Mother&Baby Indonesia
Tips Memberikan ASI untuk Working Moms yang Menyusui

Tips Memberikan ASI untuk Working Moms yang Menyusui

Moms, apakah Anda seorang ibu bekerja? Jika ya, jangan sampai alasan pekerjaan membuat Anda tidak lagi memberikan ASI eksklusif buat Si Kecil, ya. Pasalnya, ASI mengandung berbagai nutrisi terbaik untuk bayi yang harus diberikan setidaknya hingga ia berusia 6 bulan agar tumbuh kembangnya optimal.

Memang, kembali ke kantor seringkali menjadi salah satu kendala bagi working moms yang masih menyusui untuk memberikan ASI secara rutin bagi Si Kecil. Secara teori, bekerja memang bukan halangan bagi Moms untuk terus memberikan ASI. Namun faktanya, banyaknya kesulitan yang dihadapi para ibu bekerja, terutama saat harus meninggalkan bayinya setelah masa cuti melahirkan berakhir.




Tips Memberikan ASI untuk Working Moms yang Menyusui

Memiliki bayi memang tidak mudah, apalagi jika Anda sudah harus kembali bekerja. Moms dituntut untuk pintar membagi waktu supaya kebutuhan ASI Si Kecil tetap terpenuhi. Berikut tips yang perlu Anda lakukan agar bisa memberikan ASI bagi buah hati.

1. Siapkan semua perlengkapan memompa ASI di malam sebelum Anda bekerja esok harinya. Ini agar Anda tidak repot saat di pagi hari yang bisa membuat mood kacau.

2. Bangunlah lebih pagi agar Anda dapat menyusui Si Kecil langsung sebelum berangkat ke kantor. Perlu Moms tahu bahwa ASI paling banyak dihasilkan pada pagi hari. Anda juga bisa memompa ASI jika masih ada yang tersimpan di payudara.

3. Buatlah jadwal memerah ASI selama Anda di kantor. Usahakan untuk tidak meninggalkan jadwal memompa ASI. Sesibuk apa pun Anda, luangkan waktu setidaknya selama 10-15 menit untuk melakukannya. Jika perlu, bicarakan dengan atasan Anda tentang kebutuhan Anda untuk memompa ASI pada waktu-waktu tertentu.

4. Simpan ASI yang sudah diperah di tempat sejuk dan tertutup rapat, karena ASI yang tersimpan dalam kondisi tersebut bisa bertahan selama 8 jam. Jika persediaan ASI di rumah habis, manfaatkan jasa ojek online untuk mengirimkan ASI ke rumah Anda.

5. Sekembali Anda dari kantor, susuilah Si Kecil secara langsung ya, Moms. Teruslah menyusui pada malam hari, di akhir pekan, dan setiap saat Anda sedang bersamanya untuk menjaga bonding antara Anda dan Si Kecil.



Mengatasi Kendala Menyusui bagi Working Moms

Menyusui memang sesuatu yang alami. Namun, di tengah zaman yang semakin modern dan kompetitif ini, semakin banyak tantangan yang harus dihadapi oleh ibu menyusui, terutama bagi ibu bekerja, contohnya sulitnya mencari waktu luang untuk memerah ASI saat di kantor, tekanan pekerjaan yang berdampak pada berkurangnya produksi ASI, atau working moms yang memiliki masalah kesehatan maupun sedang dalam pengobatan sehingga tidak bisa memberikan ASI buat bayinya.

Jika ini terjadi, maka salah satu solusi untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan memberikan susu formula sebagai alternatif untuk sumber nutrisi anak. Susu formula mengandung berbagai nutrisi penting untuk bayi yang ideal sebagai pendamping atau pengganti ASI saat diperlukan.

Walaupun begitu, ada sejumlah hal yang perlu Moms perhatikan saat memberikan susu formula bagi Si Kecil. Salah satunya adalah dengan memperhatikan kualitas dan kandungan nutrisi yang terdapat dalam jenis susu tersebut. Di antara sekian banyak ragam susu formula, Moms bisa memilihkan susu organik untuk buah hati Anda karena lebih terjaga kualitas nutrisinya. Berikut beberapa rekomendasinya, Moms.



1. Arla Baby&Me Organic

Baby&Me adalah produk susu formula organik yang diperuntukkan bagi bayi usia 0-6 bulan serta 6-12 bulan. Susu formula organik ini diproduksi oleh Arla, produsen peternakan sapi organik terbesar dan nomor 1 di Skandinavia. Untuk menjamin produk sebagai kategori produk organik, Baby&Me telah memiliki sertifikasi organik dari Eropa dan Indonesia. Produk ini juga sudah memiliki sertifikasi halal dari MUI. Produk Baby&Me dibuat secara organik, tanpa hormon penambah untuk sapi, dan diproduksi dari sapi yang diberi pakan rumput dan biji-bijian organik. Teksturnya yang ringan membuat Baby&Me Organic dinilai mirip dengan ASI.

Produk ini memiliki kandungan nutrisi yang dibutuhkan dan sesuai untuk anak, yaitu: omega-3 dan omega-6 organik, AA dan DHA, FOS (frukto oligosakarida) dan GOS (galakto oligosakarida) organik, kandungan tinggi zat besi, kandungan 15 vitamin dan 12 mineral. Seluruh kebaikan nutrisi ini dihadirkan dalam bentuk organik, karena lebih natural sehingga lebih baik.


2. Topfer Lactana Organic Infant Milk 1

Topfer Lactana Organic Infant Milk 1 adalah susu formula organik untuk anak usia 0 bulan ke atas. Produk buatan Jerman ini diformulasikan sesuai dengan karakteristik susu yang dibutuhkan bayi baru lahir. Memiliki kandungan plus AA dan DHA, bifido, serta probiotik, susu ini mampu mencukupi kebutuhan nutrisi di masa-masa awal perkembangan buah hati Anda, terutama untuk perkembangan sel-sel otak dan sistem pencernaan. Nutrisinya mudah diserap sehingga Si Kecil tidak kekurangan nutrisi untuk mendukung tumbuh kembangnya.

Susu ini juga tanpa pengawet dan tidak mengandung gula serta dilengkapi dengan karbohidrat yang mudah dicerna dan minyak sayur yang berkualitas tinggi.


3. Bellamy's Organic Infant Formula Step 1

Bellamy's Organic Infant Formula 1 merupakan susu formula organik untuk bayi baru lahir hingga usia 12 bulan. Susu buatan Australia ini terbuat dari susu sapi organik yang telah bersertifikat, diperkaya dengan asam lemak esensial, vitamin dan mineral, serta zat besi, sehingga membuat Moms yakin Anda memberikan Si Kecil nutrisi terbaik sesuai dengan panduan dan standar makanan Australia kelas dunia. Produk ini juga telah mendapat sertifikat dari NASAA Certified Organic serta sertifikat halal dari ICCV.


Jadi, selalu berikan yang terbaik untuk buah hati Anda ya, Moms! (M&B/SW/Dok. Freepik, Arla Baby&Me Organic, Topfer Lactana Organic Infant Milk 1, Bellamy's Organic Infant Formula Step 1)



Tags: ibu menyusui,   asi,   air susu ibu,   asi perah,   ibu bekerja,   working moms,   tips menyusui ibu bekerja