Mother&Baby Indonesia
Waspada Clubfoot atau Kaki Pengkor pada Bayi!

Waspada Clubfoot atau Kaki Pengkor pada Bayi!

Ketika bayi baru lahir, Anda mungkin mengamati dan melihat bahwa kakinya tampak kembung dan tidak ada lipatan. Kondisi ini biasanya akan cepat membaik dengan sendirinya, tetapi ada juga kemungkinan (satu di antara 500) bayi lahir dengan bentuk kaki (salah satu atau kedua kaki) yang tidak normal.

Kondisi ini dikenal dengan sebutan clubfoot atau talipes equinovarus, salah satu kelainan yang sering terdekteksi saat bayi lahir, di mana kakinya membengkok ke luar atau ke dalam. Ketahui informasi lengkap mengenai clubfoot di bawah ini yuk, Moms!




Bagaimana Clubfoot Terjadi?

Tidak ada yang tahu pasti apa penyebab bayi mengalami clubfoot, tetapi diduga ada hubungannya dengan unsur bawaan. Merokok pada masa hamil juga bisa meningkatkan risiko terjadi kelainan ini lho, Moms. Clubfoot sudah dapat dideteksi pada saat pemeriksaan USG atau ultrasonografi janin.

Bila tidak terdeteksi, hal ini akan diketahui ketika bayi lahir, karena biasanya pada pemeriksaan rutin bayi baru lahir, dokter akan memeriksa kondisi ini. Menurut laman Kids Health, umumnya clubfoot sudah bisa terdeteksi sejak janin masih berusia 20 minggu.

Perlu Moms ketahui, clubfoot juga lebih sering terjadi pada anak lelaki, dibanding pada anak perempuan. Kasus ini juga umumnya terjadi karena hadirnya faktor genetika. Jika bayi Anda salah satu yang mengalami clubfoot, jangan berkecil hati terlebih dahulu, karena selain clubfoot bisa diperbaiki, umumnya anak juga tidak mengalami masalah kesehatan lainnya kok, Moms.


Apakah Bayi Kesakitan?

Clubfoot memang tampak sangat menyakitkan, namun ternyata tidak begitu yang dirasakan bayi. Penting sekali untuk melakukan pengobatan sedini mungkin untuk menghindari masalah yang lebih besar saat anak mulai belajar berjalan.



Koreksi ini memerlukan tindakan yang seharusnya tidak menyakitkan, tetapi bisa membuatnya protes setiap kali perawatan dilakukan.


Bagaimana Mengatasi Clubfoot?

Saat lahir, tulang dan urat bayi masih lunak dan lentur. Jadi, sangat memungkinkan untuk perlahan-lahan mengoreksi posisi kaki dengan menarik uratnya. Sekitar 50 persen bayi dengan kondisi ini dirawat dengan metode Ponseti, yang melibatkan pembetulan dan pembungkusan dengan plaster.

Metode Ponseti bisa mengurangi kemungkinan perlunya operasi. Bila posisi kaki sulit berubah, mungkin diperlukan tindakan dengan pemasangan pengikat.


Bagaimana Pertumbuhan Selanjutnya?

Mencapai usia 2 bulan, biasanya kondisi ini sudah terkoreksi. Tetapi bayi Anda tetap membutuhkan sepatu khusus yang dipakai setiap malam selama setahun, untuk memastikan posisi tidak berubah. Namun pada beberapa kasus yang tergolong berat, clubfoot memerlukan tindakan operasi. (M&B/Tiffany/SW/Dok. Freepik)



Tags: anak,   bayi,   clubfoot,   kaki bengkok,   orthopedi,   tulang,   kesehatan








Related Article