Mother&Baby Indonesia
Cara Menyikapi Mertua yang Sering Melakukan Mom-Shaming

Cara Menyikapi Mertua yang Sering Melakukan Mom-Shaming

T: Bagaimana cara menyikapi mertua yang sering melakukan mom-shaming pada saya di depan umum?

J: Pertama, Moms perlu memahami bahwa kritikan dan penilaian atau sering juga disebut judgement, memang selalu ada di sekitar kita. Rasanya hampir tidak mungkin seseorang luput dari kritikan atau penilaian orang lain terhadap dirinya.

Maka, kita semua memang harus mempersiapkan diri, supaya ketika menerima kritikan atau penilaian seperti mom-shaming itu tidak terkaget-kaget atau bahkan depresi. Memang rasanya tidak nyaman ya, kalau ada orang yang melakukan mom-shaming kepada kita, apalagi di depan umum, dan dilakukan oleh orang-orang terdekat sendiri.



Tetapi bisa jadi nih, orang yang memberikan kritik atau melakukan mom-shaming itu, justru membuat dia merasa lebih baik tentang dirinya. Bisa jadi, hal tersebut dilakukan sebagai bentuk dari upaya keterlibatannya dalam merawat cucu tersayang.

Jadi, cobalah untuk melihat sisi positif dari apa yang dilakukan mertua Anda, sebab besar kemungkinan ia melakukannya karena ingin memberikan yang terbaik bagi cucunya yang sangat ia sayangi.



Ini juga dapat diartikan: Anda dan mertua berada di pihak yang sama, yaitu sama-sama ingin melakukan yang terbaik bagi Si Kecil. Hanya saja ada perbedaan cara antara Anda dan mertua. Nah, ini yang perlu disampaikan kepada mertua secara baik-baik, diberikan penjelasan tentang cara yang Anda ambil. Menggunakan rasa humor dalam menanggapinya juga bisa membantu, lho.

Dijawab oleh Dessy Ilsanty, M.Psi, Psikolog. (M&B/TW/SW/Dok. Freepik)



Tags: keluarga,   mertua,   mom-shaming








Related Article