Mother&Baby Indonesia
5 Makanan yang Tak Selalu Sehat untuk Si Kecil

5 Makanan yang Tak Selalu Sehat untuk Si Kecil

Tak selamanya jenis makan sehat, seperti sereal, baik untuk buah hati Anda, terutama jika makanan ini berada dalam kemasan yang sudah ditambahkan gula dan garam. Apa saja sih makanan yang sepertinya sehat, namun ternyata tidak begitu sehat untuk Si Kecil? Dilansir dari Fox News, berikut daftarnya, Moms.


1. Susu

Anak-anak membutuhkan susu untuk menjaga kesehatan tulangnya. Namun tidak benar jika mereka membutuhkan lemak ekstra yang ada dalam susu. Tak ada salahnya untuk memberikan susu rendah lemak yang juga tinggi akan kalsium, vitamin, dan mineral.




2. Sereal

Menemukan sereal sehat sekarang ini sangatlah sulit, karena banyak sereal yang sebenarnya hanya mengandung sedikit biji-bijian (seperti gandum) yang menyehatkan. Selain itu, sereal kemasan juga kerap mengandung gula tambahan. Sebelumnya membelinya, perhatikan daftar label nutrisi pada kemasan ya, Moms.


3. Yoghurt

Tahukan Anda bahwa yoghurt yang dijual di pasaran sebagian besar mengandung banyak gula dan pewarna buatan? Ya, begitulah faktanya, Moms. Maka, sebaiknya berikan yoghurt yang rendah lemak atau bebas lemak, dengan rasa alami atau plain.

Bagaimana jika Si Kecil hanya mau susu yang ada rasanya? Mudah! Berikan saja buah-buahan segar sebagai perasa dan pewangi alami di susu anak. Mudah dan lebih sehat!




4. Donat

Daripada memberikan ayam cepat saji, Moms merasa lebih aman untuk memberikan donat untuk Si Kecil. Makanan manis yang satu ini memang disukai hampir semua anak di dunia ya, Moms. Padahal, mengonsumsi donat setiap hari selama 1 minggu bisa menambah 1.500-2.000 kalori ekstra ke tubuh anak Anda, yang tentu saja akan berubah menjadi timbunan lemak. Kalau sudah begini, anak jadi rentan obesitas. Ingat, donat bukan pilihan tepat untuk sarapan anak ya, Moms, karena menu sarapan yang satu ini lebih kaya akan gula dan tidak mengandung serat. Bukannya sehat setelah sarapan, anak justru jadi lemas dan mudah mengantuk di sekolah.


5. Bagel

Roti berbentuk seperti donat ini memang sedang digemari. Sayangnya, bagel ternyata tinggi indeks glikemik, yang artinya kandungan karbohidrat pada bagel akan berubah dengan cepat menjadi glukosa yang menyebabkan gula darah anak meroket.

Parahnya lagi, terlalu banyak glukosa di aliran darah anak bisa memicu diabetes tipe-2 lho, Moms. Bayangkan saja kalau bagel dikonsumsi dengan olesan krim keju, wah terlalu banyak lemak jenuh yang tidak dibutuhkan tubuh. (M&B/Tiffany/SW/Dok. Freepik)



Tags: makanan,   sarapan,   kesehatan,   obesitas








Cover Januari - Februari 2020