Mother&Baby Indonesia
Wajib Tahu, Hormon yang 'Beraksi' dalam Tubuh Ibu Hamil

Wajib Tahu, Hormon yang 'Beraksi' dalam Tubuh Ibu Hamil

Jika tiba-tiba Anda menjadi gampang menangis, mudah sakit, dan cepat lelah saat hamil, mungkin hal itu terjadi karena hormon di dalam tubuh Anda. Lantas hormon apa saja yang bisa memengaruhi?

Biasanya, Anda sangat tenang dan pandai mengendalikan emosi. Namun begitu hamil, Anda menjadi mudah tersinggung dan cengeng, atau pemarah. Setelah tangis dan amarah itu mereda, Anda mulai berpikir bahwa kondisi ini sama sekali bukan mencerminkan diri Anda yang normal. 

Namun Anda memang tidak bisa mengendalikan diri. Penyebabnya adalah karena perubahan hormon di dalam tubuh. Selama masa kehamilan, hormon di dalam tubuh Anda bekerja keras mempersiapkan masa kelahiran dan menyusui. Beberapa hormon membuat emosi dan fisik Anda berubah. Bagaimana hormon memengaruhi hidup Anda? M&B mencari tahu perihal itu untuk Anda!




Endorfin

Fungsi: Endorfin dikenal sebagai ‘hormon gembira’. Ia membantu mengurangi rasa nyeri dan stres.

Hormon ini akan memengaruhi… Pikiran Anda selama proses melahirkan. Endorfin akan memberikan rasa tenang dan akan mengurangi rasa sakit pada saat melahirkan.

Kapan endorfin bekerja? Menjelang persalinan kadar endorfin akan meningkat. Jika Anda mendapat suntikan epidural pun, kadar endorfin akan tetap stabil.

Sampai kapan endorfin bertahan? Sayangnya, begitu proses persalinan selesai, endorfin langsung berkurang. Jadi usahakan agar Anda selalu merasa bahagia setelah persalinan.


Progesteron

Fungsi: Progesteron membantu tubuh untuk rileks, melemaskan otot rahim sehingga janin tumbuh dan berkembang. Hormon ini juga membantu tubuh mengembangkan jaringan payudara.

Hormon ini membuat… Tubuh menjadi mudah lelah. Progesteron juga bertanggung jawab atas rasa mual, naiknya asam lambung, payudara yang lembek, serta rasa bengkak di panggul dan tulang kemaluan. Hal itu karena progesteron membuat semua otot menjadi lemas.

Kapan progesteron bekerja? Hormon ini muncul pada kehamilan awal dan meningkat jumlahnya menjelang persalinan. Lalu jumlah progesteron akan turun untuk menstimulasi kontraksi.

Sampai kapan progesteron ada? Rasa lemas akan hilang begitu Anda memasuki trimester kedua. Akan tetapi gejala lain akan bertahan hingga masa persalinan berakhir.


Human Chorionic Gonadotropin (HCG)

Fungsi: Hormon ini bertanggung jawab untuk menjaga level estrogen dan progesteron sehingga tubuh benar-benar siap untuk kehamilan. HCG diproduksi pertama kali oleh corpus luteum (folikel yang mengandung telur sebelum proses ovulasi terjadi). Lalu produksinya diambil alih oleh plasenta. Hormon ini juga menstimulasi indung telur untuk menghasilkan hormon progesteron sehingga haid Anda akan berhenti.

Hormon ini akan memengaruhi… Nafsu makan Anda! HCG inilah yang bertanggung jawab atas morning sickness, rasa mual dan muntah pada awal-awal kehamilan. Hormon ini juga menstimulasi aliran darah lebih banyak ke pinggul sehingga Anda buang air kecil lebih sering.

Kapan HGC muncul? Selama 12 minggu pertama kehamilan. Hormon terkandung di dalam urine dan dapat memunculkan dua garis di test pack Anda.

Sampai kapan HGC ada? Hormon ini paling tinggi saat kehamilan memasuki minggu ke-8 sampai ke-10. Setelah itu, jumlahnya akan menurun seiring dengan semakin besarnya kehamilan.


Estrogen

Fungsi: Estrogen adalah ‘teman setia’ progesteron. Bersama, kedua hormon itu membantu perkembangan janin. Hormon ini membantu perkembangan organ tubuh dan juga identitas seksual bayi Anda. Estrogen juga membuat kelenjar susu bekerja dan puting membesar sehingga siap memproduksi ASI.

