Mother&Baby Indonesia
Berapa Banyak Porsi Daging yang Boleh Dimakan Balita?

Berapa Banyak Porsi Daging yang Boleh Dimakan Balita?

Saat merayakan Natal, salah satu hidangan yang bisa dinikmati bersama oleh keluarga adalah daging. Bahan makanan ini bisa diolah dan disajikan dengan berbagai macam menu, seperti dipanggang, direbus dengan bumbu, atau digoreng dan dinikmati dengan saus spesial. Tidak hanya orang dewasa, Si Kecil pun bisa menyantap kelezatan sajian daging ini.

Daging sendiri merupakan makanan penting untuk balita, karena menjadi salah satu sumber protein tinggi. Di dalamnya terkandung zat besi, zinc, selenium, vitamin, dan lemak sehat yang bisa membantu perkembangan otak Si Kecil.

Namun tak bisa dipungkiri, bahwa serat pada daging dapat membuat Si Kecil kesulitan saat mengunyah dan menelannya. Untuk itu, orang tua harus memperhatikan tingkat kematangan daging. Masak daging hingga matang sempurna agar empuk saat dimakan oleh anak Anda, Moms.



Selain itu, ahli gizi, Nancy Z. Farrell menambahkan potongan daging sebaiknya tidak lebih dari seperempat inci (untuk daging utuh). Tetapi jika anak usianya di bawah 12 bulan, berikan daging yang disatukan dengan nasi dan diblender (daging saring) atau daging cincang terlebih dahulu.


Jumlah Porsi Daging




Berdasarkan Angka Kebutuhan Gizi dari Kementerian Kesehatan RI, anak usia 1-3 tahun membutuhkan 1.600 kalori, 26 gram protein dan 44 gram lemak. Kebutuhan ini bisa terpenuhi dengan memberikan setidaknya 56 gram daging kepada Si Kecil dalam satu hari.

Elisa Zeid, ahli gizi dari Academy of Nutrition and Dietetics, menambahkan bahwa dalam seminggu, porsi daging yang baik diberikan kepada balita kurang lebih adalah 283 gram daging. Dan cara penyajiannya sendiri bisa Anda buat menjadi bola-bola daging cincang, daging porong dadu, ataupun daging utuh.

Sebagai pengingat, balita sebaiknya hanya diberikan daging sapi sebagai MPASI untuk ia konsumsi. Hal ini dikarenakan teksturnya yang lebih aman dan cocok untuk dimakan Si Kecil. Selain itu, hindari penggunaan daging olahan, seperti sosis atau kornet, sebab kandungan garam di dalamnya bisa berlebihan untuk diberikan kepada Si Kecil.

Jadi, Moms bisa saja memberikan daging untuk santapan spesial di hari Natal untuk Si Kecil. Namun perhatikan beberapa hal di atas agar ia tetap bisa menikmatinya tanpa mengurangi nutrisi serta manfaat baik lain yang balita terima dari daging yang ia makan ya, Moms. (Vonia Lucky/SW/Dok. Freepik)



Tags: anak,   balita,   daging,   nutrisi,   anak makan daging








Cover Januari - Februari 2020