Mother&Baby Indonesia
Moms, Ketahui Cara Tepat Mengatur Pola Tidur Anak

Moms, Ketahui Cara Tepat Mengatur Pola Tidur Anak

Tidur menjadi satu aktivitas yang sangat penting dilakukan oleh setiap orang. Tidur juga merupakan hal yang paling utama dilakukan untuk pertumbuhan dan perkembangan anak yang optimal. Untuk itu, Moms perlu mengetahui jumlah waktu tidur yang tepat untuk Si Kecil.

Hal ini direkomendasikan oleh dr. Rosary, Sp. A, Dokter Spesialis Anak, RS Pondok Indah – Pondok Indah. Pengaturan pola tidur anak akan menjadi penunjang kesehatan yang optimal (termasuk tidur siang). Berikut panduan jumlah jam tidur untuk anak dari bayi, balita, hingga anak usia 12 tahun.

• Usia 4-12 bulan selama 12-16 jam per hari



• Usia 1-2 tahun selama 11-14 jam per hari

• Usia 3-5 tahun selama 10-13 jam per hari

• Usia 6-12 tahun selama 9-12 jam per hari


Manfaat Mengatur Pola Tidur

Pola tidur yang baik terasah melalui kebiasaan yang dibentuk sejak dini. Sikap ini dikenal dengan sebutan sleep hygiene, yaitu kondisi atau praktik yang membantu tercapainya irama sirkadian (siklus bangun-tidur) yang tepat dan pola tidur efektif.

Irama sirkadian ini nantinya akan dikendalikan oleh kondisi ruangan yang terang dan gelap. Hal tersebut memerlukan waktu untuk berkembang, sehingga pada bayi baru lahir jadwal tidurnya tidak teratur. Irama sirkadian ini baru mulai terbentuk sekitar usia 6 minggu dan pada usia 3-6 bulan sebagian besar bayi sudah memiliki siklus tidur yang lebih teratur.



Mengadaptasi perilaku sleep hygiene sendiri akan mengubah lingkungan, rutinitas menjelang waktu tidur, dan praktik yang membantu anak tidur. Praktik yang paling sering dikerjakan, antara lain menetapkan waktu tidur dan bangun yang konsisten, baik di malam hari maupun tidur siang.

Durasi tidur siang yang dianjurkan adalah 1-3 jam, yang terbagi dalam 1 sampai 2 kali tidur di jam berbeda. Penting diingat, agar tidak membiarkan anak tidur siang terlalu lama atau terlalu sore! Batasi lama tidur siang tidak lebih dari tiga jam dan sudah bangun pada jam 16.00.

Bila anak bangun terlalu sore atau terlalu lama maka anak belum mengantuk saat tidur malam. Perlu diketahui juga bahwa sebagian anak usia 4-6 tahun sudah tidak memerlukan tidur siang. Maka, ada baiknya jika Anda memerhatikan perilaku Si Kecil agar tidak kelebihan tidur.


Batasi Rutinitas

Moms juga perlu membuat aturan di waktu menjelang tidur. Lakukan dengan konsisten, misalnya mencuci tangan dan kaki serta menggosok gigi sebelum tidur, memakai piyama, serta membaca buku atau mendengar musik yang tenang.

Dengan melakukan aktivitas tersebut secara rutin, maka anak sudah mengetahui bahwa saat itu sudah menjelang waktu tidurnya. Rencanakan aktivitas yang menenangkan tersebut sekitar sejam sebelum waktu tidur yang sudah ditentukan. Batasi juga penggunaan alat elektronik (komputer, telepon seluler, televisi), maksimal satu jam sebelum tidur. Hal ini penting karena aktivitas tersebut dapat menstimulasi otak untuk bekerja dan menyebabkan gangguan tidur.

Usahakan ruangan yang nyaman untuk tidur malam, yaitu kamar yang tenang, gelap (atau lampu temaram bila anak takut gelap) dengan suhu sejuk. Selain itu, hindari memberikan makanan atau minuman yang mengandung kafein pada anak jelang waktu tidurnya, misalnya cokelat, teh, atau minuman soda. (M&B/Vonia Lucky/SW/Dok. Freepik)



Tags: keluarga,   anak,   tidur,   pola tidur,   tidur anak








Related Article