Hormon ini akan memengaruhi… Hampir semua hal. Estrogen memengaruhi aliran darah sehingga akan memengaruhi warna kulit Anda menjadi pucat atau kemerahan. Bersama progesteron, estrogen akan memengaruhi emosi, membuat Anda mudah menangis dan cemas berlebihan. Hormon ini juga menyebabkan indra penciuman dan payudara menjadi sangat sensitif.

Kapan estrogen muncul? Estrogen diproduksi oleh plasenta dan jumlahnya akan meningkat seiring dengan kehamilan.

Sampai kapan estrogen bekerja? Sepanjang kehamilan, terutama pada awal kehamilan dan sedikit berkurang pada trimester kedua. Lalu estrogen akan sangat berkurang segera setelah persalinan.




Melanocyte-Stimulating Hormone (MSH)

Fungsi: Untuk menstimulasi produksi pigmen melanin di kulit.

Hormon ini akan memengaruhi… Membuat puting payudara menjadi lebih gelap. Menjadikan garis linea nigra, garis samar yang ‘menyambung’ pusar dengan tulang kemaluan, menjadi lebih gelap. Pigmentasi juga membuat dahi, leher, hidung, dan dagu Anda menjadi bebercak berbintik kehitaman atau kecokelatan. Gangguan yang disebut kloasma itu akan membuat bumil berkulit gelap, memiliki bercak yang sedikit lebih terang di wajahnya. Sementara bumil berkulit terang, memiliki bercak berwarna gelap.

Kapan MSH bekerja? Mulai saat pertengahan masa kehamilan.

Sampai kapan MSH ada? Jangan panik. Setelah proses persalinan, hormon ini akan kembali normal dan segala bercak itu akan segera hilang.


Relaksin

Fungsi: Hormon ini membuat serviks dan sendi-sendi menjadi lembut selama masa kehamilan. Hasilnya, sendi tulang punggung dan panggul menjadi lebih lentur dan lebih siap untuk proses persalinan.

Hormon ini akan memengaruhi… Meskipun lentur, bumil jadi mudah cedera. Itu sebabnya Anda sebaiknya menghindari gerakan yang mendadak, melakukan olahraga yang ringan dan aman (yoga atau jalan kaki lebih aman dibandingkan aerobik atau jogging).

Kapan Relaksin muncul? Pada saat ovulasi dan puncaknya di trimester pertama kehamilan.

Sampai kapan Relaksin bekerja? Meskipun kadar hormon akan menurun saat trimester pertama terlampaui, kondisi otot yang lentur itu akan tetap ada hingga waktunya persalinan.


Prolaktin

Fungsi: Prolaktin menjaga metabolisme selama kehamilan dan menstimulasi pertumbuhan sistem sel imun. Yang juga penting, prolaktin membuat ibu siap menyusui.

Hormon ini memengaruhi… Payudara Anda. Hormon ini bertanggung jawab untuk menghasilkan ASI.

Kapan prolaktin bekerja? Hormon ini hadir sepanjang masa kehamilan. Namun pada masa kehamilan, hormon estrogen dan progesteron bekerja sama untuk mencegah ASI keluar. Setelah persalinan, hormon estrogen dan progesteron turun drastis sehingga ASI pun mengalir.

Sampai kapan prolaktin bekerja? Prolaktin akan tetap tinggi sampai kira-kira dua minggu setelah persalinan. Setelah itu, prolaktin akan berkurang. Namun isapan bayi saat menyusu atau breast pump akan merangsang prolaktin keluar sehingga produksi ASI terjamin. Prolaktin yang tinggi juga membuat Anda berhenti haid selama beberapa waktu.


Oksitosin

Fungsi: Oksitosin memicu kontraksi pada trimester kedua dan ketiga. Hormon ini juga akan membuat saluran ASI bekerja untuk menghasilkan ASI. Oksitosin seringkali disebut juga sebagai hormon cinta, yang menyebabkan bumil terikat emosi dan bonding dengan anak yang dikandungnya. Syntocinon, bentuk sintetik dari oksitosin dipakai untuk induksi saat proses persalinan.

Hormon ini memengaruhi… Kontraksi dan aliran ASI. Insting keibuan Anda akan meningkat pula karena hormon ini. Satu hal lagi, hormon ini akan membantu Anda ‘melahirkan’ plasenta.

Kapan oksitosin mulai bekerja? Selama proses persalinan. Rangsangan pada payudara akan meningkatkan jumlah hormon oksitosin dan mungkin membantu kelancaran proses persalinan.

Sampai kapan prolaktin bekerja? Oksitosin akan turun segera setelah persalinan. (M&B/Wieta Rachmatia/SW/Dok. Freepik) 



Tags: hamil,   ibu hamil,   hormon ibu hamil,   endorfin,   progesteron,   estrogen,   prolaktin,   oksitosin,   hcg,   msh








Related Article