Mother&Baby Indonesia
The Kid Who Would Be King: Legenda Raja Arthur Modern

The Kid Who Would Be King: Legenda Raja Arthur Modern

Moms, apakah Si Kecil penggemar film bergenre fantasi? Bila ya, tentu ia tak akan melewatkan film The Kid Who Would Be King. Film yang disutradarai oleh Joe Cornish ini bercerita tentang legenda Raja Arthur dan para kesatrianya yang dikemas secara modern.

Cerita dalam film ini berawal ketika seorang anak bernama Alexander Elliott (Louis Ashbourne Serkis) menemukan sebuah pedang yang tertancap pada batu besar di sebuah bangunan kosong yang tak sengaja ia masuki untuk menghindari kejaran musuhnya yaitu Kaye (Rhianna Dorris) dan Lance (Tom Taylor).

Alex pun penasaran dengan pedang tersebut dan mulai menyentuhnya. Tak disangka, ia berhasil mencabut pedang tersebut dan membawanya ke rumah untuk diselidiki. Alex meminta bantuan teman akrab di sekolahnya, yaitu Bedders (Dean Chaumoo) untuk mencari tahu tentang pedang tersebut.





Akhirnya diketahui pedang yang disebut dengan Excalibur ini merupakan milik Raja Arthur. Hal ini sama seperti yang tergambar pada buku pemberian ayah Alex yang mengisahkan tentang legenda Raja Arthur dan kesatria meja bundar.

Esok harinya, sesosok penyihir yang menyamar sebagai anak baru di sekolah Alex yang bernama Merlin, mengetahui bahwa Alex bisa mencabut pedang tersebut. Merlin memberitahu Alex untuk menyelamatkan dunia dari sosok jahat bernama Morgana (saudara Raja Arthur) yang ingin merebut pedang Excalibur dan menguasai dunia.



Pasukan besar dibutuhkan untuk mengalahkan Morgana. Alex pun menjadikan Bedders, Lance, dan Kaye menjadi kesatria untuk membantunya menyelamatkan dunia. Merlin membekali para kesatria tersebut dengan empat syarat yang harus dipatuhi yang berkaitan dengan moral, yaitu menghormati orang yang dicintai, gigih, menahan diri atau tidak berbuat usil, dan berkata jujur.



Hal tersebut sekaligus menjadi pesan yang ingin disampaikan Cornish kepada penonton, khususnya anak-anak modern zaman sekarang, agar mereka dapat melihat nilai kehidupan yang ada di dunia saat ini dan menerapkan moral dasar di kehidupannya.



Selain menampilkan serunya petualangan empat kesatria anak ini, cerita menyenangkan, sisi komedi, dan emosi karakter yang dibangun oleh setiap pemainnya tentu juga menjadi hal menarik bagi para penonton, tak terkecuali Si Kecil.

Film ini sudah bisa disaksikan di bioskop kesayangan Anda dan Si Kecil mulai besok, 23 Januari 2019. Jangan sampai ketinggalan, Moms! (Vonda Nabilla/SW/Dok. The Kid Who Would Be King)




Tags: keluarga,   anak,   film,   film anak,   film keluarga,   the kid who would be king








Cover Januari - Februari 2020