Home - Bayi - Perawatan Bayi / 15 Januari 2019 / Redaksi

Cara Jitu Mengatasi Perut Kembung pada Anak

Moms, bayi Anda sering menangis tanpa sebab? Jika bukan karena kolik, mungkin dia mengalami perut kembung. Organ tubuh bayi baru memang belum berkembang dengan sempurna, termasuk sistem pencernaannya. Akibatnya gas mudah berkumpul di lambung atau usus, dan jadilah perutnya kembung.

Moms bisa mengetahui Si Kecil mengalami kembung dengan cara menepuk-nepuk perutnya secara perlahan dan akan terdengar suara seperti “bung, bung, bung…” Dari mana dan bagaimana udara bisa terjebak di dalam perut bayi?

Dari saluran pencernaan, seringkali terjadi sewaktu bayi menyusu pada masa-masa awal, saat perlekatan atau latch on belum sempurna. ASI yang melimpah membuat Si Kecil yang belum terampil mengisap dan menelan kewalahan, sehingga terpaksa menelan ASI dengan cepat sambil menelan gelembung-gelembung udara. Selain itu, udara juga berasal dari hasil reaksi kimia, terjadi akibat proses penguraian laktosa, protein, dan zat gizi lainnya di dalam ASI oleh tubuh. Beberapa senyawa di dalam ASI yang berasal dari makanan yang Moms konsumsi, juga bisa menghasilkan gas.



Jika Si Kecil kembung, tidak perlu panik, Moms. Kenali penyebab dan gejalanya serta cari tahu mengatasinya berikut ini.


Penyebab Kembung

• Posisi menyusui kurang tepat sehingga udara ikut terhisap.

• Bayi tidak segera disusui saat lapar sehingga udara masuk ke dalam perut.

• Bayi terutama yang tidak tahan laktosa, diberi susu formula, sehingga kandungan laktosanya menyebabkan gas terkumpul dalam usus.

• Bayi usia 6 bulan mendapat makanan tambahan yang berisiko penumpukan gas di pencernaan semakin besar. Ini disebabkan masa peralihan dari susu ke makanan padat rentan mengakibatkan ganguan pencernaan dan pengaliran makanan.


Gejala Kembung:

• Menangis terus-menerus.

• Menarik-narik kakinya ke arah perut.

• Sering buang angin.

• Perutnya terasa keras setelah makan.




Mengatasi Kembung

Jika Si Kecil terkena kembung, Moms bisa lakukan langkah-langkah berikut:

• Sendawakan bayi setelah diberikan ASI. Caranya, letakkan Si Kecil di pangkuan Anda dalam posisi tengkurap. Usap-usap lembut punggungnya. Cara lain, gendong bayi dengan posisi tubuh menghadap Anda, usahakan perutnya menempel ke dada Anda. Untuk petunjuk cara membuat bayi bersendawa, Moms bisa lihat video berikut ini.


• Pijat lembut perutnya. Baringkan bayi dalam posisi telentang. Anda bisa menggunakan baby oil yang diusapkan dengan lembut ke perut bayi. Lakukan pijatan dengan membuat gerakan seperti saat tangan Anda memegang bola, searah jarum jam. Buatlah lingkaran-lingkaran kecil, lalu bertahap menjadi lingkaran besar. Lakukan pijatan sekitar 1 jam setelah bayi selesai disusui.

• Jika cara-cara tersebut belum berhasil, Anda perlu berkonsultasi ke dokter. Mungkin perlu dilakukan pemeriksaan puntuk mencari penyebab kembung.


Mencegah Kembung

Moms bisa melakukan hal-hal berikut untuk mencegah Si Kecil mengalami kembung, yakni dengan:

• Membatasi konsumsi buah asam saat menyusui, terutama yang kandungan asamnya tinggi, seperti jeruk, stroberi, dan tomat.

• Membatasi konsumsi kacang-kacangan, seperti kacang tanah, hazelnut, walnut, kacang mete, dan kacang kedelai beserta hasil olahannya.

• Membatasi konsumsi susu dan olahannya seperti yoghurt, es krim, keju, dan mentega, sebab zat laktosa pada susu jika diuraikan akan menghasilkan gas. (M&B/SW/Dok. Freepik)

 

 


RELATED ARTICLE

Waspadai 7 Gangguan Mata yang bisa Dialami Anak

Jenis-Jenis Kulit Bayi dan Cara Merawatnya

Moms, Ini Cara Melatih Bayi Tidur dalam Waktu 10 Hari

OTHER ARTICLES

Mother&Baby Fair 2019 Hadir di Makassar Weekend Ini!

Mitos Seputar Kulit Bayi yang Anda Perlu Tahu

Bolehkah Ibu Hamil Mandi Malam? Ini Jawabannya, Moms

50+ Ide Nama Bayi Laki-Laki yang Bermakna Berani

Muslim Life Fest 2019