuk penggunaan teratur selama 2 bulan. Selain ekonomis, produk ini juga sangat mudah digunakan. Dalam pemakaiannya, Moms tidak perlu mengoleskan secara berlebihan. Cukup oleskan setitik produk Dermatix Ultra untuk bekas luka sepanjang 15cm dan ulangi pemakaian selama 2 kali sehari secara rutin dalam 2-3 bulan. Jika Anda ingin mendapatkan hasil yang maksimal, #JanganSetengahSetengah dalam pemakaian Dermatix Ultra dan tetap gunakan sesuai anjuran, ya!


Foto: Envato Elements

Sekarang, Moms sudah tahu, kan, penyebab rasa ngilu pasca operasi caesar? Tentunya Moms juga sudah tidak khawatir lagi dengan bekas jahitan di perut yang tak kunjung hilang. Walaupun Si Kecil sudah hadir, jangan lupa untuk tetap merawat diri. Gunakan produk yang tepat dan bermanfaat bagi kesehatan. Yuk, Rawat sebelum terlambat, Moms! (Vista Bella/VL/SW/Dok. Envato Elements)



Tags: ibu baru,   caesar,   bekas luka caesar,   persalinan caesar,   dermatix ultra