Mother&Baby Indonesia
Mertua Suka Membandingkan dengan Menantu Perempuan Lain

Mertua Suka Membandingkan dengan Menantu Perempuan Lain

T: Bagaimana sebaiknya sikap saya, jika mertua suka membanding-bandingkan saya dengan dua menantu perempuannya yang lain?

J: Sejak awal, cobalah untuk menciptakan pola pikir bahwa Anda tidak sedang dalam sebuah kompetisi. Anda sedang tidak bersaing dengan para ipar untuk merebut gelar ‘juara’ di mata ibu mertua. Dalam keluarga, tidak ada persaingan seperti itu. Semua anggota keluarga sama-sama perlu berjuang untuk saling memberi kasih sayang dan perhatian terhadap satu sama lain.

Ketika sudah menjadi bagian dari keluarga tersebut, kemudian ciptakanlah pola pikir bahwa semua anggota keluarga berada di posisi yang sama. Fokus saja pada berbuat kebaikan kepada orang tua dan anggota keluarga lain. Berbuat baik seperti ini tidak akan merugikan siapa pun kok, Moms.



Kemudian, jika ada orang lain yang membandingkan Anda dengan para ipar, sebaiknya Anda tidak perlu merasa tersinggung, karena memang setiap orang itu unik atau berbeda. Cara bijak untuk menanggapinya adalah: Sampaikan saja memang ada perbedaan antara Anda dan orang yang dibandingkan. Adanya perbedaan tidak harus buruk, kan?



Berbeda itu tidak selalu bermakna negatif. Jika ada yang membandingkan perbedaan tersebut, anggap saja sebagai saran yang mungkin bisa mengubah diri Anda menjadi sosok yang lebih baik lagi. Kalau memang bisa mengambil hikmah pembelajaran dari ipar sehingga bisa membuat diri sendiri menjadi orang yang lebih baik (secara umum, tidak hanya di mata ibu mertua), sepertinya bukan suatu hal yang buruk juga, ya. Selalu tanggapi kritik sebagai saran yang membangun ya, Moms.

Dijawab oleh Dessy Ilsanty, M.Psi, Psikolog. (M&B/TW/SW/Dok. Freepik)



Tags: keluarga,   mertua,   menantu,   menantu perempuan