Mother&Baby Indonesia
Cold Sore pada Anak dan Cara Mengatasinya

Cold Sore pada Anak dan Cara Mengatasinya

Cold sore yang dikenal juga dengan istilah herpes simpleks atau fever blister adalah lesi menyakitkan yang berbentuk luka kecil dan lepuh merah yang biasanya muncul di area bibir. Luka lepuh ini kemudian berubah seperti sariawan dan akan menghilang dalam beberapa minggu. Meskipun begitu, luka yang disebabkan oleh virus herpes simpleks ini kerap muncul berulang dan bisa sangat menular. Walaupun namanya cold sore, tapi tidak ada hubungannya dengan penyakit flu lainnya.


Penyebab Cold Sore

Cold sore disebabkan oleh virus herpes simpleks. Sekitar 6 dari 10 orang dewasa membawa virus herpes simpleks di dalam tubuh mereka. Virus ini bisa menular pada Si Kecil, misalnya saat seseorang yang mengidap cold sore mencium bayi Anda.



Jika Anda memiliki penyakit herpes genital, Si Kecil bisa jadi tertular melalui jalan lahir selama persalinan. Setelah bayi Anda terinfeksi, virus ini dapat bangun sewaktu-waktu dan memicu cold sore. Walaupun tidak bisa diprediksi, virus ini dapat muncul saat kondisi tubuh sedang lemah.


Gejala Cold Sore

Gejala awal cold sore adalah gusi bengkak dan sakit pada mulut. Si Kecil juga mungkin akan merasakan gatal pada bibir atau kulit di sekitar mulut. Beberapa hari kemudian, hal ini diikuti dengan munculnya lepuh kecil di dekat bibir yang terasa panas, demam, sakit tenggorokan, pembengkakan kelenjar getah bening di leher, dan merasa nyeri saat menelan.

Biasanya fase ini akan berlangsung sekitar 7-14 hari. Hindari memijat atau mengutak-atik bagian yang sakit, karena ini hanya akan memperlambat penyembuhan.




Cara Mengatasi

Untuk mengurangi rasa sakit yang dialami Si Kecil saat ia menderita cold sore, Moms bisa menggunakan es batu untuk mengompres lukanya. Jika Si Kecil mengalami demam dan menolak makan, pastikan ia mengonsumsi banyak cairan agar tetap terhidrasi.

Cuci tangan Si Kecil untuk menghindari terjadinya infeksi pada bagian tubuh lain. Pisahkan juga handuk dan peralatan mandinya dengan anggota keluarga yang lain untuk mencegah terjadinya penularan.

Moms juga sebaiknya juga menghindari Si Kecil menyentuh luka. Jika ia menyentuh cold sore, ia dapat menularkan penyakit tersebut kepada orang lain atau ke bagian lain pada tubuhnya sendiri, seperti mata dan alat kelamin.


Hubungi Dokter

Walaupun sebagian besar kasus herpes tidak menyebabkan penyakit serius, sebaiknya segera bawa Si Kecil ke dokter saat gejala awal cold sore muncul agar bisa mendapat penanganan dan pengobatan sesegera mungkin. (M&B/SW/Dok. Freepik)



Tags: anak,   bayi,   penyakit,   cold sore,   herpes simpleks