Mother&Baby Indonesia
Dongeng-Dongeng Populer untuk Diceritakan pada Balita

Dongeng-Dongeng Populer untuk Diceritakan pada Balita

Moms, dongeng merupakan bagian penting dari pengasuhan anak. Membacakan dongeng bisa menjadi stimulasi yang sangat baik bagi perkembangan kecerdasan sosial dan emosional balita. Melalui aktivitas mendongeng, Anda dapat menambah perbendaharaan kata Si Kecil, melatihnya memahami suatu cerita, meningkatkan imajinasinya, juga meningkatkan bonding Anda dengan Si Kecil.

Nah, memperingati Hari Dongeng Nasional pada 28 November ini, berikut ini rekomendasi dongeng-dongeng pengantar tidur yang populer dari berbagai daerah di Tanah Air untuk Anda ceritakan pada Si Kecil, Moms.




1. Keong Mas

Dongeng ini bercerita tentang seorang putri kerajaan yang disihir menjadi keong mas. Namun, sihir tersebut akan hilang jika keong mas berjumpa dengan tunangannya. Suatu hari, seorang nenek menemukan keong mas tersebut dan membawanya pulang ke rumah. Pada saat ia pergi untuk mencari ikan, pulangnya ia mendapati di rumah telah ada banyak makanan, begitu pun hari-hari berikutnya. Akhirnya, sang nenek pun mengetahui bahwa keong mas adalah putri kerajaan yang disihir.

Dongeng ini berakhir dengan keong mas yang bertemu kembali dengan tunangannya dan ia pun berubah kembali menjadi putri kerajaan yang cantik. Sang putri cantik pun kemudian diboyong kembali ke istana dan mereka berdua hidup bahagia selamanya.


2. Timun Mas

Pada zaman dahulu kala, hiduplah seorang perempuan tua yang tinggal sendirian. Karena ingin sekali memiliki anak untuk membantu kehidupannya, perempuan tua tersebut meminta bantuan pada seorang raksasa. Sang raksasa bersedia membantu dengan syarat jika anak tersebut sudah besar, ia harus diserahkan pada raksasa untuk menjadi santapannya. Perempuan tua tersebut menyetujui dan raksasa memberikan benih mentimun untuk ditanam. Setelah benih ditanam, dirawat, beberapa waktu kemudian muncullah buah mentimun besar berwarna keemasan. Ternyata di dalamnya ada seorang bayi perempuan cantik. Perempuan tua itu pun merawat bayi tersebut hingga besar dan memberinya nama Timun Mas.



Suatu hari, raksasa datang untuk menagih janji perempuan tua. Perempuan tua itu menyuruh Timun Mas lari dari rumah dengan bekal yang ia berikan untuk menyelamatkan diri. Berkat bekal dari perempuan tua tersebut, sang raksasa akhirnya pun tewas. Timun Mas pun selamat dan ia kembali ke rumah untuk hidup bahagia dengan ibunya.


3. Kancil dan Buaya

Di sebuah hutan, tinggallah seekor kancil, hewan yang terkenal dengan kecerdikannya. Suatu hari, kancil merasa sangat lapar dan ingin memakan buah. Namun, pohon buah tersebut berada di seberang sungai dan di sungai tersebut terdapat banyak buaya. Jika ia berenang menyeberangi sungai, maka ia pasti akan menjadi santapan para buaya. Kancil berusaha memutar otak. Ia pun muncul dengan sebuah ide. Dipanggilnya seekor buaya yang sedang berada di pinggir sungai. Dengan kecerdikannya, ia meminta buaya tersebut untuk memanggil teman-temannya dengan imbalan akan diberi banyak daging segar. Para buaya diminta berbaris rapi hingga ke ujung sungai satunya lagi. Buaya-buaya tersebut tidak mengerti bahwa mereka diperalat oleh kancil. Mereka pun mengikuti perintah kancil.

Saat mereka berbaris, kancil pun melompati punggung para buaya hingga akhirnya ia bisa sampai ke seberang sungai. Para buaya akhirnya tersadar bahwa mereka telah diperdaya oleh kancil, karena daging yang dijanjikan ternyata tidak diberikan oleh kancil, sementara kancil berhasil mendapatkan buah untuk ia makan sepuasnya. (M&B/SW/Dok. Freepik)



Tags: balita,   dongeng,   dongeng indonesia,   hari dongeng nasional