Mother&Baby Indonesia
Jawaban bagi Si Kecil yang Penasaran Soal Keuangan

Jawaban bagi Si Kecil yang Penasaran Soal Keuangan

Moms, apakah Anda menyadari bahwa semakin bertambahnya usia Si Kecil maka rasa ingin tahunya juga semakin besar? Semakin kritis Si Kecil, semakin banyak pertanyaan yang akan keluar dari mulutnya.

Bukan tak mungkin, anak juga akan bertanya-tanya tentang masalah finansial. Simak jawaban soal keuangan yang disarankan Tejasari, independent financial planner dari Tatadana Consulting, berikut ini.




Mengapa uang harus dicari?

Sebagai manusia, kita membutuhkan makanan, pakaian, tempat tinggal dan lain sebagainya. Kebutuhan-kebutuhan ini tidak bisa didapatkan langsung dari alam atau lingkungan sekitar kita tanpa diusahakan untuk memilikinya.

Zaman dulu, banyak orang yang menanam sendiri sayur-sayuran dan buah-buahan untuk dimakan, juga memelihara binatang untuk dimakan. Namun saat ini tidak semua orang bekerja sebagai petani atau peternak, sehingga mereka tidak bisa mendapatkan semua kebutuhan makanannya begitu saja. Kebutuhan makanan tersebut, ditambah kebutuhan utama lainnya seperti pakaian dan tempat tinggal, misalnya, harus dibeli dengan alat tukar yang disebut uang. Dan karena uang tidak datang dengan sendirinya, maka uang harus dicari dengan cara bekerja.


Mengapa ayah dan ibu harus bekerja?

Untuk memenuhi kebutuhan keluarga setiap hari, ayah dan ibu harus memiliki sesuatu barang atau hasil yang bisa ditukarkan dengan kebutuhan keluarga tersebut. Untuk membeli kebutuhan keluarga, diperlukan uang yang didapat dari hasil bekerja.

Dengan bekerja, hasil pekerjaan dapat dinilai dengan uang. Uang inilah yang digunakan untuk membeli kebutuhan keluarga.


Mengapa kita harus menabung?

Uang yang didapat dari hasil bekerja, cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Tapi ada saatnya kita memiliki kebutuhan yang lebih besar dari biasanya, misalnya untuk biaya masuk sekolah, jalan-jalan keluarga, membeli rumah, atau membeli kendaraan.



Nah jumlah yang besar ini, kadang tidak dapat dicukupi dari hasil kerja pada satu waktu. Untuk mendapatkannya, bisa saja kita meminjam dari orang lain atau bank. Akan tetapi belum tentu proses meminjam uang tersebut berjalan dengan mudah. Oleh karena itu, kita perlu menyisihkan uang sebagian atau menabung agar kebutuhan-kebutuhan yang besar tersebut dapat kita cukupi tanpa perlu meminjam dari pihak lain.


Mengapa kita tidak boleh asal belanja?

Uang yang kita miliki, walaupun banyak, tetap saja ada batasnya. Kalau kita menggunakannya untuk keperluan yang tidak penting, uang itu akan cepat habis. Sementara itu, kita harus mendahulukan kebutuhan utama keluarga dulu dengan cara menabung, baru selebihnya dapat digunakan untuk berbelanja kebutuhan lainnya.

Kalau kita asal belanja, kita sering membeli kebutuhan yang tidak penting dan kebutuhan utama keluarga akan terlupakan. Alhasil, uang yang kita miliki tidak akan cukup untuk membayar kebutuhan utama tersebut.


Mengapa uang bisa habis?

Karena uang yang kita miliki ada batasnya, maka uang bisa habis. Sementara kebutuhan manusia tidak pernah ada batasnya. Keinginan yang terlalu banyak menyebabkan uang yang terbatas itu menjadi tidak cukup dan kemudian habis.

Untuk itu, kita harus pintar-pintar mengatur uang supaya uang yang kita miliki bisa memenuhi kebutuhan utama, dan tidak habis untuk kebutuhan yang tidak penting. (M&B/Wieta Rachmatia/SW/Dok. Freepik)



Tags: balita,   uang,   keuangan








Related Article